Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 7 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Admin TU
Admin TU
Senin, 7 September 2026 | 09:15 WIB
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU
Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan mengubah kebijakan pembelajaran menyusul dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Setelah sebelumnya menyatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung secara tatap muka (PTM), Dikbud Tangsel akhirnya mengalihkan pembelajaran menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR) pada Senin (7/9/2026).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/5613/Dikbud/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai Langkah Kesiapsiagaan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau di Lingkungan Satuan Pendidikan Kota Tangerang Selatan.

Surat edaran tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dikbud Kota Tangerang Selatan Deden Deni, M.M., M.A., pada Minggu (6/9/2026).

Dikbud Tangsel Ubah PTM Jadi PJJ

Sebelumnya, Dikbud Tangsel melalui akun Instagram resminya menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka masih berlangsung dengan sejumlah langkah antisipasi.

Peserta didik diminta menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.

Namun, kebijakan tersebut berubah pada malam harinya. Seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan pendidikan kesetaraan di Kota Tangerang Selatan dialihkan sementara ke sistem PJJ atau BDR.

BACA JUGA:  Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

PJJ diberlakukan selama satu hari, yakni Senin (7/9/2026).

Perubahan kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan terhadap perkembangan kondisi lingkungan dan sebaran abu vulkanik di wilayah Tangerang Selatan.

Dikbud Tangsel juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait perkembangan indeks standar pencemar udara (ISPU) serta arah sebaran abu vulkanik.

Kepala Sekolah Wajib Pastikan PJJ Berjalan

Dalam surat edaran tersebut, kepala satuan pendidikan diminta memastikan pelaksanaan PJJ berjalan secara aktif, terarah, dan bermakna.

Sekolah dapat memanfaatkan ekosistem pembelajaran digital seperti Learning Management System (LMS) maupun Google Classroom.

Sekolah juga diminta melakukan pemantauan kehadiran peserta didik secara daring serta menyampaikan rekapitulasi pelaksanaan PJJ secara berkala kepada Dikbud Tangsel.

Orang Tua Diminta Dampingi Anak

Dikbud Tangsel meminta orang tua atau wali murid mendampingi dan mengawasi anak selama pelaksanaan PJJ dari rumah.

Orang tua juga diminta membatasi aktivitas anak di luar ruangan untuk menghindari paparan langsung abu vulkanik.

BACA JUGA:  Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Apabila anak terpaksa beraktivitas di luar rumah, orang tua diimbau memberikan perlindungan berupa masker standar medis atau respirator.

Deden Deni Minta Kebijakan Dilaksanakan dengan Tanggung Jawab

Kepala Dikbud Tangsel Deden Deni menegaskan agar surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan.

“Dipedomani dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Deden Deni dalam surat edaran tersebut.

Kebijakan PJJ ini bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.

Dikbud Tangsel menyatakan perkembangan kebijakan teknis pembelajaran selanjutnya akan disampaikan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.

Perubahan kebijakan dari PTM menjadi PJJ menunjukkan kondisi dampak abu vulkanik Anak Krakatau masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Kebijakan pembelajaran selanjutnya akan menyesuaikan hasil pemantauan kondisi udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik.

Editor & Reporter
Reporter: Admin TU
TAGGED:Dikbud Tangseltangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Imbas Abu Vulkanik, Sekolah di Kabupaten Tangerang Terapkan PJJ Hingga 3 Hari

Ilustrasi anak sekolah beraktivitas dengan masker / Dok. TU

Sekolah di Tangsel Tetap Tatap Muka, Dikbud : Tingkat Kualitas Udara Masih Dapat Diterima

Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Warga Pamulang tunjukan debu yang menempel di Kendaraan depan rumahnya / Foto : Dok. TU

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terpantau di Tangsel, Warga Pondok Aren hingga BSD Melapor

Berita Terkait

Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3
Kota Tangsel

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa
Kota Tangsel

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Ilustrasi Kualitas Udara/ Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Prakiraan Cuaca Tangsel Sore Ini, Sabtu 29 Agustus 2026: Cerah hingga Cerah Berawan

Tampak Wakil Walikota (Wawali) Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan ikut memusnahkan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten, Serpong Utara, Tangsel, Jumat (21/8/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Lindungi Iklim Investasi di Banten, Wawali Tangsel Dorong Penindakan Cukai Ilegal

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten memusnahkan 41,28 juta batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman keras (miras). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Gempur Cukai Ilegal, Kanwil DJBC Banten Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp39,95 Miliar

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat di Wawancarai di Gedung Pemkot Tangsel/ Foto: Fery
Kota Tangsel

Koperasi Award Jadi Momentum Tangsel Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kota Tangsel

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Tegaskan Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata di Tangsel

Kota Tangsel

Pilar Saga Ichsan Dorong Penataan Utilitas Berkelanjutan, SDABMBK Tangsel Perkuat Pengawasan Kabel Fiber Optik

Jangan Lewatkan

Ilustrasi anak sekolah sedang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dampak Debu Vulkanik Krakatau / Dok. TU

Dikbud Tangsel Balik Arah, Sekolah Beralih ke PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Istimewa

Pendidikan dan Kesehatan Dapat Tambahan, APBD Perubahan Tangsel Capai Rp5,2 Triliun

Kamis, 3 September 2026
Foto: istimewa

Ngaku Polisi, Enam Pria Diduga Peras Penjaga Warung di Dadap Kosambi

Rabu, 2 September 2026
Warga yang menemukan Mobilnya penuh abu Vulkanik Gunung anak Krakatau/ Dok. TU

BMKG Deteksi Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Mencakup Banten-Jakarta

Minggu, 6 September 2026
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin memperlihatkan dua sketsa wajah laki-laki yang diduga berkaitan dengan perkara pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dalam kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9/2026). | Dok. Antara

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Kelompok Ormas dalam Tragedi Pejompongan

Rabu, 2 September 2026
Ilustrasi Asap Industri/ Sumber : peng3

Nasib Warga Ciputat: Kena Ispa Dampak Asap Usaha Dendeng, Ngadu ke Pemkot Malah Disuruh Sabar

Sabtu, 5 September 2026
Ilustrasi Pengunaan Masker N95 / Dok. TU

Waspada Abu Vulkanik, Dinkes Tangsel Keluarkan Imbauan Bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026
Foto bersama pasca pelantikan empat PPAT di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Empat PPAT Resmi Dilantik Kepala Kantah Kabupaten Tangerang

Kamis, 3 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp