Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 21 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Bantah Minta Uang Kolektif Untuk Beli AC, Kepsek SMPN 5 Tangsel: Sekedar Beli Snack Buat Ganjal Perut

Rhomi
Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:33 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (20/10/2021) | Tangerang Selatan — Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Muslih, M.Pd, membantah perihal dugaan permintaan uang kolektif kepada para wali murid. Dirinya mengaku, uang kolektif tersebut ditujukan untuk biaya operasional para staf sekolah dan pengajar di sekolah tersebut.

“Kita ga ngadain AC di SMP 5. Jadi gini, kita kemarin rapat, jadi sekolah itu katakanlah untuk perawatan, untuk tambahan makan minum harian, operasional lah. Itu kita minta sumbangan seikhlasnya kepada orang tua,” ucapnya saat dihubungi tangerangupdate.com. Ditulis Rabu (20/10/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Muslih beralasan, dirinya meminta uang kolektif kepada wali murid bertujuan untuk menutup biaya operasional sekolah yang tidak dicover oleh Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Iya, operasional yang ga tercover oleh BOSNas. Jadi gini BOSNas itu tidak boleh buat minum harian ga boleh, buat Aqua galon aja ga boleh. Itu kadang-kadang kita patungan, makanya saya minta sumbangannya,” akunya.

“Ya boleh beli Aqua lah, harian. Bolehlah kita misalnya ngasih snack, roti sebungkus. Yaa bahasa kasarnya ngajar dari pagi sampai siang yaa ada lah itunya. Jadi begini, untuk sekedar katakanlah kita beli supaya guru itu yang ngajar dari pagi sampe sore, itu ada lah mungkin minumnya – kuenya untuk ganjal perut,” tambahnya.

BACA JUGA:  SDN 03 Rawa Buntu Keluhkan Kualitas Menu MBG, Dindikbud Tangsel Sebut Sudah Ditindaklanjuti

Selain itu katanya, dirinya juga mengaku uang tersebut juga akan digunakan untuk keperluan kegiatan organisasi siswa, seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Muslih mengatakan walaupun anggota OSIS tersebut tidak banyak, namun ia bersikukuh pada setiap kegiatannya, para anggota OSIS tersebut tetap harus diberikan makan.

“Yaa kan ada yang dimakan sama siswa juga, misalkan OSIS. Kita kan minta itu ada banyak yang akan dibiayai, misalnya osis katakan lah, osis itu kalau rapat, ngadain kegiatan itu kita kasih makan. Walaupun tidak banyak, masa kita ga kasih makan bocah sih,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan jika ada wali murid yang berkenan untuk menyumbangkan pendingin ruangan seperti kipas ataupun AC, maka pihak sekolah akan secara terbuka menerima sumbangan tersebut.

“Saya bilang ini istilahnya, orang tua itu kan ada yang nyumbang ke sekolah ya, nyumbang kipas dll. Saya katakan begini, yaa kalau sekolah ini disumbangnya bukan hanya kipas tapi AC, kita siap untuk listriknya,” katanya.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

“Ini orang tua kan banyak yang nyumbang kipas di kelasnya. Sudah ada yang nyumbang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Muslih mengklaim bahwa uang kolektif tersebut hanya dilakukan di sekolahnya. “Yaa bisa jadi, kan saya hanya minta kepada orang tua,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah wali murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kota Tangerang Selatan mengaku diminta uang iuran untuk membeli pendingin ruangan (AC) oleh pihak sekolah.

Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan, permintaan tersebut langsung disampaikan oleh pihak sekolah dihadapan para walimurid pada, Sabtu (16/10/2021).

“Ada rapat wali murid, bahas soal sumbangan yang katanya buat beli AC, kepala sekolahnya juga ada pas rapat, hadir semua,” akunya saat dihubungi redaksi tangerangupdate.com. Rabu (20/10/2021).

Dirinya menyebut, setiap walimurid diminta membayar iuran seikhlasnyanya, namun dengan nominal minimal 100 ribu.

Nantinya, katanya melanjutkan, para wali murid tersebut juga diminta untuk memberikan iuran rutin setiap bulannya.

“Setiap murid minimal 100 ribu untuk membeli AC, rutin setiap bulan. Kan namanya sumbangan bebas berapa aja tapi malah ada minimalnya katanya 100 ribu,” terangnya.

BACA JUGA:  Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?
TAGGED:dinas pendidikan tangerang selatanpungli pendidikansmpn 5 tangseltangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Berita Terkait

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar
Kota Tangsel

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Senin, 21 September 2026
Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kamis, 17 September 2026
Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

PEKPPP 2026: Kecamatan Curug Peringkat 25 dari 29, Layanan Adminduk Malam Disorot Aktivis

Sabtu, 19 September 2026
Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Jumat, 18 September 2026
Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Selasa, 15 September 2026
Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026
Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Minggu, 20 September 2026
Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp