Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 28 Maret 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
DaerahRagam

Sejarah Trah Kolopaking: Berawal dari Kebumen hingga Menjadi Nama Keturunan Bangsawan

Redaksi TU
Redaksi TU
Minggu, 9 Maret 2025 | 23:01 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com | Nama Kolopaking mungkin terdengar seperti marga dari luar Jawa, namun sebenarnya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Trah Kolopaking memiliki sejarah panjang yang bermula dari era Kerajaan Mataram Islam dan berkaitan erat dengan perjalanan Amangkurat I.

Asal Usul Nama Kolopaking

- Advertisement -
Ad imageAd image

Nama Kolopaking berasal dari kata “kelapa” yang berarti buah kelapa dan “aking” yang berarti kering. Sejarahnya bermula ketika Amangkurat I, dalam pelarian akibat pemberontakan Trunojoyo, singgah di Panjer (sekarang Kebumen). Saat itu, penguasa setempat, Ki Kertawangsa (Ki Panjer III), memberi Amangkurat I air dari kelapa tua (kelapa aking) karena sulit mendapatkan kelapa muda. Setelah meminumnya, kondisi sang raja membaik.

Sebagai bentuk terima kasih, Amangkurat I mengangkat Kertawangsa sebagai Tumenggung Panjer dengan gelar Kanjeng Raden Adipati Tumenggung (K.R.A.T) Kelapa Aking (1677-1710). Nama Kelapa Aking kemudian berubah pelafalannya menjadi Kolopaking, yang terus digunakan oleh keturunannya.

Kolopaking dalam Sejarah Kebumen

Trah Kolopaking berperan penting dalam sejarah Kebumen. Jabatan Tumenggung Panjer diwariskan secara turun-temurun hingga Kolopaking IV (1790-1833). Namun, setelah Perang Diponegoro, Belanda membubarkan Kabupaten Panjer dan menggantikannya dengan Kabupaten Kebumen di bawah Dinasti Arung Binang.

Para pemimpin dari trah Kolopaking di Kabupaten Panjer meliputi:

  1. Bodronolo (1642-1657)
  2. Hastrosuto (1657-1677)
  3. Kolopaking I (Kertawangsa) (1677-1710)
  4. Kolopaking II (1710-1751)
  5. Kolopaking III (1751-1790)
  6. Kolopaking IV (1790-1833)

Sejak Kolopaking IV wafat pada 1833, pemerintahan Kebumen dikuasai Dinasti Arung Binang hingga Jepang menduduki wilayah tersebut pada 1942.

Makam Kolopaking dan Tokoh Keturunannya

Makam Tumenggung Kolopaking I dan IV terletak di Desa Kalijirek, Kebumen, dan masih terawat hingga kini. Beberapa tokoh ternama dari trah Kolopaking antara lain:

Soemitro Kolopaking, Bupati Banjarnegara di tiga zaman (Belanda, Jepang, Republik Indonesia).

Novia Kolopaking, penyanyi dan aktris Indonesia yang dikenal melalui serial Keluarga Cemara.

Kolopaking, Nama yang Terus Hidup

Hingga kini, nama Kolopaking masih digunakan oleh keturunan Kertawangsa dan menjadi bagian dari sejarah Kebumen. Bahkan, di kota ini terdapat Hotel Grand Kolopaking yang menjadi salah satu pengingat kejayaan trah tersebut.

Sumber : Abror Subhi, Dikutip Dan Disusun Kembali Dari Berbagai Sumber Postingan asli: facebook.com/100001856336410/posts/28757062517272243/

TAGGED:KebumenSejarah
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Ketimpangan TPP ASN Tangsel, Aktivis Soroti Dugaan Desain Kebijakan

Foto: Karcis masuk kawasan wisata Tanjung Kait

Dipaksa Berhenti, Wisatawan Jadi Korban Dugaan Pungli Berulang di Tanjung Kait

Foto: Barang bukti yang digunakan pelaku untuk memeras dan menakut-nakuti korban penculikan | Dok. Istimewa

Culik Pelajar Pakai Borgol, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap di Karawaci

Foto: Istimewa

Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Foto: Harris Hotel & Convention Serpong | Dok. Istimewa

Summarecon Resmikan Harris Hotel & Convention Serpong, Perkuat Posisi sebagai Regional Hub

Foto: Kampus Universitas Pamulang (Unpam) - Viktor | Dok. Tangerangupdate.com

Dosen Unpam Terduga Pelaku Pelecehan di KRL Terancam Sanksi Kampus

Berita Terkait

Ragam

ADVAN Store Kutabumi Resmi Dibuka, Perluas Layanan Teknologi untuk Warga Tangerang

Salah satu inovasinya yakni layanan Catat Meter Mandiri (CMM) yang kini dapat dilakukan secara mudah melalui WhatsApp Official PGN dan aplikasi PGN Mobile/ Foto : Ist
Ragam

PGN Area Cilegon Dorong Warga Catat Meter Mandiri Lewat WhatsApp dan Aplikasi PGN Mobile

Gelaran Event Pantomim di GOR Bulungan Jakarta/ Foto : Ist
Ragam

“Jejak Imaji Anak Negeri”: Pementasan Pantomim Anak yang Hening tapi Menggetarkan

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Daerah

Angka Pengangguran Depok Capai 330 Ribu Jiwa, RIGHTS Kritik Kinerja Pemerintah

Tips Bagi Pecinta Vespa Ketika Touring Jarak Jauh / Foto : Andi Maulana (Dok. TU)
Ragam

Tips Berkendara Vespa Klasik Sebelum Melakukan Perjalanan Panjang

Ilustrasi Cicak, Tata Cara Mengusir Cicak Dirumah
Ragam

Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami, Mudah dan Aman

Cita Rahayu yang dahulu di Kenal Cita Citata Mengelurkan Single Terbaru / Dok. istimewa
Ragam

Cita Rahayu Hadirkan Single “Niscaya Nirkala”, Menyelami Ruang Antara Realita dan Imajinasi

Ragam

Waktu Ngopi Terbaik dan Rekomendasi Biji Kopi Pilihan untuk Menemani Harimu

Jangan Lewatkan

Foto: Balai Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Ketimpangan TPP ASN Tangsel, Aktivis Soroti Dugaan Desain Kebijakan

Sabtu, 28 Maret 2026
Foto: Barang bukti yang digunakan pelaku untuk memeras dan menakut-nakuti korban penculikan | Dok. Istimewa

Culik Pelajar Pakai Borgol, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap di Karawaci

Jumat, 27 Maret 2026
Foto: Karcis masuk kawasan wisata Tanjung Kait

Dipaksa Berhenti, Wisatawan Jadi Korban Dugaan Pungli Berulang di Tanjung Kait

Jumat, 27 Maret 2026
Foto: Istimewa

Bukan Maling, Pria yang Diikat ke Tiang Listrik di Sindang Jaya Ternyata ODGJ yang Hilang

Kamis, 26 Maret 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp