Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 2 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Ahli Sebut Kawanan Monyet Masuk Permukiman Tanda Krisis Habitat di Tangerang Selatan

Juno
Selasa, 7 Oktober 2025 | 21:12 WIB
Monyet Ekor Panjang sedang menyantap makanan / Foto : itb.ac.id
Monyet Ekor Panjang sedang menyantap makanan / Foto : itb.ac.id
SHARE

Tangerangupdate.com – Fenomena kawanan monyet ekor panjang yang turun ke permukiman warga di Serpong, Kota Tangerang Selatan, dinilai sebagai tanda krisis habitat dan tekanan ekologis akibat berkurangnya ruang hijau di kawasan selain faktor alami lainnya.

Menurut Kurator Museum Zoologi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB), Ganjar Cahyadi, kemunculan monyet ke wilayah padat penduduk bukanlah peristiwa kebetulan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Turunnya monyet ke permukiman adalah sinyal bahwa lingkungan mereka sudah tidak lagi mendukung. Ketika sumber pakan di hutan menipis dan ruang hijau menyempit, satwa liar mencari alternatif yang paling dekat, yaitu lingkungan manusia,” jelas Ganjar, Selasa (7/10).

Ganjar menilai, peristiwa seperti ini merupakan konsekuensi dari perubahan tata ruang dan hilangnya keseimbangan ekosistem di daerah penyangga kota.

“Kalau habitat terus tertekan, monyet akan terbiasa hidup di area manusia. Lama-lama akan terjadi interaksi yang berpotensi memunculkan konflik satwa-manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) merupakan satwa yang sangat adaptif, mampu berpindah melalui atap rumah dan kabel listrik di kawasan padat penduduk. Namun, adaptasi ini berisiko bila tidak dikelola.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Janji Bangun Kembali Rumah Korban Ledakan di Pondok Cabe

“Adaptasi tinggi bukan berarti mereka aman. Kalau sering diberi makan atau diusir dengan cara keras, perilaku mereka bisa berubah menjadi agresif,” katanya.

Sebagai solusi, Ganjar mendorong adanya koordinasi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan, BRIN, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk memantau populasi monyet serta memulihkan habitat alami di kawasan Puspitek.

“Penanganannya tidak cukup hanya dengan menangkap atau mengusir. Perlu penataan habitat dan edukasi agar manusia dan satwa bisa hidup berdampingan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak memberi makan monyet liar, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera melapor ke Damkar atau BPBD bila kawanan monyet kembali muncul.

“Sampah terbuka dan makanan sisa justru menarik mereka datang. Pencegahan paling sederhana ada di perilaku manusia sendiri,” ujarnya.

Kawanan Monyet Bikin Warga Serpong Khawatir

Kawanan monyet ekor panjang terlihat berkeliaran di permukiman padat penduduk Jalan Swadaya, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, pada Selasa pagi (7/10). Kemunculan satwa liar ini membuat warga resah karena dikhawatirkan dapat menyerang anak-anak.

BACA JUGA:  KLH Segel TPA Cipeucang

Menurut penuturan warga, Shepia Selviana, belasan monyet tampak bergelantungan di kabel listrik dan sesekali turun ke atap rumah warga.

“Lokasinya di Jalan Setiawarga RT 02 RW 09, Rawa Mekar Jaya. Dari pagi banyak banget, bikin khawatir soalnya banyak anak-anak juga,” ujarnya kepada Tangsel Update.

Selviana menuturkan, kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Ia mengingat pernah terjadi insiden warga yang digigit monyet di wilayah tempat tinggalnya.

“Mengkhawatirkan, karena dulu pernah ada anak usia empat tahun digigit monyet,” lanjutnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera mengambil langkah penanganan agar kawanan monyet tidak membahayakan warga.

“Warga sebaiknya lebih hati-hati dulu. Kalau bisa, Pemkot tanggapin juga, karena monyet-monyet ini kadang nggak menetap, pindah-pindah terus,” ucapnya.

Sehari sebelumnya, kemunculan monyet juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong. Seorang warga bernama Wulandari mengatakan monyet-monyet itu sempat melompat di atap rumahnya dan menimbulkan kepanikan.

“Pagi-pagi tetangga teriak karena tiba-tiba banyak monyet di halaman rumah dan atap. Saya spontan ambil sapu, tapi tetap takut juga,” katanya.

BACA JUGA:  Koperasi Merah Putih di Tangsel: Janji Miliaran Rupiah Belum Terwujud, Pengurus Mulai Resah

Warga menduga kawanan monyet tersebut berasal dari kawasan hutan Puspitek BRIN yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kemunculan terakhir. Satwa ini diketahui memang sering terlihat di pinggir jalan lingkar dalam kawasan tersebut.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:Monyettangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pria di Tangsel Diduga Cabuli Dua Anak Tiri, Salah Satu Korban Hamil

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU

Pengembang Bintaro XChange Bantah Alih Fungsi Kali Ciputat

Foto: Istimewa

‎33 Anak di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan pelajar di Ciputat/ Dok. Polsek Ciputat

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Palapa Ciputat, Dua Pelajar Alami Luka Ringan

Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Foto: Istimewa

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Remaja di Ciputat Tewas Dianiaya, Polisi Sebut Gegara Dendam Tawuran

Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU
Kota Tangsel

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Foto: Program Outbreak Response Immunization (ORI) menargetkan sekitar 109.000 anak usia 9 hingga 59 bulan di wilayah Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kasus Campak Meningkat, Dinkes Tangsel Genjot Imunisasi dan Perkuat Penanganan

Foto: kondisi gudang distributor insektisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, pasca kebakaran | Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sinarmas Land Buka Suara Terkait Panggilan Kejari Soal Kebakaran Gudang Insektisida

Pansus RTRW Dprd Tangsel saat sidak di Mall BxChange Bintaro terkait adanya aliran sungai yang berubah / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Minta Dokumen BMN Sungai Bintaro, Akan Cek ke Kementerian PUPR

Perwakilan pihak Bintaro Jaya saat di panggil Pansus RTRW di Gedung DPRD Tangsel, Rabu (22/04) / Dok. TU
Kota Tangsel

DPRD Tangsel Panggil Pengembang Bintaro XChange soal Dugaan Hilangnya Aliran Kali Ciputat

Foto: Sidak Pansus Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan dilakukan di Perumahan Serpong Lagoon, Bintaro XChange, Taman Tekno Widya, Tekno X BSD | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Sidak RTRW Tangsel, DPRD Temukan Dugaan Perubahan Aliran Sungai di Bintaro

Suasana Sidang kasus narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram pada Senin, 20 April 2026 di PN Tangerang / Foto : Dok.TU
Kota Tangsel

Sidang Kasus Sabu 30 Kg di PN Tangerang, Terdakwa Klaim Barang Bukti 50 Kg

Jangan Lewatkan

Foto: Ilustrasi/Freepik

Bejat! Ayah Kandung di Sepatan Tangerang Diduga Perkosa Anak hingga Hamil 6 Bulan

Rabu, 29 April 2026
Mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan pelajar di Ciputat/ Dok. Polsek Ciputat

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Palapa Ciputat, Dua Pelajar Alami Luka Ringan

Kamis, 30 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat memotong kabel utilitas di Jalan KH Syeikh Nawawi - Cikupa | Dok. Tangerangupdate.com

Gandeng Swasta, Pemkab Tangerang Bereskan Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan

Rabu, 29 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Pria di Tangsel Diduga Cabuli Dua Anak Tiri, Salah Satu Korban Hamil

Jumat, 1 Mei 2026
Foto: Istimewa

‎33 Anak di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 30 April 2026
Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Kamis, 30 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Remaja di Ciputat Tewas Dianiaya, Polisi Sebut Gegara Dendam Tawuran

Rabu, 29 April 2026
Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Selasa, 28 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp