Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 30 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangMetropolitan

Membanggakan, 50 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Dinyatakan Lulus Sebagai Pendakwah

Rhomi
Sabtu, 5 Februari 2022 | 20:29 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (05/02/2022) | Kota Tangerang — Sebanyak 50 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang resmi dinyatakan lulus sebagai dai/pendakwah usai menjalani program Pendididikan Kader Dai (PKD) selama 6 (enam) bulan.

PKD sendiri merupakan kurikulum yang disusun secara sistematis oleh Dompet Dhuafa yang bertujuan untuk melahirkan dai-dai di seluruh penjuru Nusantara yang berasal dari berbagai macam latar belakang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Program ini menjadi pembinaan kepribadian yang diarahkan pada pembinaan mental dan watak agar warga binaan pemasyarakatan menjadi manusia seutuhnya, bertakwa, dan bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Pembinaan ini meliputi kesadaran beragama, yakni dengan cara membimbing warga binaan pemasyarakatan untuk belajar agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Hadirnya PKD adalah hasil kerja sama apik antara Dompet Dhuafa dan Ditjenpas Kemenkumham RI untuk mencetak dai yang muncul dari lapas yang bertakwa, berilmu, dan berakhlaul karimah sehingga menjadi tauladan bagi umat.

Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji menyampaikan, wisuda PKD Angkatan 1 ini akan menjadi portofolio bagaimana Dompet Dhuafa melakukan sinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dakwah Islam yang rahmatan lil alamin. Selanjutnya, PKD akan mulai diselenggarakan di lapas-lapas lainnya.

“Kegiatan ini insha Allah akan terus kami lanjutkan di lapas-lapas yang lain. Yang terdekat ini untuk tahap berikutnya kami akan menggelar di Lapas Gunung Sindur. Harapannya ini akan menjadi sebuah model portofolio bagaimana Dompet Dhuafa dengan kegiatan dakwahnya melakukan sinergi dengan berbagai macam pihak,” ujar Ahmad Shonhaji, Kamis (03/02/2022).

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Ahmad Shonhaji kemudian menjelaskan, materi-materi yang didapatkan oleh para santri warga binaan pemasyarakatan selama 6 bulan menjadi materi yang sangat berharga, baik selama berada dalam lapas maupun saat kembali kepada masyarakat. Mereka nantinya diharapkan mampu menunjukkan dedikasi yang membangun sehingga apa yang didapatkan memberikan manfaat dan mashlahat bagi bangsa dan negara.

Selanjutnya Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Kelas I Tangerang, juga turut menyampaikan bahwa program PKD ini dapat menjadi wasilah dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara inovatif dan mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik. Menurutnya, Lapas memiliki tugas yang sangat mulia yaitu sebagai muara untuk membina warga binaan pemasyarakatan agar mampu menyadari kesalahan dan menyesali perbuatan yang pernah dilakukan yang pada akhirnya tidak akan mengulangi perbuatan bahkan menjadi pelopor dalam kebaikan. Sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka menjadi manusia yang bertanggung jawab baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain.

Asep Sutandar juga menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa yang telah bersedia mendedikasikan sumber dayanya membantu membangun pemasyarakatan melalui program pengaderan dai yang sangat baik.

BACA JUGA:  Mayat Pria Ditemukan di Lahan Kosong Bintaro, Polisi Olah TKP

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada inisiator program ini yaitu Yayasan Dompet Dhuafa atas dukungan moril dan materiil sehingga program ini berhasil terlaksana dengan lancar,” lanjut Asep.

Selain itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Banten, Tejo Harwanto berharap, program ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Bahkan, menurutnya program seperti ini dapat dikembangkan tidak hanya warga binaan saja yang menjadi targetnya, melainkan juga para petugas lapas.

“Saya mengharapkan nanti kita tidak hanya mengadakan program ini untuk warga binaan saja melainkan juga untuk para petugas lapas. Sehingga ketika program selama 6 bulan itu selesai, kegiatan-kegiatannya masih bisa terus dilanjutkan oleh para petugas lapas,” ucap Tejo Harwanto.

Menurut Dodot Adikoeswanto, Direktur Teknologi Informasi dan Kerja sama Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI, sejatinya tujuan pemasyarakatan adalah untuk memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan lapas. Di mana hidup itu diartikan sebagai hubungan antara warga binaan dengan Tuhannya. Sedangkan kehidupan adalah ihwal mengenai hubungan antar sesama masyarakat atau hubungan sosial. Tindak pidana sejatinya terjadi tidak terlepas dari adanya keretakan hubungan hidup antara nara pidana dengan Tuhan.

Dodot yang saat itu hadir mewakili Dirjenpas Kemenkum HAM RI menyampaikan bahwa Pak Reynhard Silitonga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Dompet Dhuafa dan Lapas Kelas I Tangerang yang telah berupaya penuh menyelenggarakan program ini untuk membantu warga binaan lapas kembali memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Buang Sampah ke Pandeglang, Pemkot Tangsel Dapat Sorotan

Kemudian, salah satu peserta atau santri yakni Alviansyah berharap dengan adanya program ini, nantinya para warga binaan Lapas bermanfaat dan dapat kembali diterima di tengah masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Pendidikan Kader Dai di Lapas kelas I Tangerang ini. Besar harapan kami adalah kami menjadi kader-kader dai yang akan berguna bagi masyarakat luas terutama khususnya bagi keluarga kami ketika nanti kami kembali pulang.

Layaknya wisuda pada umumnya, prosesi wisuda PKD dilakukan dengan memanggil satu-persatu peserta menuju panggung untuk disematkan tanda kelulusan. Dalam hal ini simbol yang menjadi tanda kelulusan adalah dengan menyematkan sorban sebagai simbol seorang dai. Selain itu juga masing-masing peserta wisuda mendapatkan sertifikat bukti kelulusan.

Usai penyematan, beberapa peserta wisuda dipanggil kembali ke atas panggung untuk mendapatkan penghargaan lainnya, yaitu penghargaan sebagai pemenang beberapa perlombaan yang diadakan selama masa pendidikan. Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara wisuda kali ini, disisipkan peluncuran buku Khotbah Jumat yang merupakan buku kumpulan teks khotbah Jumat yang ditulis oleh masing-masing peserta.

TAGGED:dompet dhuafakota tangeranglapas kelas I tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Berita Terkait

Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno
Kota Tangerang

Kasus Dugaan Pelecehan Eks Wakepsek SMP di Tangerang, 2 Korban Terbaru Merupakan Ayah dan Anak

TPA Cipeucang Mengunung Tangsel Cari Alternatif Ke Nambo dan Nangkonol Pandeglang yang di Tolak Warga / Foto : Dok TU (Juno)
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Siapkan Alternatif, TPA Nambo Jadi Pilihan Usai Penolakan Warga Pandeglang Terhadap Sampah Tangsel

Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno
Kota Tangerang

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru SMPN 23 Tangerang Bertambah, Dindik Pindahkan Terduga Pelaku ke Kantor

Barang bukti Obat Tipe G Yarindu, yang diedarkan tanpa izin/ Dok. TU (Juno)
Kota Tangsel

Polsek Ciputat Timur Tangkap Tiga Pengedar Obat Keras Tanpa Izin, Ribuan Butir Disita

Ikan di situ cangkring mati diduga akibat limbah pabrik /Dok. Tu
Kota Tangerang

DLH Tangerang Akan Turunkan Tim, Aktivis Sebut Pencemaran di Situ Cangkring Kejahatan Lingkungan

Syarif Hidayat (Seknas Malika) Kematian ikan di situ cangkring sebagai kejahatan ekologi/Dok. TU
Kota Tangsel

Aktivis Lingkungan Sebut Kematian Ikan di Situ Cangkring sebagai Kejahatan Ekologis

Ribuan Ikan di Situ cangkring Diduga Akibat Limbah / Foto : Dok. Juno
Kota Tangerang

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring, Warga Khawatir Sumur Ikut Tercemar

Hujan Mengguyur Wilayah Tangsel pada 19 Agustus 2025 / Foto : Dok. TU (Juno)
Kota Tangsel

Pagi Ini Hujan Ringan Guyur Tangsel, BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

Jangan Lewatkan

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Rabu, 27 Agustus 2025
Gedung Serba Guna (GSG) Paku Jaya yang di Bangun dengan anggaran 10 Milyar /Dok. TU (Juno)

Janji Atasi Banjir, Pemkot Tangsel Habiskan Rp10 Miliar untuk Bangun GOR di Paku Jaya, Ini Tanggapan Masyarakat

Selasa, 26 Agustus 2025
Ilustrasi Cicak, Tata Cara Mengusir Cicak Dirumah

Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami, Mudah dan Aman

Minggu, 24 Agustus 2025
Gedung Pemkot Tangsel | TU

GP Ansor Laporkan Dugaan Penyimpangan Rp8 Miliar pada Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

Minggu, 24 Agustus 2025
R ditangkap usai kepergok mencuri di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Hobi Curi Sepatu, Pemuda di Ciputat Ditangkap Polisi

Senin, 25 Agustus 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI pada Sabtu, 23 Agustus 2025 | Dok. Istimewa

Hendry Ch Bangun Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketua Umum PWI

Sabtu, 23 Agustus 2025
Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Rochman menunjukkan jalan hasil patungan warga Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Lurah Panungganan Bantah Jalan Hasil Patungan Warga Serpong Utara Masuk Wilayah Kota Tangerang

Rabu, 27 Agustus 2025
Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Jumat, 29 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp