Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 22 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tangsel Terapkan Uji Coba Sistem Satu Arah di Simpang UT, Gaplek, dan Kayu Manis Mulai 10 September 2025

Andi Maulana
Senin, 8 September 2025 | 05:21 WIB
Kemacetan di Jalan Pondok Cabe pada saat jam sibuk / Foto : Dok. TU (Juno)
Kemacetan di Jalan Pondok Cabe pada saat jam sibuk / Foto : Dok. TU (Juno)
SHARE

Tangerangupdate.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan bersama Kepolisian dan instansi terkait akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di sejumlah titik utama mulai 10 September 2025. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya tingkat kepadatan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan parah di kawasan Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan uji coba SSA ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kemacetan di wilayah Pondok Cabe sudah menjadi keluhan masyarakat setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Dengan uji coba sistem satu arah ini, kami ingin mengurai simpul-simpul kemacetan sekaligus menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan aman,” ungkap Ayep, di konfirmasi Minggu (07/9/2025).

Titik Rekayasa Lalu Lintas

Uji coba sistem satu arah akan diterapkan di dua ruas jalan strategis, yaitu:

1. Jl. Kemiri Raya hingga Jl. Kunir (Segmen Simpang UT – Simpang Kemiri – Simpang Kunir – Simpang Gaplek)

Berlaku satu arah terbatas pada jam tertentu: pukul 06.00–09.00 WIB dan 15.00–19.00 WIB.

BACA JUGA:  Kepala SDN Ciledug Barat Dinonaktifkan Imbas Kasus Dugaan Pungli Seragam Sekolah

Beberapa titik U-Turn (putar balik) akan ditutup untuk mencegah crossing kendaraan, yakni di depan Pool Blue Bird, Pool Bus Kramat Jati, dan Sekolah Kharisma Bangsa.

U-Turn di depan Jl. Kunir tetap dibuka sebagai akses alternatif bagi pengendara.

2. Jl. Kayu Manis Raya (Segmen Simpang Kayu Manis – Simpang Kayu Manis 1)

Berlaku satu arah penuh 24 jam untuk semua jenis kendaraan.

Kendaraan dari arah Perumahan Bukit Golf dialihkan menuju Jl. Kayu Manis Raya untuk keluar ke Cirendeu/Lebak Bulus.

Medianisasi jalan menggunakan traffic cone dan barrier dipasang di kawasan Simpang Bukit Golf untuk mengendalikan pergerakan kendaraan.

Akar Masalah Kemacetan yang Menahun

Kemacetan di kawasan Pondok Cabe dan Pamulang bukanlah persoalan baru. Beberapa faktor yang memperparah kondisi lalu lintas antara lain:

Pertumbuhan jumlah kendaraan jauh lebih cepat dibanding pelebaran jalan.

Banyaknya pertemuan arus di simpang-simpang utama, terutama Simpang UT dan Gaplek yang menghubungkan Ciputat, Pamulang, dan akses menuju Jakarta maupun Depok.

Minimnya jalur alternatif sehingga pengendara dari arah Bogor, Depok, dan Ciputat bertemu di titik yang sama.

BACA JUGA:  Lansia Ditemukan Meninggal Dalam Rumah di Ciputat Timur, Diduga Tinggal Seorang Diri

Banyak aktivitas keluar-masuk kendaraan besar, seperti bus dan truk dari pool kendaraan di sepanjang Jl. Kemiri Raya.

Seorang warga Pondok Cabe, Khaerudin (51), mengatakan kemacetan sudah menjadi bagian dari rutinitas warga selama bertahun-tahun.

“Kalau pagi macetnya bisa sampai satu kilometer dari arah Gaplek. Kami sudah lama merasakan ini, terutama karena jalannya sempit tapi kendaraan besar tetap lewat. Jadi bukan hanya soal banyak kendaraan pribadi, tapi juga tata kelola lalu lintasnya kurang,” ujarnya. Minggu (07/09)

Hal senada disampaikan oleh Salamah (47), pedagang makanan di kawasan Jl. Kayu Manis. Ia menilai kemacetan yang menahun ini berdampak langsung pada ekonomi warga.

“Pembeli sering malas mampir karena parkir susah dan jalan macet. Kalau sore, orang lebih memilih pulang cepat daripada berhenti beli makanan. Kami berharap rekayasa ini benar-benar bisa mengurangi macet,” katanya.

Skema Pengalihan Kendaraan

Dalam rekayasa ini, kendaraan dari arah Depok/Bogor menuju Pondok Cabe atau Lebak Bulus akan dialihkan melalui jalur Jl. Kunir – Simpang Gaplek – Jl. Cabe Raya – Cirendeu Raya. Sementara kendaraan dari arah Ciputat menuju Pondok Cabe/Lebak Bulus wajib melewati Jl. RE Martadinata – Simpang Gaplek – Jl. Cabe Raya – Cirendeu Raya.

BACA JUGA:  DPMPTSP Sebut Izin Showroom BYD Ciputat Belum Rampung, Masih di Tim Teknis

Khusus akses pendidikan, Dishub Tangsel menegaskan jalur masuk dan keluar Sekolah Kharisma Bangsa tetap dibuka melalui akses samping Jl. Kemiri Raya.

“Kami juga memperhatikan kebutuhan sekolah dan warga sekitar. Oleh karena itu akses Kharisma Bangsa tetap dijaga agar tidak mengganggu aktivitas belajar-mengajar,” jelas Ayep.

Evaluasi dan Imbauan

Ayep menegaskan bahwa rekayasa ini masih dalam tahap uji coba dan akan terus dievaluasi.

“Kami ingin melihat dampak nyata di lapangan. Kalau ternyata efektif, tidak menutup kemungkinan sistem ini akan diberlakukan permanen. Namun, jika ada kendala, tentu akan kami perbaiki,” jelasnya.

Dishub Tangsel juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas yang berjaga.

“Kepatuhan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Kami mohon semua pengguna jalan bersama-sama menjaga ketertiban agar kita bisa menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Ayep Jajat Sudrajat.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Andi Maulana
TAGGED:Pondok Cabetangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Korban Yayat Priatna predator seksual SD Negeri Rawabuntu 01 bertambah menjadi 25 orang | Dok. Istimewa

Korban Predator Seksual SD Negeri di Serpong Bertambah Jadi 25 Orang

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Berita Terkait

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Jangan Lewatkan

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Rabu, 21 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Korban Yayat Priatna predator seksual SD Negeri Rawabuntu 01 bertambah menjadi 25 orang | Dok. Istimewa

Korban Predator Seksual SD Negeri di Serpong Bertambah Jadi 25 Orang

Rabu, 21 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp