Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Klarifikasi Disperkimta Tangsel: Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Serua Dialihkan Sesuai Kesepakatan Warga

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 5 November 2025 | 19:58 WIB
Kondisi paving blok Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kondisi paving blok Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membantah adanya dugaan korupsi atau penyimpangan dalam Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.

Item pekerjaan seperti gazebo, gapura, dan vertical garden yang tidak dibangun telah dialihkan menjadi pembangunan drainase lingkungan atas kesepakatan bersama masyarakat setempat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sekretaris Disperkimta Tangsel, Hendri Sumawijaya, menyatakan pengalihan pekerjaan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga, terutama penanganan banjir.

Hendri menjelaskan, pengalihan item pekerjaan tersebut telah disepakati dan dituangkan dalam Berita Acara resmi tanggal 20 Juni 2025.

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPKo), penyedia jasa (pelaksana), konsultan kewilayahan, serta perwakilan warga RT 02 dan RT 07 / RW 04 Kelurahan Serua.

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan klarifikasi atas dugaan korupsi Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.

Sekretaris Disperkimta Tangsel, Hendri Sumawijaya menyatakan bahwa item pekerjaan seperti gazebo, gapura, vertikal garden, dan beberapa item lainnya tidak dibangun, telah dialihkan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat.

BACA JUGA:  Reklame Raksasa Roboh di Ciputat, Ibu dan Anak Jadi Korban: Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkot Tangsel

Menurutnya, keputusan ini diambil karena kondisi lingkungan warga RT 07 / RW 04 Serua sering tergenang air saat hujan dan minim saluran pembuang.

“Kesepakatan ini juga telah mendapat persetujuan dari tokoh masyarakat serta perwakilan warga setempat, dan diperkuat melalui adendum kontrak tertanggal 25 Juni 2025,” terangnya melalui keterangan pers, Rabu 5 November 2025.

Hendri mengklaim, penyesuaian tersebut telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Adapun rincian hasil kesepakatan di lapangan yakni, Pekerjaan drainase yang semula sepanjang 422 meter ditambah menjadi 645,5 meter menggunakan material pracetak/u-ditch ukuran 30 x 40 cm.

Kemudian, pekerjaan jalan lingkungan berupa paving block terealisasikan sepanjang 1.313
meter menggunakan paving jenis 3D.

Disperkimta Tangsel juga mengalokasikan tambahan pekerjaan penyelesaian jalan lingkungan di Anggaran Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025 agar manfaatnya maksimal dirasakan warga.

“Untuk lebih mengoptimalkan penyelesaian jalan lingkungan di kawasan tersebut, DISPERKIMTA mengalokasikan tambahan pekerjaan di anggaran perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2025, yang pelaksanaan pekerjaannya telah terealisasi, dan manfaatnya bisa dirasakan maksimal oleh warga,” terangnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Tangsel Klaim Proyek Kawasan Kumuh Serua Sudah Selesai, Warga Sebut Belum

Hendri menyatakan jika seluruh perubahan item pekerjaan telah melalui mekanisme adendum kontrak pada 25 Juni 2025, sesuai dengan ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah dan disertai berita acara kesepakatan lapangan.

Terkait beberapa item yang tidak terealisasi, seperti sumut resapan, tempat sampah dan alat pemadam api ringan (Apar), Disperkimta memberikan penjelasan lebih lanjut.

Pekerjaan sumur resapan di RT 02 RW 04 tidak diprioritaskan karena hasil penilaian teknis menunjukkan tanah sudah mengeluarkan air pada kedalaman 1 meter, sehingga lokasi tersebut tidak memenuhi syarat untuk pembangunan sumur resapan.

Kemudian, pengadaan tempat sampah dan Apar tidak diperkenankan dimasukkan ke dalam paket pekerjaan, sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Alasannya, item-item tersebut termasuk barang yang akan diserahterimakan langsung kepada masyarakat. Sementara, Penerangan Jalan Umum (PJU) juga telah terpasang dan tersebar di RT 02 dan RT 07 / RW 04 sebanyak 20 unit.

“Dengan demikian, tidak benar jika disebut terjadi penyimpangan atau penghilangan pekerjaan tanpa dasar hukum. Seluruh proses telah dijalankan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” paparnya.

BACA JUGA:  Jalan Diduga Ditutup Pengembang Graha Raya, Wakil Ketua DPRD Tangsel Minta Warga Lapor untuk RDP

Hendri mengklaim, bahwa DISPERKIMTA Tangsel berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

“Dinas juga selalu terbuka terhadap pengawasan publik dan menghargai peran media dalam fungsi kontrol sosial, namun mengimbau agar pemberitaan dilakukan secara berimbang dan berpedoman pada prinsip cover both sides,” jelasnya.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Kegiatan jajaran Kecamatan Pondok Aren diduga saat berwisata ke Bandung bertepatan dengan Kehutanan rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Camat dan Lurah Pondok Aren Absen Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Tangsel, Pilih Berwisata ke Bandung

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Jangan Lewatkan

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Selasa, 13 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp