Tangerangupdate.com – Tangerang Selatan — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan menegaskan efisiensi belanja Penerangan Jalan Umum (PJU) tidak hanya berkaitan dengan tagihan listrik PLN.
Menurut Dishub, penghematan anggaran juga bergantung pada pengendalian biaya pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan, yang selama ini dipengaruhi sejumlah persoalan teknis di lapangan.
Kepala Dishub Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat, menyebut salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah hilangnya komponen PJU, mulai dari kabel, lampu, hingga isi panel.
“Masih terjadi kehilangan kabel, lampu dan isi dari panel,” kata Ayep.
Selain pencurian, Dishub juga menyoroti persoalan kabel fiber optik (FO) yang menumpang pada tiang PJU.
Menurut Dishub, kondisi itu berpotensi mengganggu jaringan PJU dan membuat biaya perbaikan membengkak.
“Kabel FO yang menumpang pada tiang PJU mengganggu jaringan PJU,” ujarnya.
Data Dishub mencatat pada 2025 pihaknya melakukan pemeliharaan atau perbaikan PJU sebanyak 6.214 titik lampu di 3.355 lokasi. Selain itu, Dishub juga melakukan rehabilitasi atau perbaikan jaringan PJU pada 18 ruas jalan.
Ayep menyebut, kendala teknis lain yang mempengaruhi efisiensi adalah akses menuju lokasi perbaikan yang tidak terjangkau mobil hidrolik atau skylift.
Di beberapa titik, perbaikan juga dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu serta laporan warga yang sulit ditindaklanjuti karena pelapor tidak dapat dihubungi atau tidak berada di lokasi.
“Akses menuju lokasi dan akses lokasi perbaikan tidak terjangkau mobil hidrolik/skylift. Kondisi cuaca juga tidak menentu,” kata Ayep.
Persoalan efisiensi PJU menjadi krusial karena cakupan layanan yang terus bertambah. Pada 2025, Dishub mencatat pembangunan PJU dilakukan sebanyak 2.544 titik lampu. Dari jumlah itu, program
“Tangsel Terang” menyumbang 1.444 titik lampu, sedangkan pembangunan PJU hasil musrenbang dan reses mencapai 1.100 titik lampu.
Secara total, Dishub menyebut jumlah PJU di Kota Tangerang Selatan hingga 2025 mencapai 69.371 titik lampu.
Ayep mengatakan, peningkatan jumlah titik lampu membuat Dishub harus menjaga keseimbangan antara perluasan layanan dan kemampuan fiskal daerah.
Karena itu, selain efisiensi listrik melalui LED dan metering KWH, Dishub juga berupaya memperkuat kontrol pemeliharaan agar biaya perbaikan tidak membesar akibat gangguan eksternal seperti pencurian dan kabel FO liar.
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno

