Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 21 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Ahli Sebut Kawanan Monyet Masuk Permukiman Tanda Krisis Habitat di Tangerang Selatan

Juno
Selasa, 7 Oktober 2025 | 21:12 WIB
Monyet Ekor Panjang sedang menyantap makanan / Foto : itb.ac.id
Monyet Ekor Panjang sedang menyantap makanan / Foto : itb.ac.id
SHARE

Tangerangupdate.com – Fenomena kawanan monyet ekor panjang yang turun ke permukiman warga di Serpong, Kota Tangerang Selatan, dinilai sebagai tanda krisis habitat dan tekanan ekologis akibat berkurangnya ruang hijau di kawasan selain faktor alami lainnya.

Menurut Kurator Museum Zoologi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB), Ganjar Cahyadi, kemunculan monyet ke wilayah padat penduduk bukanlah peristiwa kebetulan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Turunnya monyet ke permukiman adalah sinyal bahwa lingkungan mereka sudah tidak lagi mendukung. Ketika sumber pakan di hutan menipis dan ruang hijau menyempit, satwa liar mencari alternatif yang paling dekat, yaitu lingkungan manusia,” jelas Ganjar, Selasa (7/10).

Ganjar menilai, peristiwa seperti ini merupakan konsekuensi dari perubahan tata ruang dan hilangnya keseimbangan ekosistem di daerah penyangga kota.

“Kalau habitat terus tertekan, monyet akan terbiasa hidup di area manusia. Lama-lama akan terjadi interaksi yang berpotensi memunculkan konflik satwa-manusia,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) merupakan satwa yang sangat adaptif, mampu berpindah melalui atap rumah dan kabel listrik di kawasan padat penduduk. Namun, adaptasi ini berisiko bila tidak dikelola.

BACA JUGA:  Pemkot Tangsel Janji Bangun Kembali Rumah Korban Ledakan di Pondok Cabe

“Adaptasi tinggi bukan berarti mereka aman. Kalau sering diberi makan atau diusir dengan cara keras, perilaku mereka bisa berubah menjadi agresif,” katanya.

Sebagai solusi, Ganjar mendorong adanya koordinasi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan, BRIN, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk memantau populasi monyet serta memulihkan habitat alami di kawasan Puspitek.

“Penanganannya tidak cukup hanya dengan menangkap atau mengusir. Perlu penataan habitat dan edukasi agar manusia dan satwa bisa hidup berdampingan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak memberi makan monyet liar, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera melapor ke Damkar atau BPBD bila kawanan monyet kembali muncul.

“Sampah terbuka dan makanan sisa justru menarik mereka datang. Pencegahan paling sederhana ada di perilaku manusia sendiri,” ujarnya.

Kawanan Monyet Bikin Warga Serpong Khawatir

Kawanan monyet ekor panjang terlihat berkeliaran di permukiman padat penduduk Jalan Swadaya, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, pada Selasa pagi (7/10). Kemunculan satwa liar ini membuat warga resah karena dikhawatirkan dapat menyerang anak-anak.

BACA JUGA:  KLH Segel TPA Cipeucang

Menurut penuturan warga, Shepia Selviana, belasan monyet tampak bergelantungan di kabel listrik dan sesekali turun ke atap rumah warga.

“Lokasinya di Jalan Setiawarga RT 02 RW 09, Rawa Mekar Jaya. Dari pagi banyak banget, bikin khawatir soalnya banyak anak-anak juga,” ujarnya kepada Tangsel Update.

Selviana menuturkan, kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Ia mengingat pernah terjadi insiden warga yang digigit monyet di wilayah tempat tinggalnya.

“Mengkhawatirkan, karena dulu pernah ada anak usia empat tahun digigit monyet,” lanjutnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera mengambil langkah penanganan agar kawanan monyet tidak membahayakan warga.

“Warga sebaiknya lebih hati-hati dulu. Kalau bisa, Pemkot tanggapin juga, karena monyet-monyet ini kadang nggak menetap, pindah-pindah terus,” ucapnya.

Sehari sebelumnya, kemunculan monyet juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong. Seorang warga bernama Wulandari mengatakan monyet-monyet itu sempat melompat di atap rumahnya dan menimbulkan kepanikan.

“Pagi-pagi tetangga teriak karena tiba-tiba banyak monyet di halaman rumah dan atap. Saya spontan ambil sapu, tapi tetap takut juga,” katanya.

BACA JUGA:  Koperasi Merah Putih di Tangsel: Janji Miliaran Rupiah Belum Terwujud, Pengurus Mulai Resah

Warga menduga kawanan monyet tersebut berasal dari kawasan hutan Puspitek BRIN yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kemunculan terakhir. Satwa ini diketahui memang sering terlihat di pinggir jalan lingkar dalam kawasan tersebut.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:Monyettangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Berita Terkait

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar
Kota Tangsel

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Jangan Lewatkan

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026
Aksi mahasiswa dari Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara (FKMN) Korwil Banten di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) | Dok. Istimewa

Penggunaan Fasilitas dan Anggaran Wagub Banten Disorot, Mahasiswa Gelar Demo di KP3B

Selasa, 15 September 2026
Foto: olah TKP penemuan kerangka Manusia di Pasar Kemis | Dok. Istimewa

Kerangka Manusia Ditemukan di Lahan Kosong Pasar Kemis

Sabtu, 19 September 2026
Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kamis, 17 September 2026
Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Rabu, 16 September 2026
Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Jumat, 18 September 2026
Petugas KAI Menurunkan Seorang Penumpang yang Diduga Sering Bikin Onar / Foto Tangkapan Layar

Ibu Kamper Akhirnya Diamankan Oleh Petugas KRL Setelah Beberapa Kali Viral

Selasa, 15 September 2026

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Sabtu, 19 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp