Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 9 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Polisi Jadwalkan Periksa Pengelola Taman Tekno BSD Usai Kebakaran Gudang Pestisida

Juno
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:09 WIB
Gerbang Pergudangan Taman Tekno BSD lokasi terbakarnya Gudang Insektisida yang diduga Cemari Sungai Jaletreng/ Foto : Juno
Gerbang Pergudangan Taman Tekno BSD lokasi terbakarnya Gudang Insektisida yang diduga Cemari Sungai Jaletreng/ Foto : Juno
SHARE

Tangerangupdate.com – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak pengelola kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, menyusul kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama yang berdampak pada dugaan pencemaran lingkungan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, sejauh ini penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi. Para saksi berasal dari kalangan pegawai hingga manajer operasional PT Biotek Saranatama selaku penyewa gudang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau pengelola, memang dari pengelola, direktur PT, sama beberapa dinas terkait kita jadwalkan di minggu ini untuk pemeriksaan,” kata Wira di Puspemkot Tangsel, Rabu (18/2/2026).

Wira menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung untuk mendalami dugaan pidana dalam kasus tersebut. Polisi juga telah menerima hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) terkait penyebab kebakaran, namun hasil itu masih akan dicocokkan dengan temuan penyelidikan di lapangan.

Ia menyebut penyelidikan mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Baik, kalau laporan polisi model A yang kami terbitkan, kita menyelidiki yang pertama terkait penyebab kebakaran yang membahayakan umum, serta terkait pencemaran lingkungannya,” ujar Wira.

BACA JUGA:  Anggaran Sarung BHS Pemkot Tangsel 2025 Tembus Rp1 Miliar, 2026 Tetap Dianggarkan

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq menyoroti sistem pengelolaan limbah di kawasan pergudangan tersebut. Ia menyebut tidak menemukan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) saat meninjau lokasi pascakebakaran.

“Saya tidak melihat IPAL buruk, tetapi saya tidak melihat ipalnya,” kata Hanif saat meninjau lokasi, Jumat (13/2/2026).

Hanif menilai, kawasan pergudangan yang menyimpan bahan beracun berbahaya (B3) semestinya memiliki perlakuan khusus, termasuk IPAL untuk meminimalisir risiko pencemaran lingkungan.

“IPAL-nya tidak ada, jadi tidak mau bisa katakan buruk,” tegas Hanif.

Ia menambahkan, dugaan pembiaran dalam waktu lama menjadi salah satu faktor yang perlu didalami bersama aparat penegak hukum.

“Nah ini tentu kesalahan fatal yang tidak boleh dilakukan. Jadi kami dengan teman-teman Polri akan mendalami lebih detail, karena sejatinya untuk chemical ini ada perlakuan yang lebih ketat daripada IPAL biasanya,” ujarnya.

Diketahui, kebakaran terjadi di gudang penyimpanan pestisida milik PT Biotek Saranatama di kawasan Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 04.25 WIB. Gudang tersebut dilaporkan menyimpan sekitar 20 ton pestisida.

BACA JUGA:  Billboard Ukuran Besar Muncul di Jalan Promoter, Kepala DPMPTSP Tidak Merespon Ditanya PBG

Saat proses pemadaman, bahan kimia padat maupun cair diduga ikut tersemprot air dan mengalir ke Kali Jaletreng. Pada pagi hari setelah kejadian, permukaan air sungai dilaporkan berubah warna menjadi putih.

Warga sekitar juga mengeluhkan bau menyengat menyerupai bahan bakar minyak. Tak lama setelah itu, ribuan ikan dilaporkan mabuk hingga mati. Dampak pencemaran disebut meluas hingga wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Editor & Reporter
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno
TAGGED:Taman Teknotangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Foto: Gedung Kejari Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Salah Pos Rp19,8 Miliar Baru Dikoreksi setelah Teguran OJK, Aktivis Desak Jaksa Dalami Skema Jaminan Cessie

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Gudang Power Bank

Foto : Dok. Tu

Praktisi Hukum Soroti LHKPN Kabid SDA DSDABMBK Tangsel yang Tak Berubah Selama Dua Tahun

Foto : Dok. Tangerangupdate.com

Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Tembus Hampir 20 Milyar

Foto : ilustrasi / Freepik

DPRD Tangsel Akan Panggil Kepala Dinas Kesehatan soal Temuan Belanja Keran Rp5,1 Juta dalam LHP BPK

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Gagal Bersembunyi di Plafon Kamar Pacar, Terduga Spesialis Curanmor Tangsel Ditangkap Polisi

Kota Tangsel

Perkuat Sinergi, Baznas Tangsel dan Pemerintah Daerah Sinkronisasikan Data Demi Bantuan yang Tepat Sasaran

Kota Tangsel

Dukcapil Tangsel Perkuat Cleansing Data dan Dorong Digitalisasi Layanan Kependudukan

Kota Tangsel

Internet Gratis di Tangsel Makin Luas, Diskominfo Pasang WiFi Gratis di 379 Masjid dan 376 Musala

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad berbicara kepada wartawan di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Habib Syarief Desak Evaluasi UKT, Biaya Kuliah Dinilai Bebani Mahasiswa

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers usai rapat koordinasi bersama DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Pemerintah Tetapkan Harga LNG Industri Maksimal 13 Dolar per MMBTU

Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang. | Dok. Partainasdem.id
Kota Tangsel

Kasus Yovita Jadi Alarm, DPR Dorong Perlindungan Perempuan Diperkuat

Dok. TU
Kota Tangsel

KLH Gugat Pengelola Taman Tekno Rp27 Miliar Imbas Kebakaran Gudang Pestisida

Jangan Lewatkan

Anggota Komisi III DPR RI Soedeson Tandra. | Dok. DPR RI

Operasi Narkoba Berujung Tragis, DPR Soroti Keselamatan Aparat

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: istimewa

Modus Gerebek Kasus Narkoba, Dua Polisi Gadungan Ditangkap di Tangerang

Selasa, 7 Juli 2026
Foto : Ilustrasi

Ampas Kopi: Limbah Sehari-hari yang Berpotensi Menjadi Solusi Pencemaran Limbah Tekstil

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: press rilis penangkapan anggota LSM diduga peras Kepala Desa di Legok | Dok. Istimewa

Kejaksaan Ciduk Anggota LSM Diduga Peras Kepala Desa di Legok Rp15 Juta

Rabu, 8 Juli 2026
Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Dukung Desakan Evaluasi Camat Curug usai Polemik Anggaran Makan Minum Rp1,6 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026
Foto: proses pemakaman HW oleh pihak keluarga | Dok. Istimewa

Tahanan Kasus Narkoba Polresta Tangerang Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi

Jumat, 3 Juli 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Gagal Bersembunyi di Plafon Kamar Pacar, Terduga Spesialis Curanmor Tangsel Ditangkap Polisi

Selasa, 7 Juli 2026
Foto: Satpol PP segel tiga kontrakan diduga dijadikan lokasi prostitusi online di Sepatan Timur | Dok. Istimewa

Digerebek Satpol PP, Tiga Kontrakan di Sepatan Timur Diduga Jadi Lokasi Prostitusi Online

Minggu, 5 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp