Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Jalan Diduga Ditutup Pengembang Graha Raya, Wakil Ketua DPRD Tangsel Minta Warga Lapor untuk RDP

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:28 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Mohammad Yusuf Sachiro meminta warga Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, melapor ke DPRD untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait permasalahan yang mereka alami | Dok. Tangerangupdate.com
Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Mohammad Yusuf Sachiro meminta warga Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, melapor ke DPRD untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait permasalahan yang mereka alami | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mohammad Yusuf Sachiro menyoroti penutupan akses jalan warga di RT 04/05, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, yang diduga dilakukan oleh pengembang Graha Raya.

Yusuf mengimbau warga yang terdampak agar tidak ragu untuk melaporkan kejadian tersebut kepada DPRD Tangsel. “Silakan datang ke DPRD (kirim surat), (nanti kita jadwalkan) Rapat Dengar Pendapat (RDP), baru kita follow up,” katanya kepada kantor berita Tangerangupdate.com, Rabu 22 Oktober 2025.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, Yusuf juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi penutupan jalan tersebut. “Mungkin nanti kita turun ke lokasi. Nanti kita follow up lagi,” tutupnya.

Sebelumnya, tujuh kepala keluarga (KK) di di RT 04/05, Kelurahan Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, hampir terisolir karena akses jalan mereka ditutup tembok oleh pengembang Graha Raya.

“Kemarin di sini tiba-tiba mau ditutup. Sedangkan jalan saya beli tahun 2002. Jalan dua meter punya saya, beli. Tau-taunya kemarin mau diberlin sepihak (gerbang) saya,” kata salah satu warga menceritakan konflik yang mereka alami, kepada Tangerangupdate.com, Senin 20 Oktober 2025.

BACA JUGA:  Pengembang Graha Raya Diduga Tutup Akses Jalan Warga dengan Tembok

Mereka menuturkan bahwa akses jalan utama selebar dua meter yang mereka gunakan selama ini adalah lahan yang telah dibeli warga sejak tahun 2002.

Total ada sekitar 10 bangunan rumah, termasuk empat petak kontrakan yang terdampak langsung oleh penutupan akses ini. Warga mengaku sangat tertekan dan merasa dipermainkan oleh pengembang.

“Kita dicuekin banget. Bilangnya apa, pas kemarin datang, ibu bongkar aja rumahnya bawa,” kata warga menurunkan ucapan pengembang. “Di sini kan tempatnya strategis, gak banjir, lah terus kita disuruh pergi,” tambahnya.

Upaya Negosiasi yang Ditolak Pengembang

Warga juga mengungkapkan telah mencoba mengajukan ganti rugi, namun proses negosiasi selalu gagal mencapai kesepakatan. Pengajuan awal warga sebesar Rp10 juta per meter persegi, yang mencakup ganti rugi lahan dan bangunan, ditolak oleh pengembang.

​Selain penawaran uang, sempat ada opsi tukar guling dari pihak pengembang, namun opsi tersebut juga ditolak warga karena dianggap merugikan.

“Kita nolak. Kalau tukar guling, rugi, rumahnya cuma satu lantai saja, atasnya (lantas atas) gak dihitung. Secara hitung-hitungan gak masuk akal. Lokasinya juga kita belum tau di mana,” terangnya.

BACA JUGA:  Warganet Ungkap Koleksi Jam Mewah Wali Kota Tangsel Berharga Hampir Setengah Miliar

Dugaan Pembayaran yang Tidak Penuh

​Warga juga menyoroti adanya dugaan praktik pembayaran yang tidak penuh terhadap beberapa rumah yang sudah dibebaskan. Ia menyebutkan, ada salah satu rumah di sekitar lokasi yang dibayarkan hanya setengah dari nilai kesepakatan.

“Di situ sudah ada yang dibayarin, rumahnya. Karena sertifikatnya masih satu sama rumah sebelahnya. Dia dapat. Tapi dibayarnya setengah dulu. Sisanya pas selesai dia bongkar rumahnya sendiri,” pungkasnya.

​Warga berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat memediasi konflik ini, mengingat jalan yang terancam ditutup merupakan akses umum yang bahkan sempat diaspal oleh kelurahan, dan menjadi urat nadi bagi warga di lingkungan tersebut.

Ketua RT 04, Udin mengklaim sudah mengetahui konflik yang dialami sejumlah warga dengan pengembang Graha Raya tersebut.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui tentang penutupan akses warga dengan tembok tersebut. “Kalau masalahnya saya sudah tahu. Tapi kalau temboknya belum,” katanya saat ditemui di sekitar lingkungan warga.

Terpisah, Sekretaris Kelurahan Pondok Kacang Barat, Afgan Yuniar bahkan tidak mengetahui sedikitpun tentang konflik tersebut.

BACA JUGA:  Proyek Pelebaran Jalan Rawa Buntu Dikebut, Ditarget Rampung Awal Desember 2025

Ia mengaku belum mendapat laporan warga terkait hal itu. “Saya tidak tahu,” jelasnya singkat.

Kantor berita Tangerangupdate.com telah mengkonfirmasi tentang dugaan penutupan akses jalan warga sepihak kepada pengembang Graha Raya. Namun hingga kini, belum ada penjelasan apapun terkait hal tersebut.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
TAGGED:bintaroGraha Rayapondok arentangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Berita Terkait

Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Foto: ilustrasi/freepik
Kota Tangsel

Viral di Media Sosial, Perempuan Mengaku Nyaris Jadi Korban Pelecehan saat Lari di Bundaran Alam Sutera

Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Dugaan Praktik Percaloan di UPTD PKB Tangsel Mencuat, Oknum Ngaku Bisa Pangkas Antrean

Kepolisian mensterilkan area bangunan terdampak serta menerjunkan unit teknisi bom guna melakukan olah TKP dan mengusut penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. | Dok. Tangerangupdate
Kota Tangsel

Dua Tewas Usai Ledakan Guncang Pasar Cimanggis

Proyek Pedestarian di Jalan Serpong Raya Milik Pemprov Banten makan Korban / Dok. TU
Kota Tangsel

Proyek Pedestarian Milik Pemprov Banten di Serpong Makan Korban

Kabel menjuntai di Jalan Purnawarman terletak di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangsel / Dok. TU
Kota Tangsel

Omong Kosong Penataan Kabel Semrawut di Tangsel, Jadi Bahan Pencitraan Belaka

Tangkapan layar Kemacetan di Ciputat pada saat jam sibuk / Dok. Tu
Kota Tangsel

Viral di Threads, Warga Buka Jasa Foto Kondisi Jalan dan Kemacetan di Ciputat Rp100 Ribu per Foto, Begini Kata Pengamat

Tangkapan layar kondisi galian di Bintaro yang diduga sudah dua Minggu terbengkalai / Dok. TU
Kota Tangsel

Proyek Galian di Bintaro Dikeluhkan Warga, Dua Pekan Diduga Tak Ada Perkembangan

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM

Rabu, 21 Oktober 2026
Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Jumat, 16 Oktober 2026
Kepolisian mensterilkan area bangunan terdampak serta menerjunkan unit teknisi bom guna melakukan olah TKP dan mengusut penyebab pasti ledakan yang menewaskan dua orang di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. | Dok. Tangerangupdate

Dua Tewas Usai Ledakan Guncang Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Selasa, 20 Oktober 2026
Foto: ilustrasi/freepik

Viral di Media Sosial, Perempuan Mengaku Nyaris Jadi Korban Pelecehan saat Lari di Bundaran Alam Sutera

Jumat, 16 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp