Tangerangupdate.com – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka gelaran Semarak Ramadan 1447 Hijriah sekaligus meresmikan sederet fasilitas baru di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Jumat 20 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah menjelang bulan suci Ramadan.
Fasilitas baru yang kini tersedia meliputi perpustakaan, ruang bermain anak, ruang laktasi, area loker, akses disabilitas, hingga ruang penginapan bagi musafir.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan rasa syukurnya atas rampungnya renovasi dan penambahan sarana penunjang di masjid kebanggaan warga Kabupaten Tangerang tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kita resmikan berbagai fasilitas pendukung di Masjid Agung Al-Amjad. Sekarang sudah mulai lengkap, ini semua dalam rangka memberikan kenyamanan bagi jamaah,” ungkap Maesyal.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang mayoritas Muslim, tanpa mengesampingkan semangat toleransi antarumat beragama.
“Hubungan emosional antarumat beragama di Kabupaten Tangerang berjalan sangat baik.. Ini bukti Pancasila hidup di sini, bukti keharmonisan dan toleransi yang terus kita jaga bersama,” paparnya.
Ke depan, Maesyal mengungkapkan ambisinya untuk menjadikan kawasan Al-Amjad sebagai pusat kegiatan keagamaan yang lebih representatif. Ia memohon doa restu dari para kiai dan ulama terkait rencana pembangunan pusat manasik haji.
“Insyaallah ke depan akan kita bangunkan juga tempat manasik haji berikut asramanya di belakang sini. Kita ingin Masjid Agung Al-Amjad ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.
Ketua Harian DKM Al-Amjad, H. Hariri, menjelaskan bahwa proses renovasi dilakukan secara intensif sepanjang Januari hingga Februari. Perbaikan meliputi interior masjid, penggantian marmer, kaligrafi, hingga renovasi area sanitasi.
“Alhamdulillah seluruh renovasi ringan sudah selesai sebelum 1 Ramadan sesuai target. Selain itu, kita juga menambah 72 loker untuk tas jamaah, fasilitas disabilitas, serta ruang penginapan bagi musafir,” jelasnya.
Selain fasilitas fisik, aspek pemberdayaan ekonomi juga diperhatikan. DKM menyediakan ruang UMKM dengan tenda membran untuk 20 pelaku usaha serta ruko khusus bagi aktivitas remaja masjid. Untuk literasi, perpustakaan masjid kini telah mengoleksi 312 buku hasil wakaf jamaah.
“Semua ini kami hadirkan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dan menjadikan Masjid Agung Al-Amjad sebagai pusat ibadah sekaligus pusat literasi dan pemberdayaan umat,” pungkasnya.

