Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 5 Juni 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangMetropolitan

Membanggakan, 50 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Dinyatakan Lulus Sebagai Pendakwah

Rhomi
Sabtu, 5 Februari 2022 | 20:29 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (05/02/2022) | Kota Tangerang — Sebanyak 50 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang resmi dinyatakan lulus sebagai dai/pendakwah usai menjalani program Pendididikan Kader Dai (PKD) selama 6 (enam) bulan.

PKD sendiri merupakan kurikulum yang disusun secara sistematis oleh Dompet Dhuafa yang bertujuan untuk melahirkan dai-dai di seluruh penjuru Nusantara yang berasal dari berbagai macam latar belakang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Program ini menjadi pembinaan kepribadian yang diarahkan pada pembinaan mental dan watak agar warga binaan pemasyarakatan menjadi manusia seutuhnya, bertakwa, dan bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Pembinaan ini meliputi kesadaran beragama, yakni dengan cara membimbing warga binaan pemasyarakatan untuk belajar agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Hadirnya PKD adalah hasil kerja sama apik antara Dompet Dhuafa dan Ditjenpas Kemenkumham RI untuk mencetak dai yang muncul dari lapas yang bertakwa, berilmu, dan berakhlaul karimah sehingga menjadi tauladan bagi umat.

Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji menyampaikan, wisuda PKD Angkatan 1 ini akan menjadi portofolio bagaimana Dompet Dhuafa melakukan sinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dakwah Islam yang rahmatan lil alamin. Selanjutnya, PKD akan mulai diselenggarakan di lapas-lapas lainnya.

“Kegiatan ini insha Allah akan terus kami lanjutkan di lapas-lapas yang lain. Yang terdekat ini untuk tahap berikutnya kami akan menggelar di Lapas Gunung Sindur. Harapannya ini akan menjadi sebuah model portofolio bagaimana Dompet Dhuafa dengan kegiatan dakwahnya melakukan sinergi dengan berbagai macam pihak,” ujar Ahmad Shonhaji, Kamis (03/02/2022).

BACA JUGA:  Terkait Pemeriksaan Pungli Seragam di SDN Ciledug Barat, Inspektorat Tangsel Minta Publik Sabar

Ahmad Shonhaji kemudian menjelaskan, materi-materi yang didapatkan oleh para santri warga binaan pemasyarakatan selama 6 bulan menjadi materi yang sangat berharga, baik selama berada dalam lapas maupun saat kembali kepada masyarakat. Mereka nantinya diharapkan mampu menunjukkan dedikasi yang membangun sehingga apa yang didapatkan memberikan manfaat dan mashlahat bagi bangsa dan negara.

Selanjutnya Asep Sutandar selaku Kepala Lapas Kelas I Tangerang, juga turut menyampaikan bahwa program PKD ini dapat menjadi wasilah dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara inovatif dan mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik. Menurutnya, Lapas memiliki tugas yang sangat mulia yaitu sebagai muara untuk membina warga binaan pemasyarakatan agar mampu menyadari kesalahan dan menyesali perbuatan yang pernah dilakukan yang pada akhirnya tidak akan mengulangi perbuatan bahkan menjadi pelopor dalam kebaikan. Sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka menjadi manusia yang bertanggung jawab baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain.

Asep Sutandar juga menyampaikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa yang telah bersedia mendedikasikan sumber dayanya membantu membangun pemasyarakatan melalui program pengaderan dai yang sangat baik.

BACA JUGA:  Mayat Pria Ditemukan di Lahan Kosong Bintaro, Polisi Olah TKP

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada inisiator program ini yaitu Yayasan Dompet Dhuafa atas dukungan moril dan materiil sehingga program ini berhasil terlaksana dengan lancar,” lanjut Asep.

Selain itu, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Banten, Tejo Harwanto berharap, program ini dapat terus berlanjut dan berkembang. Bahkan, menurutnya program seperti ini dapat dikembangkan tidak hanya warga binaan saja yang menjadi targetnya, melainkan juga para petugas lapas.

“Saya mengharapkan nanti kita tidak hanya mengadakan program ini untuk warga binaan saja melainkan juga untuk para petugas lapas. Sehingga ketika program selama 6 bulan itu selesai, kegiatan-kegiatannya masih bisa terus dilanjutkan oleh para petugas lapas,” ucap Tejo Harwanto.

Menurut Dodot Adikoeswanto, Direktur Teknologi Informasi dan Kerja sama Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI, sejatinya tujuan pemasyarakatan adalah untuk memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan lapas. Di mana hidup itu diartikan sebagai hubungan antara warga binaan dengan Tuhannya. Sedangkan kehidupan adalah ihwal mengenai hubungan antar sesama masyarakat atau hubungan sosial. Tindak pidana sejatinya terjadi tidak terlepas dari adanya keretakan hubungan hidup antara nara pidana dengan Tuhan.

Dodot yang saat itu hadir mewakili Dirjenpas Kemenkum HAM RI menyampaikan bahwa Pak Reynhard Silitonga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Dompet Dhuafa dan Lapas Kelas I Tangerang yang telah berupaya penuh menyelenggarakan program ini untuk membantu warga binaan lapas kembali memulihkan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Buang Sampah ke Pandeglang, Pemkot Tangsel Dapat Sorotan

Kemudian, salah satu peserta atau santri yakni Alviansyah berharap dengan adanya program ini, nantinya para warga binaan Lapas bermanfaat dan dapat kembali diterima di tengah masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Pendidikan Kader Dai di Lapas kelas I Tangerang ini. Besar harapan kami adalah kami menjadi kader-kader dai yang akan berguna bagi masyarakat luas terutama khususnya bagi keluarga kami ketika nanti kami kembali pulang.

Layaknya wisuda pada umumnya, prosesi wisuda PKD dilakukan dengan memanggil satu-persatu peserta menuju panggung untuk disematkan tanda kelulusan. Dalam hal ini simbol yang menjadi tanda kelulusan adalah dengan menyematkan sorban sebagai simbol seorang dai. Selain itu juga masing-masing peserta wisuda mendapatkan sertifikat bukti kelulusan.

Usai penyematan, beberapa peserta wisuda dipanggil kembali ke atas panggung untuk mendapatkan penghargaan lainnya, yaitu penghargaan sebagai pemenang beberapa perlombaan yang diadakan selama masa pendidikan. Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara wisuda kali ini, disisipkan peluncuran buku Khotbah Jumat yang merupakan buku kumpulan teks khotbah Jumat yang ditulis oleh masing-masing peserta.

TAGGED:dompet dhuafakota tangeranglapas kelas I tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mahasiswa Soroti Anggaran Pengadaan Mebel Sekolah Rp6,5 Miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Foto: sidang putusan kasus KDRT terhadap ibu hamil oleh mantan suami di PN Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mantan Suami Pelaku KDRT terhadap Ibu Hamil di Ciputat Divonis 4 Bulan Penjara

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (kanan) | Dok. Istimewa

Misteri Kematian Tukang Cilok di Cikupa Mulai Terkuak, Polisi Temukan Delapan Luka di Tubuh Korban

Foto: asap pembakaran sampah di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Picu Gangguan Pernapasan, Warga Cihuni Keluhkan Pembakaran Sampah Diduga Berbayar

Foto: Presidium Gerakan Aktivis Jakarta, Agus Harta | Dok. Tangerangupdate.com

Aktivis Desak Semua Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Diperiksa

Foto: Ilustrasi/Freepik

Belasan Siswi SD Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual Guru Pramuka di Sukadiri

Berita Terkait

Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfud Fudzianto | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangerang

Anggaran Konsumsi Rapat Kecamatan Curug Rp1,6 Miliar Jadi Sorotan DPRD

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Dua Pemuda Ditangkap Polisi Saat Nongkrong di Tanah Tinggi, Kedapatan Simpan Ganja

Foto: Gambaran suasana tjikokol pada 1927 dengan bantuan kecerdasan buatan / Dok. AI/TU
Kota Tangerang

Jejak Sejarah Tjikokol (Cikokol) : Saat Pemerintah Kolonial Belanda Menghapus Tanah Partikelir di Tangerang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangerang

Polisi Tangkap Maling Laptop Modus Jadi Kurir di Pamulang

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangerang

Ungkap 52 Kasus di Tangerang, Polisi Bongkar Sindikat Curanmor Bersenpi hingga Ganjal ATM

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Polresta Tangerang Tingkatkan Patroli Jelang Laga Persija vs Persib

Foto: Istimewa
Kota Tangerang

Preman Pasar Lama Tangerang Keroyok Pedagang Kuliner, 3 Pelaku Ditangkap

Ket. Gambar : Kantor BRI Unit Pinang Joglo, Kota Tangerang, Banten/ Foto : A. Fery
Kota Tangerang

Nasabah Kupedes Keluhkan Tak Pegang Kontrak Kredit BRI Unit Pinang Joglo, Pertanyakan Dasar Penalti

Jangan Lewatkan

Foto: TKP pencurian sepeda motor oleh bapak dan anak di Curug | Dok. Tangerangupdate.com

Maling Motor Bawa Anak Ketangkap di Curug, Bapak Babak Belur Dimassa

Selasa, 2 Juni 2026
Foto: proses bedah rumah warga Bojong Nangka menggunakan dana mandiri | Dok. Tangerangupdate.com

Bedah Rumah dengan Anggaran Mandiri, Warga Kurang Mampu di Bojong Nangka Kini Miliki Hunian Layak

Selasa, 2 Juni 2026
Foto: Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean | Dok. Tangerangupdate.com

Dituding Rugikan Negara Rp1,5 Miliar, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Minta Tuduhan Dibuktikan

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur, mengungkap kasus penipuan | Tangerangupdate.com

Mengaku Untuk Acara MBG, Peralatan Acara Justru Di Jual, Kerugian Capai 65 Juta

Rabu, 3 Juni 2026
Foto: sidang putusan kasus KDRT terhadap ibu hamil oleh mantan suami di PN Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Mantan Suami Pelaku KDRT terhadap Ibu Hamil di Ciputat Divonis 4 Bulan Penjara

Kamis, 4 Juni 2026
Foto: Istimewa

Komplotan Begal Berkedok Keluarga Korban Penganiayaan di Jakarta Barat Ditangkap Polisi

Senin, 1 Juni 2026
Foto: olah TKP penemuan mayat seorang pedagang cilok di Cikupa | Dok. Istimewa

Penjual Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Rabu, 3 Juni 2026
Dok. TU

Reklame Raksasa Berdiri di Median Jalan Letnan Sutopo Tangsel, Bagaimana PBG nya?

Rabu, 3 Juni 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp