Tangerangupdate.com – Proyek galian di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap usaha di sekitar lokasi.
Keluhan tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial yang memperlihatkan kondisi galian di tepi jalan. Dalam unggahan itu, warga menyebut proyek telah berlangsung sekitar dua pekan tanpa perkembangan yang terlihat.
“Proyek galian mandek nyusahin warga, infonya udah 2 minggu proyek ini cuma didiemin,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Pengunggah juga mengungkapkan dampak ekonomi yang dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar proyek. Salah satunya, pedagang kue yang disebut mengalami penurunan omzet secara drastis akibat pekerjaan galian tersebut.
Dalam foto yang diunggah, terlihat area galian di pinggir jalan yang dibatasi pagar seng dan rangka penyangga. Material serta karung tampak menumpuk di dalam area proyek, sementara lalu lintas kendaraan tetap berlangsung di sisi lokasi.
Pengunggah turut meminta pihak terkait agar memperhatikan dampak pekerjaan tersebut terhadap masyarakat. Ia menilai pelaksanaan proyek semestinya tidak mengabaikan kepentingan warga dan pelaku usaha di sekitarnya.
Unggahan itu juga menandai akun @danant, @pgnlngindonesia, dan @tangsel_update untuk meminta perhatian terhadap persoalan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai pihak pelaksana, jenis pekerjaan, penyebab dugaan terhentinya proyek, maupun target penyelesaiannya. Keluhan mengenai penurunan omzet pedagang juga masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai progres pekerjaan serta langkah yang akan dilakukan untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga dan usaha di sekitar lokasi.
Reporter: Juno






