Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 19 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Tangsel Terapkan Uji Coba Sistem Satu Arah di Simpang UT, Gaplek, dan Kayu Manis Mulai 10 September 2025

Andi Maulana
Senin, 8 September 2025 | 05:21 WIB
Kemacetan di Jalan Pondok Cabe pada saat jam sibuk / Foto : Dok. TU (Juno)
Kemacetan di Jalan Pondok Cabe pada saat jam sibuk / Foto : Dok. TU (Juno)
SHARE

Tangerangupdate.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan bersama Kepolisian dan instansi terkait akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di sejumlah titik utama mulai 10 September 2025. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya tingkat kepadatan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan parah di kawasan Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan uji coba SSA ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kemacetan di wilayah Pondok Cabe sudah menjadi keluhan masyarakat setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Dengan uji coba sistem satu arah ini, kami ingin mengurai simpul-simpul kemacetan sekaligus menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan aman,” ungkap Ayep, di konfirmasi Minggu (07/9/2025).

Titik Rekayasa Lalu Lintas

Uji coba sistem satu arah akan diterapkan di dua ruas jalan strategis, yaitu:

1. Jl. Kemiri Raya hingga Jl. Kunir (Segmen Simpang UT – Simpang Kemiri – Simpang Kunir – Simpang Gaplek)

Berlaku satu arah terbatas pada jam tertentu: pukul 06.00–09.00 WIB dan 15.00–19.00 WIB.

BACA JUGA:  Kepala SDN Ciledug Barat Dinonaktifkan Imbas Kasus Dugaan Pungli Seragam Sekolah

Beberapa titik U-Turn (putar balik) akan ditutup untuk mencegah crossing kendaraan, yakni di depan Pool Blue Bird, Pool Bus Kramat Jati, dan Sekolah Kharisma Bangsa.

U-Turn di depan Jl. Kunir tetap dibuka sebagai akses alternatif bagi pengendara.

2. Jl. Kayu Manis Raya (Segmen Simpang Kayu Manis – Simpang Kayu Manis 1)

Berlaku satu arah penuh 24 jam untuk semua jenis kendaraan.

Kendaraan dari arah Perumahan Bukit Golf dialihkan menuju Jl. Kayu Manis Raya untuk keluar ke Cirendeu/Lebak Bulus.

Medianisasi jalan menggunakan traffic cone dan barrier dipasang di kawasan Simpang Bukit Golf untuk mengendalikan pergerakan kendaraan.

Akar Masalah Kemacetan yang Menahun

Kemacetan di kawasan Pondok Cabe dan Pamulang bukanlah persoalan baru. Beberapa faktor yang memperparah kondisi lalu lintas antara lain:

Pertumbuhan jumlah kendaraan jauh lebih cepat dibanding pelebaran jalan.

Banyaknya pertemuan arus di simpang-simpang utama, terutama Simpang UT dan Gaplek yang menghubungkan Ciputat, Pamulang, dan akses menuju Jakarta maupun Depok.

Minimnya jalur alternatif sehingga pengendara dari arah Bogor, Depok, dan Ciputat bertemu di titik yang sama.

BACA JUGA:  Lansia Ditemukan Meninggal Dalam Rumah di Ciputat Timur, Diduga Tinggal Seorang Diri

Banyak aktivitas keluar-masuk kendaraan besar, seperti bus dan truk dari pool kendaraan di sepanjang Jl. Kemiri Raya.

Seorang warga Pondok Cabe, Khaerudin (51), mengatakan kemacetan sudah menjadi bagian dari rutinitas warga selama bertahun-tahun.

“Kalau pagi macetnya bisa sampai satu kilometer dari arah Gaplek. Kami sudah lama merasakan ini, terutama karena jalannya sempit tapi kendaraan besar tetap lewat. Jadi bukan hanya soal banyak kendaraan pribadi, tapi juga tata kelola lalu lintasnya kurang,” ujarnya. Minggu (07/09)

Hal senada disampaikan oleh Salamah (47), pedagang makanan di kawasan Jl. Kayu Manis. Ia menilai kemacetan yang menahun ini berdampak langsung pada ekonomi warga.

“Pembeli sering malas mampir karena parkir susah dan jalan macet. Kalau sore, orang lebih memilih pulang cepat daripada berhenti beli makanan. Kami berharap rekayasa ini benar-benar bisa mengurangi macet,” katanya.

Skema Pengalihan Kendaraan

Dalam rekayasa ini, kendaraan dari arah Depok/Bogor menuju Pondok Cabe atau Lebak Bulus akan dialihkan melalui jalur Jl. Kunir – Simpang Gaplek – Jl. Cabe Raya – Cirendeu Raya. Sementara kendaraan dari arah Ciputat menuju Pondok Cabe/Lebak Bulus wajib melewati Jl. RE Martadinata – Simpang Gaplek – Jl. Cabe Raya – Cirendeu Raya.

BACA JUGA:  DPMPTSP Sebut Izin Showroom BYD Ciputat Belum Rampung, Masih di Tim Teknis

Khusus akses pendidikan, Dishub Tangsel menegaskan jalur masuk dan keluar Sekolah Kharisma Bangsa tetap dibuka melalui akses samping Jl. Kemiri Raya.

“Kami juga memperhatikan kebutuhan sekolah dan warga sekitar. Oleh karena itu akses Kharisma Bangsa tetap dijaga agar tidak mengganggu aktivitas belajar-mengajar,” jelas Ayep.

Evaluasi dan Imbauan

Ayep menegaskan bahwa rekayasa ini masih dalam tahap uji coba dan akan terus dievaluasi.

“Kami ingin melihat dampak nyata di lapangan. Kalau ternyata efektif, tidak menutup kemungkinan sistem ini akan diberlakukan permanen. Namun, jika ada kendala, tentu akan kami perbaiki,” jelasnya.

Dishub Tangsel juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas yang berjaga.

“Kepatuhan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Kami mohon semua pengguna jalan bersama-sama menjaga ketertiban agar kita bisa menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Ayep Jajat Sudrajat.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Andi Maulana
TAGGED:Pondok Cabetangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Aksi sejumlah mahasiswa di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin 18 Mei 2026 | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Truk Tambang Bandel di Kabupaten Tangerang, DPRD Akui Banyak Pelanggaran

Foto: Istimewa

Tebar Ancaman di Sukadiri, Bang Jago Diduga Beking Obat Keras Kicep saat Diamankan Polisi

Foto: proses evakuasi kambing di sumur tua kawasan Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua | Dok. Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang

Jelang Iduladha, Dua Kambing Tercebur ke Sumur di Dasana Indah, Damkar Lakukan Evakuasi

Sumber foto: Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang

Ruko Aksesoris Mobil di Sepatan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Foto: CNNIndonesia

Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan / Dok. Polres Tangsel

Polres Tangsel Bantah Kawal Mediasi Dugaan Child Grooming Kepsek Nonaktif SMK Letris Pamulang

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangerang

Ungkap 52 Kasus di Tangerang, Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Bersenpi hingga Ganjal ATM

Ket.foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahyo / Foto : Humas Tangsel
Kota Tangsel

Evaluasi Sekda Tangsel Dipersoalkan, Aktivis hingga Akademisi Soroti Dugaan Cacat Administrasi

Dok. TU
Kota Tangsel

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

QProgram Speak Up yang digelar mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Pamulang (Unpam) di SMKS Nusantara 1 Ciputat / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Hukum Unpam Gelar Program Speak Up di SMKS Nusantara 1 Ciputat, Siswa Diajak Lawan Bullying

Sumber foto: istimewa
Kota Tangsel

Heboh Dugaan Child Grooming di SMK Letris Indonesia Pamulang, Kepsek Dinonaktifkan

Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan
Kota Tangsel

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Foto: Kepala BKPSDM Kota Tangsel, Wahyudi Leksono | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Temukan ASN Tak Tertib Presensi saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

Wamen PU Sebut Pengalihan Kali Ciputat untuk Ekspansi Perumahan Bintaro, JRP Diminta Selesaikan Kewajiban Aset

Jangan Lewatkan

Foto: Dua rumah di Perumahan Binong Permai, Blok J19 Nomor 24 terbakar diduga akibat penghuni lupa matikan kompor gas | Dok. Istimewa

Dua Rumah di Perumahan Binong Permai Terbakar, Diduga Gegara Lupa Matikan Kompor

Sabtu, 16 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Mengeluh Digaji Rp65 Ribu per Bulan

Selasa, 12 Mei 2026
Dok. TU

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris Pamulang

Jumat, 15 Mei 2026
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan / Dok. Polres Tangsel

Polres Tangsel Bantah Kawal Mediasi Dugaan Child Grooming Kepsek Nonaktif SMK Letris Pamulang

Minggu, 17 Mei 2026
Foto: proses evakuasi kambing di sumur tua kawasan Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua | Dok. Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang

Jelang Iduladha, Dua Kambing Tercebur ke Sumur di Dasana Indah, Damkar Lakukan Evakuasi

Senin, 18 Mei 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Ungkap 52 Kasus di Tangerang, Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Bersenpi hingga Ganjal ATM

Minggu, 17 Mei 2026
Sumber foto: Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang

Ruko Aksesoris Mobil di Sepatan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp800 Juta

Minggu, 17 Mei 2026
Foto: Korban penusukan oleh tetangganya sendiri di kawasan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan

Kisah Pilu Nenek Korban Penusukan di Pondok Aren Tangsel, Pulang dari RS dengan Utang Rp11,2 Juta

Kamis, 14 Mei 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp