Tangerangupdate.com – Kondisi memprihatinkan menimpa sebuah keluarga di Kampung Mauk Utara RT 03/01, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Rumah yang mereka huni kini rusak berat dan nyaris roboh, bahkan terpaksa beratapkan plastik untuk melindungi penghuninya dari hujan dan panas.
Dalam video yang diterima Tangerangupdate.com pada Jumat 30 Januari 2026, terlihat kondisi bangunan yang sudah tidak utuh. Dinding rumah tampak rapuh, sementara rangka atap sebagian besar telah rusak sehingga digantikan dengan lembaran plastik transparan.
Menurut Ely, tetangga penghuni rumah, bangunan tersebut dihuni oleh sepasang suami istri yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Sang suami sudah tidak lagi bekerja karena faktor usia, sedangkan istrinya berusaha memenuhi kebutuhan hidup dengan bekerja sebagai pengamen badut.
“Video diambil Kamis (29 Januari). Penghuni rumah ada 2, suami-istri. Suaminya sudah ga kerja soalnya sudah usia. Istrinya pengamen badut,” katanya kepada kepada Tangerangupdate.com, Jumat 30 Januari 2026.
Ely menuturkan, pihak keluarga telah berulang kali mengajukan permohonan bantuan kepada aparat lingkungan setempat, mulai dari tingkat RT hingga pemerintah desa.
Namun hingga kini, belum ada bantuan konkret yang diterima untuk perbaikan rumah tersebut. “Rusaknya sudah lama, ajuan mah sudah ada tiga tahun. Sering lah mengadu ke kelurahan (desa) ke RT dan Jaro sampai kepala desa setempat,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Camat Mauk, Angga Yulyantono, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti kondisi warga tersebut. ”Insya Allah, besok akan saya cek langsung atau melalui staf saya untuk melihat kondisinya,” singkat Angga saat dikonfirmasi.
Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada aset milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang berupa videotron outdoor senilai Rp6,9 miliar yang dilaporkan tidak berfungsi dalam waktu cukup lama.
Meski akhirnya resmi dioperasikan setelah ramai diberitakan, tayangan pada layar videotron ternyata tidak dapat terlihat dengan jelas karena tertutup ranting dan dedaunan pohon di sekitar gedung.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang, Dian Mayang Sari, mengklaim bahwa kondisi layar yang terlihat padam tersebut bukan karena kerusakan, melainkan unsur kesengajaan. Hal ini berkaitan dengan rencana relokasi atau perubahan posisi perangkat tersebut.
“Videotron bukan tidak berfungsi, tapi sedang kami rencanakan untuk dipindah posisinya di tahun ini,” katanya kepada Tangerangupdate.com, dikutip Rabu 28 Januari 2026.
Ia menambahkan, relokasi tersebut masih berada di kawasan Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang.
Meski demikian, Dian belum merinci jadwal pasti pelaksanaan pemindahan videotron seluas 110 meter persegi tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa aset tersebut tetap akan berada di lokasi yang sama. “Di gedung ini juga, posisinya saja yang dirubah,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pengadaan videotron seluas 110 meter persegi tersebut dilakukan pada tahun 2024.
Proyek pengadaan videotron outdoor itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang dengan nilai pengadaan sebesar Rp6.935.000.000. Pengadaan dilakukan melalui metode lelang pembelian secara e-purchasing.

