Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 19 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
NasionalOpiniTangerang Raya

Membangun SDM Indonesia: Jalan Panjang Menuju Abad Ketiga Milenium

Kentang Guevara
Kentang Guevara
Rabu, 30 Juli 2025 | 10:26 WIB
Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
Irhas Abdul Hadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat.
SHARE

Oleh: Irhas Abdul Hadi
Ketua Umum HMI Cabang Ciputat

*Pembangunan Manusia sebagai Jalan Strategis*

- Advertisement -
Ad imageAd image

Setiap bangsa besar berdiri di atas fondasi yang kokoh: manusianya. Dalam sejarah panjang peradaban, bukan sumber daya alam atau kekayaan wilayah yang menjamin kemajuan, melainkan kemampuan suatu bangsa membentuk manusia-manusia unggul, kritis, dan berdaya saing.

Indonesia telah menapaki tujuh dekade kemerdekaannya dengan berbagai capaian, namun dalam banyak aspek, pembangunan manusia masih menjadi pekerjaan rumah paling mendasar. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 baru mencapai 74,39, masih berada di level sedang, dengan disparitas antarwilayah yang lebar. Ini menunjukkan bahwa investasi pada manusia belum menjadi prioritas utama.

Lebih dari 11 juta penduduk masih menganggur, sebagian besar di antaranya adalah generasi muda usia produktif. Bahkan, lulusan perguruan tinggi pun banyak yang tidak terserap pasar kerja. Jika ini dibiarkan, bonus demografi yang kita miliki hari ini justru dapat berubah menjadi bencana sosial dalam dua dekade ke depan.

Pembangunan SDM tidak cukup berhenti pada peningkatan angka partisipasi sekolah atau pelatihan kerja semata. Ia harus menjangkau yang lebih dalam: menanamkan nilai, memperkuat karakter, dan menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sosial sebagai warga negara dan warga dunia.

BACA JUGA:  Hujan Hingga Malam 22 Titik Banjir Kepung Tangsel, Setidaknya 1.516 KK Terdampak

*Transformasi Digital dan Ketimpangan Struktural*

Dalam satu dekade terakhir, dunia mengalami percepatan transformasi digital yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kecerdasan buatan (AI), big data, dan internet of things telah mengubah wajah hampir semua sektor: industri, pertanian, layanan publik, bahkan pendidikan.

Namun, di balik gegap gempita revolusi digital, kita melihat jurang baru terbentuk. Ketimpangan akses teknologi menjadi wajah baru dari ketidakadilan struktural. Hanya sekitar 30% tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan digital dasar. Di luar Pulau Jawa, masih banyak sekolah tanpa akses internet memadai.

Apabila negara dan masyarakat sipil gagal menjembatani ketimpangan ini, digitalisasi justru akan melanggengkan eksklusi. Teknologi akan dikuasai segelintir elit terdidik, sementara jutaan anak muda lainnya tertinggal bukan karena mereka bodoh, tetapi karena mereka tidak diberi alat untuk bersaing.

Pembangunan SDM era kini tidak bisa dilepaskan dari keadilan digital. Kita tidak sedang membangun sekadar tenaga kerja murah, tapi manusia yang mampu berpikir, mencipta, dan berinovasi. Inilah tugas zaman yang tidak boleh dihindari.

*Menemukan Arah, Merawat Harapan*

Sejarah bangsa tidak dibangun oleh teknologi atau kebijakan semata. Ia dibentuk oleh manusia-manusia yang memiliki harapan, nilai, dan tujuan bersama. Indonesia tidak kekurangan sumber daya, tetapi kita sering kekurangan orientasi dalam mendidik manusia yang utuh, manusia yang berani berpikir, rela berjuang, dan setia pada cita-cita keadilan sosial.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Kita harus mulai bertanya secara jujur:
Apakah sistem pendidikan kita telah berhasil membentuk generasi muda yang peduli pada bangsanya?
Apakah pembangunan manusia hari ini hanya tentang angka statistik, atau tentang upaya menanamkan keberanian untuk bertanya dan integritas untuk menjawab tantangan zaman?

*Peran HMI dalam Membangun SDM Bangsa*

Sebagai organisasi mahasiswa Islam tertua dan terbesar di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tidak lahir hanya untuk menjadi penonton sejarah. Sejak didirikan tahun 1947, HMI telah hadir sebagai lokomotif perubahan, rumah tumbuhnya pemimpin-pemimpin nasional, dan ruang belajar bagi manusia merdeka yang berpikir.

Tantangan hari ini berbeda, tapi spiritnya tetap sama: membentuk manusia Islam yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah.

Di tengah disrupsi global dan kerapuhan sosial, HMI harus kembali menjadi kawah candradimuka pembentukan SDM unggul. Bukan sekadar mencetak politisi atau akademisi, tapi melahirkan manusia-manusia sadar zaman yang peka pada realitas rakyat, mengakar pada nilai, dan berani menempuh jalan panjang perjuangan.

BACA JUGA:  Tantangan Partai Politik Atas Putusan MK NO. 135/PUU-XXII/2024

HMI tidak cukup hadir sebagai “organisasi kader” dalam definisi administratif. Ia harus menjadi pabrik nilai dan pemikiran, tempat bertemunya idealisme dan kepekaan sosial. Pelatihan, diskusi, bahkan mimbar-mimbar kecil di sekretariat harus kembali menjadi tempat mengasah pikiran, mempertajam kepekaan, dan menyalakan semangat.

Dalam semangat tema besar “Ciputat Outlook 2025: Merumuskan Jalan Indonesia Adil-Makmur di Abad Ketiga Milenium,” kami di HMI Cabang Ciputat meyakini bahwa jawaban bagi masa depan Indonesia terletak pada kualitas manusianya.

Dan untuk itu, kita tidak boleh lelah belajar, tidak boleh takut bertanya, dan tidak boleh berhenti merawat harapan. Sebab di dalam diri satu manusia yang tercerahkan, bisa lahir seribu perubahan.

Kita mungkin tidak bisa memperbaiki segalanya dalam satu generasi. Tapi kita bisa memulai, dengan satu hal paling sederhana: menjadikan pembangunan manusia sebagai panggilan nurani, bukan sekadar program birokrasi. Di ruang-ruang kecil kampus, di desa-desa yang sunyi, di organisasi yang tak pernah masuk berita kita bisa membangun Indonesia dari manusianya.

Dan di tengah semua itu, HMI harus berdiri paling depan.

Disclaimer: artikel ini adalah kiriman dari pembaca Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

TAGGED:himpunan mahasiswa islamHMI Cabang CiputatIrhas Abdul HadiOpini
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com
Nasional

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Kesiapan Jaringan 5G Indosat menyambut Nataru di Jakarta Raya. Indosat memastikan koneksi 5\text{G} stabil dan aman dengan teknologi AIvolusi5G | Dok. Tangerangupdate.com
Nasional

Indosat Perkuat Jaringan 5G di Jakarta Raya Jelang Nataru, Adoposi Teknologi Alvolusi5G

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jangan Lewatkan

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp