Tangerangupdate.com – Pengunduran diri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangerang Selatan, Mukroni, menjadi catatan bagi DPRD Tangsel. Dewan mendorong Pemkot Tangsel mengevaluasi kembali persyaratan dan mekanisme open bidding, terutama dalam memastikan kesiapan calon pejabat sebelum menduduki jabatan strategis.
Kadispora Tangsel Mundur, DPRD Soroti Syarat Open Bidding
Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel, Ledy MP Butarbutar, mengatakan keputusan Mukroni untuk mengundurkan diri tetap harus dihormati. Terlebih, salah satu alasan yang disampaikan berkaitan dengan kondisi kesehatan.
Namun, menurut Ledy, persoalan tersebut juga perlu dilihat sebagai evaluasi agar proses seleksi pejabat ke depan dapat mempertimbangkan kesiapan calon secara lebih menyeluruh.
“Apapun yang menjadi keputusan beliau, pertama kalau saya pribadi, pernyataan pribadi adalah menghormati apa yang menjadi keputusannya. Namun demikian, kita juga perlu lihat permasalahannya apa? Karena kan ada beberapa yang menjadi yang disampaikan, dan terakhir itu terkait masalah kesehatan,” kata Ledy.
DPRD Dorong Evaluasi Persyaratan Open Bidding
Ledy mengatakan kondisi kesehatan pejabat dapat menjadi salah satu aspek yang dievaluasi dalam proses seleksi terbuka. Menurutnya, jabatan dengan tanggung jawab besar membutuhkan kesiapan fisik dan mental agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.
Karena itu, ia mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangsel mengevaluasi indikator persyaratan bagi calon pejabat yang mengikuti open bidding.
“Nanti ini menjadi evaluasi ke depan kepada teman-teman BKPSDM untuk melakukan beberapa tambahan mungkin indikator syarat mekanisme di dalam pencalonan seseorang mengikuti open bidding,” ujarnya.
Menurut Ledy, apabila ketentuan dari pemerintah pusat telah menetapkan petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis, pemerintah daerah tetap dapat memberikan masukan berdasarkan kebutuhan daerah.
Salah satunya, kata dia, adalah pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh atau medical check-up (MCU).
“Tapi kalau dari sisi kepegawaian, ini menjadi salah satu evaluasi untuk teman-teman bisa ke depan itu salah satu persyaratannya itu ya tes kesehatan secara menyeluruh ya, MCU dan lain sebagainya,” katanya.
Mundurnya Kadispora Jangan Ganggu Agenda Tangsel
Di sisi lain, Ledy meminta proses pemerintahan dan berbagai agenda besar Kota Tangsel tetap berjalan meskipun terjadi pergantian pejabat.
Menurutnya, pejabat yang nantinya ditunjuk menggantikan Mukroni harus segera melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan, termasuk berbagai persiapan agenda daerah.
“Harapan yang ke depan, yang ditunjuk oleh Pak Wali bisa menyelesaikan permasalahan yang ditinggalkan. Menyelesaikan permasalahan itu apa? Yaitu persiapan yang sedang disiapkan oleh hajatnya Kota Tangerang Selatan. Jadi kan tongkat estafet itu harus bisa dijalankan,” ujarnya.
Ledy mengakui pergantian pejabat dapat menimbulkan dampak terhadap pekerjaan yang sedang berjalan. Setidaknya, terdapat pekerjaan yang berpotensi tertunda sebelum pejabat baru mengambil alih.
“Dampak pasti ada, apa itu? Artinya pasti ada yang tertunda. Harus bisa diselesaikan hari ini, karena ada kemunduran, akhirnya ter-pending 1-2 hari,” katanya.
DPRD Ingatkan Citra Tangsel
Ledy juga meminta kondisi tersebut tidak mengganggu persiapan Tangsel dalam menjalankan agenda besar, termasuk ketika kota tersebut menjadi tuan rumah berbagai kegiatan.
“Sebagai tuan rumah, kita harus bisa menyajikan yang terbaik. Jangan sampai membuat apa, menjadi citra yang tidak menjadi citra yang buruk, tetapi kejadian ini harus menjadi semangat bersama untuk menyajikan sesuatu yang terbaik di Tangerang Selatan,” tuturnya.
Sementara terkait berbagai polemik yang sempat muncul sebelum Mukroni menjabat, Ledy menyebut persoalan tersebut merupakan ranah Komisi II DPRD Tangsel sebagai mitra kerja perangkat daerah terkait.
Menurutnya, setiap pejabat publik memiliki konsekuensi atas jabatan yang diemban, termasuk menghadapi berbagai persoalan yang muncul selama menjalankan tugas.
“Tapi harusnya sebagai pejabat publik yang sudah diamanahkan, ya konsekuensinya itu kan selalu ada, tinggal bagaimana dia maintain dan menghadapi. Ya, artinya permasalahan yang menjadi tantangan dan langkah yang menjadi solusi,” katanya.
Ledy turut mendoakan agar kondisi kesehatan Mukroni segera membaik.
“Kita doakan beliau cepat sembuh, kan itu aja.”
Terkait posisi Mukroni setelah mengundurkan diri dari jabatan Kadispora, Ledy mengatakan DPRD telah berkoordinasi dengan BKPSDM. Mukroni disebut kini ditugaskan di BKPSDM.
Reporter: Juno






