Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 22 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab TangerangKota Tangsel

Jemput RHA Langsung Ke Jepara, Keluarga Ungkap Kekecewaan Soal Peran Polsek Ciputat Timur

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 07:20 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (28/08/2021) | Tangerang Selatan — Keluarga RHA (13) bocah yang diduga dibawa oleh anak punk di Ciputat dua pekan lalu, merasa kecewa dengan penanganan pihak kepolisian dalam proses pencarian anggota keluarganya.

Kakak korban, Mayang mengaku, sebelum adiknya ditemukan, keluarganya lah yang selalu memberikan info kepada pihak kepolisian terkait perkembangan pencarian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun kata Mayang, setelah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada adiknya, pihak Polsek Ciputat mengklaim ikut andil dalam proses pencarian, tetapi dengan tidak memberikan informasi kepada keluarga.

Mayang melanjutkan, dirinya tidak mengetahui langkah apa saja yang dilakukan oleh Polsek Ciputat dalam proses pencarian adiknya.

“Kami pihak keluarga juga selalu info ke Polsek tiap dapat kabar apapun itu. Saya gatau langkah mereka apa untuk kasus kemarin,” ucapnya kepada Tangerangupdate.com (Kamis, 26/08/2021).

“Jadi saya kurang tau langkahnya apa, karena yang banyak info ke pihak kepolisian itu keluaga,” lanjutnya.

Mayang menegaskan, dirinya dan ibunya lah yang berhasil menemukan adiknya untuk pertama kali.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Dirinya mengaku sempat kesal dan kecewa dengan sikap kepolisian, namun katanya, yang terpenting baginya adalah kembalinya RHA ke pangkuan keluarga.

“Intinya yang temukan adik saya sampai pulang ke rumah atas usaha saya & ibu saya cari kesana sini,” tutupnya.

Sementara itu, pihak Polsek Ciputat Timur masih belum menjawab pertanyaan yang dilontarkan redaksi tangerangupdate.com sejak 2 hari yang lalu.

Sebelumnya diberitakan, Setelah menghilang selama hampir dua pekan RHA (13), bocah asal Jombang Kecamatan Ciputat, telah berkumpul bersama keluarga, setelah dijemput di Jepara.

Kakak korban, Mayang menceritakan bagaimana kronologi adiknya tersebut akhirnya dapat di jemput di terminal Jepara, dengan kondisi penampilan yang sudah seperti anak punk yang sering ada di jalan.

Awalnya Mayang mencoba mencari kontak Acong, melalui Facebook untuk menanyakan keberadaan adiknya, namun tidak ada balasan, baru Senin (23/08) Acong membalas chat dan akan mengantar RHA.

“Hari senin sore, Acong akhirnya balas chat saya di facebook. Dia katanya mau anter adik saya naik bis, tapi gamau kasih tau dia berangkat dari mana. Saya cuma disuruh nunggu hari selasa di jam 6/7 pagi di terminal Lebak Bulus atau Ciputat,” ucapnya melalu pesan singkat kepada Tangerangupdate.com, Kamis (26/08)

BACA JUGA:  Kolaborasi PWI dan Dinkes Tangsel Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi TBC-DBD

Menurut pengakuan Mayang, Acong sempat mengancam agar tidak memviralkan dan membawa polisi saat penjemputan, namun setelah ditunggu sampai pukul 09:00 tidak ada kabar dari Acong.

Tidak patah arang, Mayang pada Selasa malam (24/08) kembali menghubungi Acong untuk menanyakan kembali keberadaan adiknya tersebut, tidak berselang lama Acong meminta uang untuk ongkos adiknya pulang, serta mengaku bahwa dirinya dan RHA berada di Terminal Mangkang, Semarang.

“Ditelpon dia minta ditransfer uang untuk ongkos, ngakunya ga punya ongkos jadi ga bisa pulang. Ditelpon itu dia baru ngaku kalau dia ada di terminal Mangkang, Semarang. Otomatis saya ga ikuti mau dia untuk dikirim uang, karena saya takut dia cuma mau memeras saya,” ujar Mayang.

Karena semakin tidak jelas, akhirnya Mayang, Rabu (25/08) memberanikan diri untuk menjemput adiknya di Semarang, baru sampai di Bekasi dirinya diberi kabar oleh Acong bahwa adiknya berada di Jepara, Mayang langsung ke Jepara.

“Sampai di terminal Jepara jam 6 sore, Acong antar adik saya dengan keadaan mabuk. Teler parah, ngomongnya ngelantur ga jelas, dari pengakuan adik saya, acong selalu ajak dia ngamen & ngamen. Uang hasil ngamen dipakai untuk mabuk, adik saya cuma dikasih makan aja. Setiap adik saya mnta pulang, dia selalu marah dan adik saya ketakutan,” katanya.

BACA JUGA:  Ciputat: Pusat Kota yang Terlupakan dalam Bayang-Bayang Kemewahan Swasta

“Adik saya diikuti kemanapun dia pergi, jadi adik saya ga bisa minta tolong ke orang lain. Adik saya juga bilang, dia sempet diancam berkali-kali kalau ngomong macam-macam soal Acong selama Acong bawa adik saya. Rambut adik saya juga udah dipangkas persis anak punk, tapi sudah kami botakin begitu sampai di rumah,” imbuh Mayang.

TAGGED:anak hilanganak punkciputatjombangpolsek ciputat timur
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Berita Terkait

Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Foto: kantor Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

PEKPPP 2026: Kecamatan Curug Peringkat 25 dari 29, Layanan Adminduk Malam Disorot Aktivis

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Jangan Lewatkan

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Senin, 21 September 2026
Foto: istimewa

Ombudsman Banten Nilai Pelayanan Publik di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang

Selasa, 15 September 2026
Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Sabtu, 19 September 2026
Foto: istimewa

6.900 KK Terdampak Kemarau, CSR PIK2 Salurkan 23 Ritase Air Bersih

Rabu, 16 September 2026
Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
Foto: proses pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti 144 Perkara, Termasuk 1 Butir Ekstasi

Rabu, 16 September 2026
Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Rabu, 16 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp