Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 7 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Program Makan Bergizi Gratis di Pandeglang Diduga Jadi Ladang ‘Cuan’ Pejabat

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 19 Februari 2026 | 19:17 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang mendapat sorotan tajam dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pandeglang.

Organisasi kepemudaan tersebut menduga adanya praktik penyimpangan dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan pejabat hingga anggota legislatif.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sekretaris Umum DPD KNPI Pandeglang periode 2025–2029, Entis Sumantri atau yang akrab disapa Tayo, mengatakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat itu diduga berubah menjadi ajang kepentingan bisnis segelintir pihak.

“Program yang baik dari pemerintah pusat ini harus dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Tayo kepada wartawan, Kamis 19 Februari 2026.

Tayo mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah dugaan pelanggaran di lapangan. Di antaranya praktik jual beli titik lokasi SPPG, kualitas dan kuantitas makanan yang dinilai tidak sesuai standar, serta dapur SPPG yang tetap beroperasi meski diduga belum memenuhi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Badan Gizi Nasional.

BACA JUGA:  Kadis Pariwisata Provinsi Banten Mangkir Audiensi Soal Realisasi Anggaran Puluhan Miliar

“Kami melihat ada dapur SPPG yang belum memenuhi standar kelayakan, tetapi tetap dipaksakan beroperasi. Hal ini berpotensi berdampak pada kualitas gizi yang diterima masyarakat,” katanya.

Selain itu, KNPI juga menyoroti penggunaan perlengkapan dapur dan food tray berbahan stainless 304 yang menurut mereka belum seluruhnya memenuhi standar dan sertifikasi dari SUCOFINDO sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan teknis program.

DPD KNPI Pandeglang menilai persoalan tersebut semakin krusial karena adanya dugaan keterlibatan sejumlah anggota DPRD kabupaten, DPRD Provinsi Banten, hingga DPR RI dalam pengelolaan SPPG.

Pejabat tersebut diduga berperan sebagai person in charge (PIC), mitra rekanan, bahkan pemilik yayasan pengelola anggaran MBG.
Tayo menyebut pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat.

Ia menilai kondisi itu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena anggota legislatif memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Ini bentuk abuse of power. Sangat ironis ketika wakil rakyat yang seharusnya mengawasi justru terlibat langsung dalam pelaksanaan program. Hal ini mencederai etika pejabat publik,” tegasnya.

BACA JUGA:  DPD KNPI Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Pascabanjir

Menurut Tayo, jika dugaan tersebut terbukti, maka hal itu tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Atas temuan tersebut, DPD KNPI Pandeglang mendesak Badan Gizi Nasional, aparat penegak hukum, serta Badan Kehormatan DPRD untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan praktik jual beli titik SPPG dan keterlibatan pejabat dalam program MBG.

KNPI juga meminta agar Satuan Tugas MBG Kabupaten Pandeglang memberikan sanksi tegas terhadap yayasan atau pengelola SPPG yang tidak memenuhi ketentuan.

Selain itu, mereka mendesak dilakukan evaluasi total terhadap seluruh SPPG dan KSPPG atau Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Pihak-pihak yang terbukti melakukan pembiaran, meloloskan dapur yang tidak sesuai spesifikasi, atau menyalahgunakan anggaran diminta untuk dicopot dan diproses sesuai hukum.

Tayo menegaskan KNPI siap membawa persoalan tersebut ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga kementerian. Ia juga membuka kemungkinan aksi unjuk rasa apabila tidak ada tindak lanjut serius dari pihak terkait.

“Kami mengajak mahasiswa, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama mengawal program ini agar benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

BACA JUGA:  DPD KNPI Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Pascabanjir

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan agar program pemerintah pusat tersebut tidak gagal di tingkat pelaksanaan akibat kepentingan pribadi oknum tertentu.

TAGGED:Makan Bergizi Gratis
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: detik-detik pria berjaket polisi mencoba menarik sepeda motor di Pondok Aren | Tangkapan layar/Istimewa

Matel Ngaku Anggota Saat Mau Tarik Motor di Pondok Aren, Polisi Buka Suara

Foto: Seorang pembeli tengah membeli plastik di toko plastik Pasar Gudang, Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Harga Plastik Melonjak hingga 55 Persen di Tangerang, Pedagang Tertekan

Foto: Istimewa

Republik 21 hingga Dhyo Haw Usung Misi Reuni di Hunter Festival 2026

Foto: proses evakuasi korban kecelakaan di Pergudangan PT Harindra Sukses Bersama, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti | Dok. Istimewa

Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Foto: sejumlah petugas kepolisian berjaga di TKP penemuan kotak mencurigakan di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Sempat Dipasang Garis Polisi, Kotak Mencurigakan di Pasar Kemis Ternyata Berisi Bangkai Kucing

Foto: Sidang lanjutan perkara dugaan KDRT terhadap ibu hamil di PN Tangerang | Dok. Istimewa

Ahli Ungkap Dakwaan Kasus KDRT Ibu Hamil di Tangsel Tak Cerminkan Dampak Korban

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/freepik.com
Banten

Bapenda Banten Kasih Jatah Petugas Pemungut Pajak Rp37 Miliar Setahun

Foto: Istimewa
Banten

KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi di BGN Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Foto: Istimewa
Banten

DPW JPMI Banten Gelar Aksi, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Destinasi Wisata

Foto: Istimewa
Banten

DPD KNPI Pandeglang Soroti Pelayanan KUR dalam Dialog dengan BRI Cabang Labuan

Foto: Istimewa
Banten

Kadis Pariwisata Provinsi Banten Mangkir Audiensi Soal Realisasi Anggaran Puluhan Miliar

Penyaluran bantuan untuk korban terdampak banjir Pandeglang | Dok. Istimewa
Banten

DPD KNPI Pandeglang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Pascabanjir

Penanganan sampah di Tangsel bakal fokus pada peran Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) | Foto: TPA Cipeucang/Tangerangupdate.com
Banten

Kerja Sama Sampah Antar Daerah di TPA Cilowong Jadi Sorotan, Penolakan terhadap Tangsel Dipertanyakan

Banten

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Banten akibat Bibit Siklon 93S Akhir Desember

Jangan Lewatkan

Foto: sejumlah petugas kepolisian berjaga di TKP penemuan kotak mencurigakan di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Sempat Dipasang Garis Polisi, Kotak Mencurigakan di Pasar Kemis Ternyata Berisi Bangkai Kucing

Jumat, 3 April 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kiri) saat meninjau rumah tak layak huni di Pakuhaji | Dok. Tangerangupdate.com

Bupati Tangerang Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Pakuhaji, Pastikan Segera Dibedah

Rabu, 1 April 2026
Foto: Sidang lanjutan perkara dugaan KDRT terhadap ibu hamil di PN Tangerang | Dok. Istimewa

Ahli Ungkap Dakwaan Kasus KDRT Ibu Hamil di Tangsel Tak Cerminkan Dampak Korban

Kamis, 2 April 2026
Foto: Istimewa

Republik 21 hingga Dhyo Haw Usung Misi Reuni di Hunter Festival 2026

Senin, 6 April 2026
Foto: Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan depan) saat meninjau proses perbaikan jalan di Sukadiri | Dok. Tangerangupdate.com

Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Tangerang Dimulai, Fokus Awal di Pakuhaji dan Sukadiri

Rabu, 1 April 2026
Foto: detik-detik pria berjaket polisi mencoba menarik sepeda motor di Pondok Aren | Tangkapan layar/Istimewa

Matel Ngaku Anggota Saat Mau Tarik Motor di Pondok Aren, Polisi Buka Suara

Selasa, 7 April 2026
Foto: Seorang pembeli tengah membeli plastik di toko plastik Pasar Gudang, Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Harga Plastik Melonjak hingga 55 Persen di Tangerang, Pedagang Tertekan

Senin, 6 April 2026
Foto: proses evakuasi korban kecelakaan di Pergudangan PT Harindra Sukses Bersama, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti | Dok. Istimewa

Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Senin, 6 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp