Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 7 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Tangerang Raya

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Rhomi
Sabtu, 7 November 2026 | 11:07 WIB
Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Sungai Cisadane menghadapi tekanan yang kian besar seiring pesatnya pembangunan, aktivitas industri, dan perkembangan kawasan perkotaan di Tangerang Raya. Persoalan pengelolaan sampah, alih fungsi lahan, serta meningkatnya kebutuhan air untuk kegiatan industri berpotensi memperburuk kualitas lingkungan sungai apabila tidak disertai pengawasan yang memadai.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, menilai lemahnya pengawasan dan koordinasi antarpemerintah daerah menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kualitas air Cisadane. Menurutnya, penanganan pencemaran tidak cukup hanya melalui pengerukan sampah, tetapi juga harus menyasar sumber limbah dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Hal tersebut disampaikan Kholid dalam Diskusi Terbuka bertema “Sungai Cisadane: Antara Urat Nadi Kehidupan dan Saluran Buang Perkotaan” di Rumah Makan Lembah Mas Jaya, Tangerang Selatan, Jumat 6 November 2026.

Kholid mencontohkan upaya pengerukan sampah yang pernah dilakukan dengan dukungan kapal dari pemerintah pusat. Dari kegiatan tersebut, sampah yang ditemukan di sungai disebut didominasi limbah rumah tangga. Kondisi itu, menurutnya, menunjukkan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumber agar tidak terus terbawa hingga ke aliran sungai.

“Konsep secara regulasi oke, tapi begitu pelaksanaan, tidak ada perencanaan yang berbasis kolaboratif. Ego antarpemerintah daerah dan antar-OPD ini yang kemudian menimbulkan persoalan,” ujar Kholid.

Selain persoalan sampah, ia menyoroti meningkatnya kebutuhan air seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan kawasan perkotaan. Sementara itu, ketersediaan air Cisadane bergantung pada kondisi debit sungai yang dapat berubah mengikuti musim.

Kholid juga menyinggung pengembang perumahan dan industri di sempadan sungai yang disebut memanfaatkan Cisadane sebagai salah satu sumber air baku. Menurutnya, pemanfaatan sungai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun kegiatan usaha harus diimbangi dengan jaminan ketersediaan dan kualitas air.

“Kalau kebutuhan air semakin banyak, tetapi debit airnya tidak bertambah, berarti harus ada solusi. Pertanyaannya, siapa yang bisa menjamin kualitas airnya?” katanya.

Ia menegaskan, pemanfaatan air oleh masyarakat dan sektor usaha perlu memperhatikan daya dukung sungai. Pengambilan air baku, terutama untuk kebutuhan industri dan kawasan permukiman, harus dikelola secara terukur agar tidak mengganggu ketersediaan air maupun kualitas lingkungan.

Kholid turut menyoroti pemanfaatan kawasan sempadan sungai yang dinilainya perlu diawasi lebih ketat. Kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis sehingga penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan tata ruang dan tidak mengganggu kelestarian sungai.

Ia menyebut jarak sempadan sungai sekitar 25 meter berdasarkan pemahamannya. Namun, ia menilai kondisi di lapangan menunjukkan adanya bangunan dan aktivitas yang telah memanfaatkan area di dekat badan sungai.

“Kalau fakta di lapangan, jauh. Malahan justru terpakai, tidak sampai segitu,” ungkapnya.

Menurut Kholid, pengawasan lingkungan tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen dan persyaratan perizinan. Pemerintah harus memastikan pelaku usaha menjalankan kewajiban pengelolaan lingkungan selama kegiatan operasional, termasuk mengendalikan limbah dan menyampaikan laporan kondisi lingkungan secara berkala.

Ia menilai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memiliki instrumen pengawasan dan pengendalian yang perlu dimaksimalkan untuk memastikan aktivitas usaha tidak mencemari sungai.

“Anda boleh bangun sesuai aturan. Dalam lingkungan hidup ini, dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan itu memang melekat. Dinas Lingkungan Hidup punya instrumen pengawasan dan pengendalian,” tegasnya.

Untuk menegaskan pentingnya penindakan, Kholid menceritakan tentang pelaporan sebuah perusahaan di bawah Pintu Air 10, Kota Tangerang, pada 2006. Perusahaan tersebut diduga membuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) langsung ke sungai.

Menurut Kholid, laporan itu berlanjut ke proses hukum hingga perusahaan dijatuhi hukuman dan denda. Ia menilai penegakan hukum yang tegas dapat memberikan efek jera bagi pihak yang terbukti melakukan pencemaran.

“Pernah pada satu kasus, 2006, perusahaan yang ada di bawah Pintu Air 10 di Kota Tangerang. Mereka membuang limbah B3 langsung ke sungai. Alhamdulillah berhasil, sampai divonis dan didenda. Artinya, ada efek jera,” tuturnya.

Kholid mengatakan, tekanan terhadap Cisadane juga terlihat dari perubahan kondisi fisik sungai. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan masa lalu ketika warga masih dapat menyeberangi sungai dan memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas. Kini, air yang menghitam dan bau yang muncul pada waktu tertentu menjadi gambaran perubahan lingkungan yang memprihatinkan.

“Dulu kita menyeberang sungai masih berani. Sekarang sudah hitam. Apalagi kalau sudah mulai musim tertentu, baunya juga terasa,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan kawasan perkotaan turut mengubah bentang alam di sepanjang bantaran sungai. Padahal, Cisadane pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik sebagai jalur transportasi, sumber penghidupan, maupun ruang interaksi sosial.

Menurutnya, pembangunan perlu tetap mempertimbangkan fungsi ekologis sungai. Kesadaran dan etika lingkungan juga harus menjadi bagian dari setiap aktivitas pembangunan agar masyarakat tidak semakin jauh dari keberadaan sungai sebagai sumber kehidupan.

“Kalau kita membelakangi kali, berarti kita tidak menghormati kali. Tetapi kalau kita menghadap kali, mau buang sampah ke depan saja kita malu,” ucapnya.

Sebagai langkah penanganan, Kholid mendorong pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi memperkuat koordinasi dalam pengawasan Cisadane. Upaya tersebut, kata dia, perlu mencakup seluruh daerah aliran sungai (DAS), termasuk anak sungai dan saluran yang bermuara ke sungai utama.

Ia menilai perbedaan kewenangan antarlembaga tidak seharusnya menjadi penghambat pengendalian pencemaran. Karena itu, pengawasan terpadu perlu melibatkan instansi pengelola sumber daya air, dinas lingkungan hidup, pelaku usaha, serta masyarakat.

“Kolaboratif itu penting. Mari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang berkolaborasi melakukan pengawasan. Kalau regulasi, saya yakin semuanya sudah ada,” pungkasnya.

TAGGED:TANGERANG
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Berita Terkait

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Jangan Lewatkan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Senin, 2 November 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Rabu, 4 November 2026
Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Kamis, 5 November 2026
Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Sabtu, 7 November 2026
Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Senin, 2 November 2026
Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Selasa, 3 November 2026
Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Kamis, 5 November 2026
Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 3 November 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp