Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 23 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

SDN Ciater 2 Diduga Bebankan Biaya Operasional Sekolah ke Siswa

Redaksi TU
Redaksi TU
Selasa, 4 Maret 2025 | 10:16 WIB
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciater 2 (Dok. Tangerangupdate.com)
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciater 2 (Dok. Tangerangupdate.com)
SHARE

Tangerangupdate.com – Dugaan pungutan liar (pungli) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ciater 2, Tangerang Selatan (Tangsel) kembali mencuat dan menjadi keluhan sejumlah orang tua siswa.

Meskipun pemerintah telah mengeluarkan aturan yang melarang adanya pungutan yang tidak sah di sekolah, namun faktanya, praktik ini masih terus terjadi di lapangan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sejumlah orang tua siswa mengungkap bahwa SDN Ciater 2 meminta seluruh siswa untuk menyetor sejumlah uang untuk keperluan sekolah. 

Bahkan menurut mereka, SDN yang terletak di Kecamatan Serpong itu melalui komite sekolah membebankan hampir seluruh kebutuhan sekolah ke murid. 

“Kita kan emang sekolah negeri, kenapa keluar banyak duit? Sedangkan sekolah itu ada dana BOS, terus ke mana dana bosnya?” katanya kepada kantor berita Tangerangupdate.com, Senin 3 Maret 2025.

Semua uang tersebut kata mereka, dikumpulkan melalui koordinator kelas lalu disetor kepada komite sekolah. Kemudian uang digunakan untuk memenuhi keperluan seperti ekstrakurikuler. 

Serta, sumbangan untuk pembangunan sarana dan prasarana, hingga uang tunjangan untuk penjaga kebersihan dan satpam serta wali kelas. 

BACA JUGA:  Satpol PP Segel Showroom BYD di Ciputat

“Sebelum libur itu THR per kelas 350 ribu diambil dari uang kas anak-anak. Itu depan sekolah cuma bolong dikit, dia minta Rp2 juta. Terus untuk bayar guru ekstrakurikuler,” katanya. 

“Bayar uang kas perbulan 10 ribu, (bayar) komite 10 ribu perbulan. Diminta melalui koordinator kelas,” terangnya.

Salah satu orang tua murid juga membeberkan jika pihak sekolah meminta mereka untuk menandatangani nota kesepahaman agar mematuhi semua peraturan sekolah. 

Menurut pengakuannya, nota kesepahaman ini diminta ditandatangani di atas materai dan telah dikumpulkan pada akhir tahun lalu. 

“Jadi di situ ada persetujuan, kita harus mengikuti semua aturan yang di ada di sekolah itu, kaya studi tour dan macam-macam. Ada materainya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, selain beban pungutan rutin tersebut, SDN Ciater 2 juga memiliki program study tour yang harus diikuti oleh setiap siswa.

Program tersebut katanya dikemas dengan nama P5 atau akronim dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

“Per anak Rp375 ribu. Yang namanya anak sd kan harus didampingi ya. Nah itu kita diminta lagi buat yang dampingin Rp300 ribu. Kalau ada adiknya yang ikut kena lagi Rp175 ribu,” bebernya.

BACA JUGA:  Orang Tua Murid Ngeluh, Harga Seragam SMP Negeri di Tangsel Rp2 Juta

Kantor berita Tangerangupdate.com telah menghubungi melalui akun resmi media sosial @/sdnegericiater02.

Namun, SDN Ciater 2 hanya menjawab akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada kepala sekolah.

“Sebentar ya mimin (kami) infokan terlebih dahulu ke kepala sekolah,” jawabnya.

Ketika diminta konfirmasi terkait dugaan pungli, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari pihak sekolah yang baru diresmikan Benyamin Davnie Juli 2024 itu. (*Rmd)

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

R. Billy Sukarsana Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel/ Foto : Dok. TU

Asesmen Psikologis Guru hingga Pengetatan Pengawasan, Dindik Tangsel Perkuat Mitigasi Kekerasan di Sekolah

Didin Sihabudin Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel/ Foto : Dok. TU

Pemulihan Korban dan Ekosistem Sekolah Jadi Prioritas Dindik Tangsel Pasca Kasus Guru Cabuli Murid

Herry Hendarta (Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land) memberikan sambutan dalam peluncuran program National Sales Royal Key dan menekankan bahwa program nasional ini merupakan upaya perusahaan untuk memberikan akses istimewa bagi konsumen terhadap portofolio properti premium Sinar Mas Land yang tersebar di berbagai lokasi strategis, dengan pilihan harga yang rasional dan skema pembelian yang semakin mudah | Dok. Istimewa

​Sinar Mas Land Luncurkan ‘Royal Key 2026’, Targetkan Marketing Sales Rp3,6 Triliun

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual cabuli 25 murid SD terancam hukuman 12 tahun penjara | Dok. Istimewa

Predator Seksual Cabuli 25 Murid SD Negeri di Serpong Terancam 12 Tahun Penjara

Sekretaris GP Ansor Tangsel dan Ketua LBH Ansor Tangsel Saat mendatangi Kejari Guna Mempertanyakan Laporan yang tidak ada kabar / Foto : Wivy Hikmatullah

Enam Bulan Tak Ada Kabar, GP Ansor Pertanyakan Penanganan Laporan Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

Korban Yayat Priatna predator seksual SD Negeri Rawabuntu 01 bertambah menjadi 25 orang | Dok. Istimewa

Korban Predator Seksual SD Negeri di Serpong Bertambah Jadi 25 Orang

Berita Terkait

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Jangan Lewatkan

R. Billy Sukarsana Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel/ Foto : Dok. TU

Asesmen Psikologis Guru hingga Pengetatan Pengawasan, Dindik Tangsel Perkuat Mitigasi Kekerasan di Sekolah

Kamis, 22 Januari 2026
Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual cabuli 25 murid SD terancam hukuman 12 tahun penjara | Dok. Istimewa

Predator Seksual Cabuli 25 Murid SD Negeri di Serpong Terancam 12 Tahun Penjara

Kamis, 22 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Korban Yayat Priatna predator seksual SD Negeri Rawabuntu 01 bertambah menjadi 25 orang | Dok. Istimewa

Korban Predator Seksual SD Negeri di Serpong Bertambah Jadi 25 Orang

Rabu, 21 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp