Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 8 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenKota TangselNasional

KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas

Kentang Guevara
Kentang Guevara
Minggu, 9 Maret 2025 | 15:03 WIB
KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas (Dok.Istimewa)
KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas (Dok.Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Ciputat menggelar rangkaian acara memperingati International Women’s Day (IWD), di Taman Kampus UIN Jakarta, Sabtu, 8 Maret 2025,

Perayaan yang dihadiri oleh seluruh kader KOHATI Se-Cabang Ciputat ini mengusung tema “Resiliensi dari Luka Menuju Kekuatan: Refleksi atas Perjalanan dan Perjuangan”.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tema ini diambil untuk menggambarkan perjuangan panjang perempuan yang tidak hanya berhadapan dengan tantangan kehidupan, tetapi juga berusaha bangkit dari segala bentuk penindasan dan ketidakadilan.

Dengan semangat inklusivitas, kegiatan ini bertujuan untuk merayakan pencapaian perempuan di berbagai sektor dan memberikan ruang bagi mereka untuk merenung, berbagi pengalaman, serta berkreasi.

IWD kali ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas antar perempuan, memperdalam pemahaman akan peran perempuan dalam masyarakat, serta mengeksplorasi bentuk ekspresi seni sebagai alat untuk menyuarakan perjuangan.

*Cerita Puan: Menyuarakan Perjalanan Perempuan dalam Menghadapi Tantangan*

Sesi pertama yang digelar dalam acara ini adalah Cerita Puan. Sebuah sesi yang memberikan kesempatan bagi perempuan-perempuan inspiratif untuk berbagi pengalaman hidup mereka dalam menghadapi tantangan, terutama di tengah masih kuatnya stereotip gender yang ada dalam berbagai aspek kehidupan.

Sesi ini mengundang seluruh anggota KOHATI se-Cabang Ciputat untuk berbagi cerita mengenai bagaimana mereka melawan bias dan diskriminasi.

Selain itu, sesi ini juga bertujuan untuk menyadarkan perempuan-perempuan yang mungkin belum meyakini bahwa apa yang sudah dilaluinya merupakan hal yang hebat, untuk mengapresiasi diri, dan saling menguatkan.

“Lingkunganku masih memandang layak atau tidak layaknya seorang perempuan berdasarkan bentuk fisik, cantik atau jelek. Aku sempet kehilangan salah satu kesempatan karena menurut lingkunganku (fisik) aku hitam, hidungku pesek, tidak secantik perempuan yang lain. Sampe aku bertanya-tanya apakah kesempatan, keadilan, kasih sayang hanya untuk perempuan yang cantik saja” ujar salah satu peserta bernama Maya menceritakan pengalamannya sembari menangis.

BACA JUGA:  Kucuran Utang Rp160 T untuk Danantara Dinilai Berisiko: Analis Soroti Deviden BUMN yang "Tak Riil"

Salah satu pembicara yang menginspirasi, berbicara tentang pengalamannya dalam dunia kerja yang masih dipenuhi dengan tantangan bias gender.

Iajuga menekankan pentingnya bagi perempuan untuk percaya pada nilai suara dan perjuangan mereka. Cerita Puan berhasil memberikan gambaran nyata mengenai perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan, serta pentingnya keberanian untuk berbicara dan terus berjuang meski tantangan yang dihadapi tidak ringan.

*Refleksi: Merenungkan Peran dan Perjuangan Perempuan dalam Masyarakat*

Sesi kedua, Refleksi KOHATI, menjadi momen penting bagi peserta untuk merenung dan mendalami peran perempuan dalam masyarakat serta tantangan yang masih dihadapi.

Dalam sesi ini, diskusi-diskusi mendalam mengalir, dipandu oleh Siti Miftahul Jannah, yang menyoroti pentingnya solidaritas antar perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan hak-hak dasar.

Peserta didorong untuk tidak hanya melihat apa yang telah dicapai, tetapi juga mengidentifikasi tantangan-tantangan yang masih harus dihadapi ke depan.

Refleksi ini bukan hanya tentang apa yang telah kita capai, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa terus bergerak maju bersama.

“Setelah kita mengapresiasi diri dan melihat ternyata masih banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh kita dan orang-orang terdekat, maka sesi refleksi Kohati ini bertujuan untuk menganalisa apakah Kohati sebagai organisasi perempuan sudah benar-benar berdampak setidaknya berdampak untuk membantu perempuan memperjuangkan hak-haknya,” ujar Jihan Lutfiyah sebagai Ketua Umum Kohati Cabang Ciputat.

BACA JUGA:  Protes PPDB, Ratusan Wali Murid Geruduk SMAN 3 Tangsel

Sesi refleksi ini dibagi ke dalam tiga topik. Pertama, Kohati dalam merespon kasus kekerasan seksual. Kedua, peran Kohati dalam isu sosial. Ketiga, peran Kohati untuk masa depan perempuan.

Diskusi ini bukan hanya sekadar teori, melainkan juga sebuah ajakan untuk beraksi, mengingat bahwa perjalanan perempuan masih panjang dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan.

*Heart to Art: Mengekspresikan Perasaan Melalui Seni*

Sebagai penutup, perayaan IWD ini dimeriahkan dengan sesi Heart to Art, yang mempersembahkan berbagai pertunjukan seni dari komunitas perempuan.

Di sini, seni menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sesi ini menampilkan pembacaan puisi, monolog, orasi, dan membuat prakarya menggunakan balon tiup.

Kader Kohati juga menuliskan harapan, semangat, dan motivasi lainnya untuk sesama perempuan. Melalui karya seni yang ditampilkan, peserta dapat merasakan betapa kuatnya ekspresi perempuan dalam menghadapi tantangan hidup.

Seni memberikan suara bagi mereka yang merasa terpinggirkan, serta membuka ruang bagi perasaan yang mungkin selama ini disimpan rapat-rapat.

Salah satu karya yang memukau adalah pembacaan puisi yang menceritakan tentang perjalanan hidup perempuan yang berjuang melawan diskriminasi dan stigma.

Pertunjukan ini mengingatkan kita bahwa seni adalah cara yang sangat efektif untuk menyuarakan perasaan dan aspirasi perempuan.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Posyandu, Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

Menciptakan Dunia yang Lebih Setara dan Inklusif
Kegiatan yang diadakan oleh KOHATI Cabang Ciputat ini menunjukkan bahwa perayaan IWD bukan hanya sekadar acara simbolik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat suara perempuan dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender.

Tidak hanya dirayakan di tingkat individu, namun juga berupaya menciptakan perubahan dalam skala yang lebih luas.

“Kami berharap, melalui acara ini, perempuan semakin terdorong untuk terus berkarya, berbicara, dan memperjuangkan hak-haknya,” ungkap Jihan.

“Perayaan IWD 2025 ini adalah simbol dari semangat inklusivitas dan kesetaraan. Kami ingin memastikan bahwa suara perempuan tidak hanya terdengar, tetapi juga dihargai dan diterima dalam segala aspek kehidupan,” tambahnya.

Melalui perayaan ini, KOHATI Cabang Ciputat berharap untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan setara, di mana setiap perempuan, tanpa terkecuali, dapat mengeksplorasi potensi mereka, berjuang untuk hak-hak mereka, dan mendapatkan kesempatan yang setara dengan laki-laki.

Perayaan IWD ini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak boleh berhenti, dan solidaritas antar perempuan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan demikian, perayaan IWD 2025 yang diadakan oleh Kohati Cabang Ciputat ini bukan hanya sebuah pesta perayaan, tetapi juga sebuah gerakan kolektif yang mendorong perubahan dan menginspirasi perempuan untuk terus maju, tanpa takut melawan ketidakadilan yang ada. Sebuah langkah kecil yang akan membuahkan hasil besar dalam perjalanan panjang kesetaraan gender.

TAGGED:HMI ciputatInternasional Women's Day'sKohatiKohati Cabang Ciputat
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20251218-WA0006

Terpopuler

Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Kepala Kejari Tangsel, Apreza Darul Putra (kanan) setelah rapat ekspose permohonan pendapat hukum (legal opinion) terkait proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Gandeng Kejari Bahas Proyek PSEL

Seorang Warga Bukit Nusa Indah Sedang Membuat Komposter dari Tong Bekas / Foto : Juno

Di Tengah Krisis Sampah Tangsel, Warga Perumahan Bukit Nusa Indah Ciputat Bergerak, Buat Komposter dari Tong Air

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan jika informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman pihaknya | Dok. Istimewa

Polisi Selidiki Kematian Pria di Sungai TPA Jatiwaringin, Diduga Hindari Kerusuhan

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik.com
Nasional

Pemerintah Bebaskan Pajak Pekerja Bergaji Maksimal Rp10 Juta, Cek Syaratnya!

Tumpukan Sampah di Pasar Ciputat Tidak Diangkut, Ditengah Besarnya Anggaran Bidang Kebersihan DLH Tangsel/ Foto : Juno
Metropolitan

Anggaran Kebersihan DLH Tangsel Capai Rp22,3 Miliar, Pengamat : Harus Dibuka ke Publik

Kota Tangsel

Polres Tangsel Tetapkan Ayah Kandung sebagai Tersangka Kekerasan terhadap Bayi hingga Meninggal

Kota Tangsel

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Ledakan Gedung Nucleus di Pondok Aren

Warga Cluster Alegria Park, Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menunjukkan volume air PAM yang sangat kecil dan tidak normal | Foto: Tangkapan/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Warga BSD Ngeluh, Dua Bulan Air Pam Kecil Meski Lancar Bayar IPL

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo kompak turun per 1 Januari 2026 | Foto: Ilustrasi/Tangerangupdate.com
Nasional

Kompak Turun! Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 1 Januari 2026

Kantah Tangsel Seto (Memegang Mic) bersama kepala Kejari Tangsel dan Wakil Walikota Tangsel/ Foto : TU
Kota Tangsel

Sambut 2026, Kantor Pertanahan Tangsel Perkuat Layanan dan Targetkan Zero Tunggakan

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa nilai kompensasi ditetapkan sebesar Rp250 ribu per Kepala Keluarga (KK) setiap bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Warga Cipeucang Bakal Terima Kompensasi Rp250 Ribu Perbulan

Jangan Lewatkan

Seorang Warga Bukit Nusa Indah Sedang Membuat Komposter dari Tong Bekas / Foto : Juno

Di Tengah Krisis Sampah Tangsel, Warga Perumahan Bukit Nusa Indah Ciputat Bergerak, Buat Komposter dari Tong Air

Senin, 5 Januari 2026
Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Senin, 5 Januari 2026
Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari proses pencarian pasca dilaporkan tenggelam di sungai kawasan TPA Jatiwaringin, Sukadiri | Dok. Istimewa

Hindari Kerusuhan, Warga Sukadiri Tenggelam Lalu Tewas di Kali Item Jatiwaringin

Jumat, 2 Januari 2026
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo kompak turun per 1 Januari 2026 | Foto: Ilustrasi/Tangerangupdate.com

Kompak Turun! Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 1 Januari 2026

Kamis, 1 Januari 2026
Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan penjaga konter handphone yang ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Jambe, Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Pembunuh Pemuda di Jambe Ternyata Dikenal Warga Sebagai Ustadz

Sabtu, 3 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Kepala Kejari Tangsel, Apreza Darul Putra (kanan) setelah rapat ekspose permohonan pendapat hukum (legal opinion) terkait proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Gandeng Kejari Bahas Proyek PSEL

Senin, 5 Januari 2026
Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Rabu, 7 Januari 2026
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Selasa, 6 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp