Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 22 September 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Ketika Kota Dengan Predikat “Paling Informatif” Gagap

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 24 September 2025 | 10:10 WIB
Ilustrasi Gambar ini dibuat dengan kecerdasan buatan / Dok. TU
Ilustrasi Gambar ini dibuat dengan kecerdasan buatan / Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com – Tangerang Selatan, pada 2024, dengan nilai hampir sempurna yakni 98,85, kota yang dipimpin Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan ini dinobatkan sebagai Badan Publik Paling Informatif se-Banten oleh Komisi Informasi Provinsi Banten. Prestasi ini adalah sebuah mahkota yang berkilau, bukti komitmen terhadap amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Namun, kemilau mahkota itu seketika suram ketika dihadapkan pada ujian sesungguhnya ketika merespon kritik substantif terhadap anggaran daerah yang disuarakan langsung oleh pemilik sah kebijakan publik, yaitu masyarakat Tangsel sendiri yang dalam hal ini diwakili oleh Leony Vitria atau lebih dikenal sebagai mantan penyanyi cilik. Alih-alih menampilkan performa entitas yang “paling informatif,” respons Pemkot justru memperlihatkan kegagapan yang mencolok, sikap defensif, narasi yang tidak koheren dan data yang disajikan secara tambal sulam, jauh dari kesan pengelola informasi yang matang dan terpercaya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ironi ini mengingatkan pada sebuah alegori tentang seorang raja bijak nan gagap. Sang raja dikelilingi oleh penasihat yang piawai merangkai kata, dan istananya megah dengan laporan-laporan indah. Setiap kali rakyat bertanya tentang keadaan negeri, para penasihatnya segera menyuguhkan lembaran-lembaran laporan yang detail. Namun, ketika sang raja sendiri yang diminta menjawab pertanyaan langsung dari rakyatnya yang paling biasa, kata-katanya terputus-putus, tidak lugas dan penuh keraguan. Rakyat pun mulai mempertanyakan, apakah laporan yang indah itu mencerminkan kebenaran atau hanya topeng untuk menutupi ketidaksiapan sang pemimpin menghadapi suara hati warganya?

BACA JUGA:  Kepala SDN Ciledug Barat Dinonaktifkan Imbas Kasus Dugaan Pungli Seragam Sekolah

Alegori itu adalah cermin yang tepat untuk Pemkot Tangsel saat ini. Penghargaan “paling informatif” bagaikan mahkota emas dan laporan-laporan indah sang raja. Ia terlihat perkasa dari jauh tetapi getar dan goyah saat dihadapkan pada desakan pertanyaan yang lahir dari ruang hidup warga, bukan dari ruang rapat dewan. Fakta bahwa kritik ini datang dari masyarakat bukan dari institusi resmi pengawas seharusnya justru menjadi alarm terkuat. Ini membuktikan bahwa yang diuji bukan hanya hubungan formal dengan DPRD, melainkan hubungan kepercayaan dasar antara pemerintah dan warganya.

Publik tidak butuh sekadar tumpukan data yang dipajang di portal informasi yang mungkin saja hanya memenuhi checklist administratif penilaian yang ditagih oleh masyarakat dan dalam hal ini oleh seorang warga seperti Leony, adalah transparansi yang hidup dan responsif, yaitu kemampuan pemerintah untuk menjelaskan dengan jelas, argumentatif, dan siap diverifikasi atas setiap kebijakan yang menghabiskan uang rakyat, langsung kepada rakyat itu sendiri.

Dari Keterbukaan Pasif Menuju Akuntabilitas Aktif pada Warga

BACA JUGA:  Leony Vitria Bongkar Anggaran Fantastis Pemkot Tangsel: Konsumsi Rp77 Miliar, Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

Esensi keterbukaan informasi publik bukanlah terletak pada kemampuan menyimpan dan menampilkan arsip, melainkan pada kesiapan menjelaskan dan mempertanggungjawabkannya kepada siapa pun yang bertanya, terutama kepada warga biasa. Sebuah portal informasi yang lengkap adalah modal awal, tetapi itu baru bersifat pasif. Nilai sejati sebuah pemerintahan yang informatif teruji ketika ia beralih ke mode aktif, yaitu saat ia mampu berdialog secara setara dengan warganya, merespons kecemasan publik yang disampaikan melalui saluran non-formal dan dengan rendah hati mengakui jika terdapat data atau kebijakan yang perlu dikoreksi.

“Kegagapan dalam merespons kritik dari masyarakat mengindikasikan bahwa mungkin saja “keterbukaan” yang dijaga Pemkot Tangsel adalah keterbukaan yang terkungkung dalam kerangka formalistik-performatif”

Keterbukaan untuk memenuhi penilaian komisi informasi, bukan keterbukaan untuk membangun dialog jujur dengan warganya. Jika seorang warga yang kritis saja tidak mendapatkan jawaban yang memadai, lalu untuk siapakah gelar “paling informatif” ini sebenarnya diberikan?

Kini, konsistensi menjadi taruhan. Apakah Pemkot Tangsel akan membuktikan bahwa predikat “paling informatif” bukan sekadar gelar prestisius di atas kertas, melainkan jiwa dari setiap interaksinya dengan masyarakat? Bahwa mereka siap dikritik oleh siapapun, siap menjawab dengan kepala dingin dan data yang utuh, dan siap dikoreksi oleh suara dari luar tembok balai kota atau justru akan dikenang seperti raja dalam legenda, yang gagap menjawab pertanyaan rakyatnya sendiri? Jawabannya tidak terletak pada piagam penghargaan, tetapi pada bagaimana seorang pejabat menjawab pertanyaan seorang Leony di ruang publik.

BACA JUGA:  BPBD: 13 Rumah Rusak, 84 Warga Mengungsi Akibat Ledakan di Pondok Cabe

Disclaimer: Artikel ini merupakan produk meja redaksi Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya merupakan sebuah opini dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada siapapun.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Foto: Airin Rachmi Diany | Dok.Istimewa

16 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Keranggan Oleh PMI Tangsel

Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Berita Terkait

Opini

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU
Kota Tangsel

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Sampe Simanungkalit PPLH (Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup) DLH Tangsel saat diwawancarai terkait hasil tinjauan lapangan TPST Abu & Co / Dok. Jupri nugroho
Kota Tangsel

Didatangi PPLH, TPST Abu & Co di Bantaran Cisadane Tak Bisa Tunjukkan Dokumen Perizinan

Foto: keributan antara rombongan moge dengan suami istri pengendara mobil di Ciputat | Dok. tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Ditegur Gegara Suara Moge, Rombongan MBCI Bogor Cekcok dengan Pasangan Suami Istri di Ciputat

Kota Tangsel

CKG di Tangsel Capai 53 Persen, Pemkot Evaluasi Pelaksanaan hingga Tingkat Puskesmas

Gunung Sampah di TPA Cipeucang | Dok.TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Alokasikan Rp93 Miliar untuk Perluasan Lahan TPA Cipeucang

Proses Pemusnahan Barang Bukti dari 124 perkara tindak pidana di Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan/ Dok. TU
Kota Tangsel

Kejari Tangerang Selatan Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara, Ada Ganja 27 Kilogram

Foto: Istimewa
Kota Tangsel

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Jangan Lewatkan

Janji 19 Juta Lapangan Kerja: Kuantitas Tanpa Kualitas?

Sabtu, 19 September 2026
Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik | Foto: Istimewa

Kepengurusan IPNU Kota Tangsel Dilantik, Teguhkan Komitmen Majukan Pelajar dan Generasi Muda

Minggu, 20 September 2026
Foto: dialog antara pemerintah, perwakilan jemaat GPKI Mauk Sepatan, dan warga, serta unsur kepolisian terkait dugaan intimidasi jemaat di Rajeg | Dok. Istimewa

Geruduk Rumah Ibadah, Sejumlah Pria Diduga Intimidasi Jemaat di Rajeg

Minggu, 20 September 2026
Kuasa hukum konsumen dari SMC Law Firm, Monica Agnesphine / Dok. TU

Konsumen Gugat Citra Garden Serpong ke Pengadilan Negeri Tangerang, Diduga Ada Wanprestasi

Jumat, 18 September 2026
Foto: Istimewa

Kekeringan di Tangsel Meluas, 31 Titik Terdampak dengan 2.791 Jiwa

Rabu, 16 September 2026
Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang | foto: Istimewa

Asep Angga, Pemuda Tuna Wicara Hilang Sudah Hampir Satu Bulan Di Ciputat

Senin, 21 September 2026
Foto: istimewa

Kerap Bawa Senpi, Dua Residivis Curanmor Bersenpi Asal Luar Pulau Jawa Ditangkap di Curug

Senin, 21 September 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Pedagang Diduga Cabuli Anak Usia 7 Tahun di Solear

Minggu, 20 September 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp