Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 29 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
BantenKota TangselNasional

KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas

Kentang Guevara
Kentang Guevara
Minggu, 9 Maret 2025 | 15:03 WIB
KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas (Dok.Istimewa)
KOHATI Cabang Ciputat Gelar Perayaan International Women’s Day dengan Semangat Inklusivitas (Dok.Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Ciputat menggelar rangkaian acara memperingati International Women’s Day (IWD), di Taman Kampus UIN Jakarta, Sabtu, 8 Maret 2025,

Perayaan yang dihadiri oleh seluruh kader KOHATI Se-Cabang Ciputat ini mengusung tema “Resiliensi dari Luka Menuju Kekuatan: Refleksi atas Perjalanan dan Perjuangan”.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tema ini diambil untuk menggambarkan perjuangan panjang perempuan yang tidak hanya berhadapan dengan tantangan kehidupan, tetapi juga berusaha bangkit dari segala bentuk penindasan dan ketidakadilan.

Dengan semangat inklusivitas, kegiatan ini bertujuan untuk merayakan pencapaian perempuan di berbagai sektor dan memberikan ruang bagi mereka untuk merenung, berbagi pengalaman, serta berkreasi.

IWD kali ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas antar perempuan, memperdalam pemahaman akan peran perempuan dalam masyarakat, serta mengeksplorasi bentuk ekspresi seni sebagai alat untuk menyuarakan perjuangan.

*Cerita Puan: Menyuarakan Perjalanan Perempuan dalam Menghadapi Tantangan*

Sesi pertama yang digelar dalam acara ini adalah Cerita Puan. Sebuah sesi yang memberikan kesempatan bagi perempuan-perempuan inspiratif untuk berbagi pengalaman hidup mereka dalam menghadapi tantangan, terutama di tengah masih kuatnya stereotip gender yang ada dalam berbagai aspek kehidupan.

Sesi ini mengundang seluruh anggota KOHATI se-Cabang Ciputat untuk berbagi cerita mengenai bagaimana mereka melawan bias dan diskriminasi.

Selain itu, sesi ini juga bertujuan untuk menyadarkan perempuan-perempuan yang mungkin belum meyakini bahwa apa yang sudah dilaluinya merupakan hal yang hebat, untuk mengapresiasi diri, dan saling menguatkan.

“Lingkunganku masih memandang layak atau tidak layaknya seorang perempuan berdasarkan bentuk fisik, cantik atau jelek. Aku sempet kehilangan salah satu kesempatan karena menurut lingkunganku (fisik) aku hitam, hidungku pesek, tidak secantik perempuan yang lain. Sampe aku bertanya-tanya apakah kesempatan, keadilan, kasih sayang hanya untuk perempuan yang cantik saja” ujar salah satu peserta bernama Maya menceritakan pengalamannya sembari menangis.

BACA JUGA:  Kucuran Utang Rp160 T untuk Danantara Dinilai Berisiko: Analis Soroti Deviden BUMN yang "Tak Riil"

Salah satu pembicara yang menginspirasi, berbicara tentang pengalamannya dalam dunia kerja yang masih dipenuhi dengan tantangan bias gender.

Iajuga menekankan pentingnya bagi perempuan untuk percaya pada nilai suara dan perjuangan mereka. Cerita Puan berhasil memberikan gambaran nyata mengenai perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan, serta pentingnya keberanian untuk berbicara dan terus berjuang meski tantangan yang dihadapi tidak ringan.

*Refleksi: Merenungkan Peran dan Perjuangan Perempuan dalam Masyarakat*

Sesi kedua, Refleksi KOHATI, menjadi momen penting bagi peserta untuk merenung dan mendalami peran perempuan dalam masyarakat serta tantangan yang masih dihadapi.

Dalam sesi ini, diskusi-diskusi mendalam mengalir, dipandu oleh Siti Miftahul Jannah, yang menyoroti pentingnya solidaritas antar perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan hak-hak dasar.

Peserta didorong untuk tidak hanya melihat apa yang telah dicapai, tetapi juga mengidentifikasi tantangan-tantangan yang masih harus dihadapi ke depan.

Refleksi ini bukan hanya tentang apa yang telah kita capai, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa terus bergerak maju bersama.

“Setelah kita mengapresiasi diri dan melihat ternyata masih banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh kita dan orang-orang terdekat, maka sesi refleksi Kohati ini bertujuan untuk menganalisa apakah Kohati sebagai organisasi perempuan sudah benar-benar berdampak setidaknya berdampak untuk membantu perempuan memperjuangkan hak-haknya,” ujar Jihan Lutfiyah sebagai Ketua Umum Kohati Cabang Ciputat.

BACA JUGA:  Protes PPDB, Ratusan Wali Murid Geruduk SMAN 3 Tangsel

Sesi refleksi ini dibagi ke dalam tiga topik. Pertama, Kohati dalam merespon kasus kekerasan seksual. Kedua, peran Kohati dalam isu sosial. Ketiga, peran Kohati untuk masa depan perempuan.

Diskusi ini bukan hanya sekadar teori, melainkan juga sebuah ajakan untuk beraksi, mengingat bahwa perjalanan perempuan masih panjang dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan.

*Heart to Art: Mengekspresikan Perasaan Melalui Seni*

Sebagai penutup, perayaan IWD ini dimeriahkan dengan sesi Heart to Art, yang mempersembahkan berbagai pertunjukan seni dari komunitas perempuan.

Di sini, seni menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sesi ini menampilkan pembacaan puisi, monolog, orasi, dan membuat prakarya menggunakan balon tiup.

Kader Kohati juga menuliskan harapan, semangat, dan motivasi lainnya untuk sesama perempuan. Melalui karya seni yang ditampilkan, peserta dapat merasakan betapa kuatnya ekspresi perempuan dalam menghadapi tantangan hidup.

Seni memberikan suara bagi mereka yang merasa terpinggirkan, serta membuka ruang bagi perasaan yang mungkin selama ini disimpan rapat-rapat.

Salah satu karya yang memukau adalah pembacaan puisi yang menceritakan tentang perjalanan hidup perempuan yang berjuang melawan diskriminasi dan stigma.

Pertunjukan ini mengingatkan kita bahwa seni adalah cara yang sangat efektif untuk menyuarakan perasaan dan aspirasi perempuan.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Posyandu, Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

Menciptakan Dunia yang Lebih Setara dan Inklusif
Kegiatan yang diadakan oleh KOHATI Cabang Ciputat ini menunjukkan bahwa perayaan IWD bukan hanya sekadar acara simbolik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat suara perempuan dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender.

Tidak hanya dirayakan di tingkat individu, namun juga berupaya menciptakan perubahan dalam skala yang lebih luas.

“Kami berharap, melalui acara ini, perempuan semakin terdorong untuk terus berkarya, berbicara, dan memperjuangkan hak-haknya,” ungkap Jihan.

“Perayaan IWD 2025 ini adalah simbol dari semangat inklusivitas dan kesetaraan. Kami ingin memastikan bahwa suara perempuan tidak hanya terdengar, tetapi juga dihargai dan diterima dalam segala aspek kehidupan,” tambahnya.

Melalui perayaan ini, KOHATI Cabang Ciputat berharap untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan setara, di mana setiap perempuan, tanpa terkecuali, dapat mengeksplorasi potensi mereka, berjuang untuk hak-hak mereka, dan mendapatkan kesempatan yang setara dengan laki-laki.

Perayaan IWD ini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan tidak boleh berhenti, dan solidaritas antar perempuan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan demikian, perayaan IWD 2025 yang diadakan oleh Kohati Cabang Ciputat ini bukan hanya sebuah pesta perayaan, tetapi juga sebuah gerakan kolektif yang mendorong perubahan dan menginspirasi perempuan untuk terus maju, tanpa takut melawan ketidakadilan yang ada. Sebuah langkah kecil yang akan membuahkan hasil besar dalam perjalanan panjang kesetaraan gender.

TAGGED:HMI ciputatInternasional Women's Day'sKohatiKohati Cabang Ciputat
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Modus Guru Ngaji Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri: Ritual Mengusir Jin

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Istimewa

Guru Ngaji Diduga Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri Ditangkap Polisi

Foto: Program Outbreak Response Immunization (ORI) menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel | Dok. Istimewa

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Tangsel Genjot Imunisasi dan Perkuat Penanganan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Ngaji di Sukadiri Tangerang Diduga Rudapaksa Tiga Santri, Pelaku Sempat Kabur

Foto: Mubes ke-IV Forum Komunikasi Pelanggan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) | Dok. Istimewa

Forum Komunikasi Pelanggan TKR Pilih Sutikno, Siap Dorong Perbaikan Distribusi Air

Berita Terkait

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange soal Dugaan Hilangnya Aliran Kali Ciputat

Foto: Sidak Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan dilakukan di Perumahan Serpong Lagoon, Bintaro XChange, Taman Tekno Widya, Tekno X BSD | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sidak RTRW Tangsel, DPRD Temukan Dugaan Perubahan Aliran Sungai di Bintaro

Suasana Sidang kasus narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram pada Senin, 20 April 2026 di PN Tangerang / Foto : Dok.TU
Kota Tangsel

Sidang Kasus Sabu 30 Kg di PN Tangerang, Terdakwa Klaim Barang Bukti 50 Kg

Foto: perwakilan Sinarmas Land saat meninggalkan gedung Kejaksaan Negeri Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Buntut Kebakaran Gudang Pestisida, Kejari Tangsel Mulai Periksa Sinarmas Land

Foto: proses olah TKP penemuan mayat pemuda di Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Diduga Masalah Asmara, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ciputat

Titik Lokasi yang Dikeluhkan Warga Karena Adanya Penyempitan Jalan / Dok. TU
Kota Tangsel

Warga Keluhkan Penyempitan Jalan Rawabuntu Tangsel di Depan SPBU AKR

Jangan Lewatkan

Modus Guru Ngaji Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri: Ritual Mengusir Jin

Selasa, 28 April 2026
Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange soal Dugaan Hilangnya Aliran Kali Ciputat

Kamis, 23 April 2026
Foto: Program Outbreak Response Immunization (ORI) menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel | Dok. Istimewa

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Tangsel Genjot Imunisasi dan Perkuat Penanganan

Kamis, 23 April 2026
Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

Pengembang Bintaro XChange Bantah Alih Fungsi Kali Ciputat

Kamis, 23 April 2026
Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Jumat, 24 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Guru Ngaji di Sukadiri Tangerang Diduga Rudapaksa Tiga Santri, Pelaku Sempat Kabur

Minggu, 26 April 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Istimewa

Guru Ngaji Diduga Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri Ditangkap Polisi

Selasa, 28 April 2026
Foto: Barang bukti hasil penangkapan empat komplotan maling bersenjata api di wilayah Tangerang | Dok. Istimewa

Empat Komplotan Maling Bersenjata Api di Cikupa Dibekuk, Pelaku Ternyata Masih Remaja

Kamis, 23 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp