Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 3 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab TangerangKota Tangsel

Jemput RHA Langsung Ke Jepara, Keluarga Ungkap Kekecewaan Soal Peran Polsek Ciputat Timur

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:20 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (28/08/2021) | Tangerang Selatan — Keluarga RHA (13) bocah yang diduga dibawa oleh anak punk di Ciputat dua pekan lalu, merasa kecewa dengan penanganan pihak kepolisian dalam proses pencarian anggota keluarganya.

Kakak korban, Mayang mengaku, sebelum adiknya ditemukan, keluarganya lah yang selalu memberikan info kepada pihak kepolisian terkait perkembangan pencarian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun kata Mayang, setelah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada adiknya, pihak Polsek Ciputat mengklaim ikut andil dalam proses pencarian, tetapi dengan tidak memberikan informasi kepada keluarga.

Mayang melanjutkan, dirinya tidak mengetahui langkah apa saja yang dilakukan oleh Polsek Ciputat dalam proses pencarian adiknya.

“Kami pihak keluarga juga selalu info ke Polsek tiap dapat kabar apapun itu. Saya gatau langkah mereka apa untuk kasus kemarin,” ucapnya kepada Tangerangupdate.com (Kamis, 26/08/2021).

“Jadi saya kurang tau langkahnya apa, karena yang banyak info ke pihak kepolisian itu keluaga,” lanjutnya.

Mayang menegaskan, dirinya dan ibunya lah yang berhasil menemukan adiknya untuk pertama kali.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Dirinya mengaku sempat kesal dan kecewa dengan sikap kepolisian, namun katanya, yang terpenting baginya adalah kembalinya RHA ke pangkuan keluarga.

“Intinya yang temukan adik saya sampai pulang ke rumah atas usaha saya & ibu saya cari kesana sini,” tutupnya.

Sementara itu, pihak Polsek Ciputat Timur masih belum menjawab pertanyaan yang dilontarkan redaksi tangerangupdate.com sejak 2 hari yang lalu.

Sebelumnya diberitakan, Setelah menghilang selama hampir dua pekan RHA (13), bocah asal Jombang Kecamatan Ciputat, telah berkumpul bersama keluarga, setelah dijemput di Jepara.

Kakak korban, Mayang menceritakan bagaimana kronologi adiknya tersebut akhirnya dapat di jemput di terminal Jepara, dengan kondisi penampilan yang sudah seperti anak punk yang sering ada di jalan.

Awalnya Mayang mencoba mencari kontak Acong, melalui Facebook untuk menanyakan keberadaan adiknya, namun tidak ada balasan, baru Senin (23/08) Acong membalas chat dan akan mengantar RHA.

“Hari senin sore, Acong akhirnya balas chat saya di facebook. Dia katanya mau anter adik saya naik bis, tapi gamau kasih tau dia berangkat dari mana. Saya cuma disuruh nunggu hari selasa di jam 6/7 pagi di terminal Lebak Bulus atau Ciputat,” ucapnya melalu pesan singkat kepada Tangerangupdate.com, Kamis (26/08)

BACA JUGA:  Kolaborasi PWI dan Dinkes Tangsel Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi TBC-DBD

Menurut pengakuan Mayang, Acong sempat mengancam agar tidak memviralkan dan membawa polisi saat penjemputan, namun setelah ditunggu sampai pukul 09:00 tidak ada kabar dari Acong.

Tidak patah arang, Mayang pada Selasa malam (24/08) kembali menghubungi Acong untuk menanyakan kembali keberadaan adiknya tersebut, tidak berselang lama Acong meminta uang untuk ongkos adiknya pulang, serta mengaku bahwa dirinya dan RHA berada di Terminal Mangkang, Semarang.

“Ditelpon dia minta ditransfer uang untuk ongkos, ngakunya ga punya ongkos jadi ga bisa pulang. Ditelpon itu dia baru ngaku kalau dia ada di terminal Mangkang, Semarang. Otomatis saya ga ikuti mau dia untuk dikirim uang, karena saya takut dia cuma mau memeras saya,” ujar Mayang.

Karena semakin tidak jelas, akhirnya Mayang, Rabu (25/08) memberanikan diri untuk menjemput adiknya di Semarang, baru sampai di Bekasi dirinya diberi kabar oleh Acong bahwa adiknya berada di Jepara, Mayang langsung ke Jepara.

“Sampai di terminal Jepara jam 6 sore, Acong antar adik saya dengan keadaan mabuk. Teler parah, ngomongnya ngelantur ga jelas, dari pengakuan adik saya, acong selalu ajak dia ngamen & ngamen. Uang hasil ngamen dipakai untuk mabuk, adik saya cuma dikasih makan aja. Setiap adik saya mnta pulang, dia selalu marah dan adik saya ketakutan,” katanya.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

“Adik saya diikuti kemanapun dia pergi, jadi adik saya ga bisa minta tolong ke orang lain. Adik saya juga bilang, dia sempet diancam berkali-kali kalau ngomong macam-macam soal Acong selama Acong bawa adik saya. Rambut adik saya juga udah dipangkas persis anak punk, tapi sudah kami botakin begitu sampai di rumah,” imbuh Mayang.

TAGGED:anak hilanganak punkciputatjombangpolsek ciputat timur
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Berita Terkait

Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Foto: aksi para penghuni menuntut perbaikan layanan dan keamanan di depan kantor manajemen Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Warga Vila Rizki Insaani Gelar Aksi Protes, Keluhkan Keamanan dan Konflik Antarwarga

Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU
Kota Tangsel

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Foto: istimewa
Kab Tangerang

12 Kelompok Pemuda di Kabupaten Tangerang Terima Hibah YCAF 2026

Foto: giat penindakan dalam Operasi Patuh Maung 2026 oleh Satlantas Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Tindak Pengendara Tanpa Helm SNI

Jangan Lewatkan

Foto: bengkel tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penganiayaan rekan kerja di Cikupa | Dok. Istimewa

Sering Dipanggil ‘Si Cepu’ Pria di Cikupa Siram Rekan Kerja Pakai Air Keras

Sabtu, 31 Oktober 2026
Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Rabu, 28 Oktober 2026
Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Senin, 2 November 2026
Foto: Perumahan Vila Rizki Insani | Dok. Tangerangupdate.com

Akses Jalan Kompleks Jadi Jalur Umum akibat Longsor, Warga Villa Rizki Insani Keluhkan Keamanan Klaster

Rabu, 28 Oktober 2026
Foto: Ketua paguyuban warga, Zulfani Ahmad, di depan Direktur Utama dari PT pengembang Perumahan Vila Rizki Insaani, Keisar Rachmat Magfirat | Dok. Tangerangupdate.com

Keluhan Tak Kunjung Didengar, Warga Ancam Somasi Pengembang Vila Rizki Insaani

Sabtu, 31 Oktober 2026
Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 3 November 2026
Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Senin, 2 November 2026
Foto: lokasi tanah longsor diduga akibat proyek tandon Perumahan Vila Rizki Insaani | Dok. Tangerangupdate.com

Proyek Tandon Vila Rizki Insaani Diduga Sebabkan Tanah Longsor di Pagedangan

Selasa, 3 November 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp