Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 6 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab TangerangKota Tangsel

Jemput RHA Langsung Ke Jepara, Keluarga Ungkap Kekecewaan Soal Peran Polsek Ciputat Timur

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:20 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (28/08/2021) | Tangerang Selatan — Keluarga RHA (13) bocah yang diduga dibawa oleh anak punk di Ciputat dua pekan lalu, merasa kecewa dengan penanganan pihak kepolisian dalam proses pencarian anggota keluarganya.

Kakak korban, Mayang mengaku, sebelum adiknya ditemukan, keluarganya lah yang selalu memberikan info kepada pihak kepolisian terkait perkembangan pencarian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun kata Mayang, setelah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada adiknya, pihak Polsek Ciputat mengklaim ikut andil dalam proses pencarian, tetapi dengan tidak memberikan informasi kepada keluarga.

Mayang melanjutkan, dirinya tidak mengetahui langkah apa saja yang dilakukan oleh Polsek Ciputat dalam proses pencarian adiknya.

“Kami pihak keluarga juga selalu info ke Polsek tiap dapat kabar apapun itu. Saya gatau langkah mereka apa untuk kasus kemarin,” ucapnya kepada Tangerangupdate.com (Kamis, 26/08/2021).

“Jadi saya kurang tau langkahnya apa, karena yang banyak info ke pihak kepolisian itu keluaga,” lanjutnya.

Mayang menegaskan, dirinya dan ibunya lah yang berhasil menemukan adiknya untuk pertama kali.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Dirinya mengaku sempat kesal dan kecewa dengan sikap kepolisian, namun katanya, yang terpenting baginya adalah kembalinya RHA ke pangkuan keluarga.

“Intinya yang temukan adik saya sampai pulang ke rumah atas usaha saya & ibu saya cari kesana sini,” tutupnya.

Sementara itu, pihak Polsek Ciputat Timur masih belum menjawab pertanyaan yang dilontarkan redaksi tangerangupdate.com sejak 2 hari yang lalu.

Sebelumnya diberitakan, Setelah menghilang selama hampir dua pekan RHA (13), bocah asal Jombang Kecamatan Ciputat, telah berkumpul bersama keluarga, setelah dijemput di Jepara.

Kakak korban, Mayang menceritakan bagaimana kronologi adiknya tersebut akhirnya dapat di jemput di terminal Jepara, dengan kondisi penampilan yang sudah seperti anak punk yang sering ada di jalan.

Awalnya Mayang mencoba mencari kontak Acong, melalui Facebook untuk menanyakan keberadaan adiknya, namun tidak ada balasan, baru Senin (23/08) Acong membalas chat dan akan mengantar RHA.

“Hari senin sore, Acong akhirnya balas chat saya di facebook. Dia katanya mau anter adik saya naik bis, tapi gamau kasih tau dia berangkat dari mana. Saya cuma disuruh nunggu hari selasa di jam 6/7 pagi di terminal Lebak Bulus atau Ciputat,” ucapnya melalu pesan singkat kepada Tangerangupdate.com, Kamis (26/08)

BACA JUGA:  Kolaborasi PWI dan Dinkes Tangsel Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi TBC-DBD

Menurut pengakuan Mayang, Acong sempat mengancam agar tidak memviralkan dan membawa polisi saat penjemputan, namun setelah ditunggu sampai pukul 09:00 tidak ada kabar dari Acong.

Tidak patah arang, Mayang pada Selasa malam (24/08) kembali menghubungi Acong untuk menanyakan kembali keberadaan adiknya tersebut, tidak berselang lama Acong meminta uang untuk ongkos adiknya pulang, serta mengaku bahwa dirinya dan RHA berada di Terminal Mangkang, Semarang.

“Ditelpon dia minta ditransfer uang untuk ongkos, ngakunya ga punya ongkos jadi ga bisa pulang. Ditelpon itu dia baru ngaku kalau dia ada di terminal Mangkang, Semarang. Otomatis saya ga ikuti mau dia untuk dikirim uang, karena saya takut dia cuma mau memeras saya,” ujar Mayang.

Karena semakin tidak jelas, akhirnya Mayang, Rabu (25/08) memberanikan diri untuk menjemput adiknya di Semarang, baru sampai di Bekasi dirinya diberi kabar oleh Acong bahwa adiknya berada di Jepara, Mayang langsung ke Jepara.

“Sampai di terminal Jepara jam 6 sore, Acong antar adik saya dengan keadaan mabuk. Teler parah, ngomongnya ngelantur ga jelas, dari pengakuan adik saya, acong selalu ajak dia ngamen & ngamen. Uang hasil ngamen dipakai untuk mabuk, adik saya cuma dikasih makan aja. Setiap adik saya mnta pulang, dia selalu marah dan adik saya ketakutan,” katanya.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

“Adik saya diikuti kemanapun dia pergi, jadi adik saya ga bisa minta tolong ke orang lain. Adik saya juga bilang, dia sempet diancam berkali-kali kalau ngomong macam-macam soal Acong selama Acong bawa adik saya. Rambut adik saya juga udah dipangkas persis anak punk, tapi sudah kami botakin begitu sampai di rumah,” imbuh Mayang.

TAGGED:anak hilanganak punkciputatjombangpolsek ciputat timur
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: AR (21) satu dari empat terduga pelaku begal pemuda di Tanah Gocap, Kota Tangerang, saat ditangkap polisi di kawasan Karawaci | Dok. Istimewa

Viral di Medsos, Satu dari Empat Pelaku Begal di Tanah Gocap Ditangkap

Foto: Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Soma Atmaja Bungkam soal Laporan IKA SAKTI dan Desakan Segera Diperiksa Kasus Dugaan Monopoli Mamin Rp15,26 Miliar

Foto: lokasi penemuan jasad pria di Ciputat | Dok. Istimewa

Jasad Pria Mengambang di Ciputat, Polisi Gelar Olah TKP

Foto: proses evakuasi korban tenggelam di danau bekas galian pasir Pagedangan | Dok. Istimewa

Dua Hari Dicari, Bocah 9 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Bekas Galian Pasir Pagedangan

Tangkapan Layar Gapura Polda Banten / Dok. TU

Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Enam Polda di Pulau Jawa Berganti Pimpinan, Kapolda Banten Ikut Dirotasi

Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya

Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya

Berita Terkait

Pakar Hukum Administrasi Negara Universitas Pamulang (Unpam), Dr. Edi Sofwan saat di wawancarai di Gedung PTUN Serang / Foto : Juno
Kota Tangsel

Saksi Ahli Sebut Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Tabrak Prosedur

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Mukroni/ Dok. Dispora
Kota Tangsel

Kadispora Tangsel Mukroni Mundur Jelang Porprov Banten 2026, Benyamin Tunjuk Plt

Foto: sejumlah pengendara terlihat menerobos traffic light di persimpangan Jalan Raya Cisauk | Dok. Titis Kurniati
Kab Tangerang

Warga Keluhkan Pengendara Kerap Terobos Lampu Merah di Jalan Raya Cisauk

Dokumentasi PWI Kabupaten Tangerang
Kab Tangerang

Pengurus PWI Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026-2029 Resmi Dilantik

Foto: istimewa
Kab Tangerang

27 Bidang Tanah Terdampak Proyek KSCS Terima Pembayaran Ganti Kerugian

Foto: kuasa hukum konsumen Citra Garden Serpong, Monica Agneshepine | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Kuasa Hukum Konsumen Bantah Developer soal Perubahan Site Plan Citra Garden Serpong

Ahli Pertama Pengendali Dampak Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rifky Ilhami/ Foto : Juno
Kota Tangsel

KLH Siap Turun Tangan jika Pemda Tak Sanggup Tangani Dugaan Pelanggaran TPST Abu & Co

Foto: gerbang selamat datang Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

IKA SAKTI Laporkan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Kabupaten Tangerang Rp15,26 Miliar ke Kejaksaan, Minta Sekda Diperiksa

Jangan Lewatkan

Foto: istimewa

27 Bidang Tanah Terdampak Proyek KSCS Terima Pembayaran Ganti Kerugian

Kamis, 1 Oktober 2026
Foto: proses evakuasi korban tenggelam di danau bekas galian pasir Pagedangan | Dok. Istimewa

Dua Hari Dicari, Bocah 9 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Bekas Galian Pasir Pagedangan

Sabtu, 3 Oktober 2026
Foto: Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Soma Atmaja Bungkam soal Laporan IKA SAKTI dan Desakan Segera Diperiksa Kasus Dugaan Monopoli Mamin Rp15,26 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Mukroni/ Dok. Dispora

Kadispora Tangsel Mukroni Mundur Jelang Porprov Banten 2026, Benyamin Tunjuk Plt

Kamis, 1 Oktober 2026
DPR RI menyetujui pemberhentian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan mengetok pengesahan Komjen Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru guna langsung dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana. | Dok. DPR RI

DPR Jamin Suksesi Kapolri Baru Sesuai Tatib

Kamis, 1 Oktober 2026

Angka di Kertas, Anggota di Parlemen: Ilusi Kesetaraan Gender dalam Hukum Pemilu

Jumat, 2 Oktober 2026
Foto: AR (21) satu dari empat terduga pelaku begal pemuda di Tanah Gocap, Kota Tangerang, saat ditangkap polisi di kawasan Karawaci | Dok. Istimewa

Viral di Medsos, Satu dari Empat Pelaku Begal di Tanah Gocap Ditangkap

Senin, 5 Oktober 2026
Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya

Urai Kemacetan Jalan Rawa Buntu Bakal Dilengkapi Median dan Dua U-Turn, Ini Lokasinya

Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp