Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Sabtu, 11 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
HukumKab Tangerang

Viralnya Narasi Oknum Anggota DPRD Sebut Tak Ada Mafia Tanah, Pengamat: Jadi Dewan Jangan Cuma Tidur Hingga Tak Tau Penderitaan Warga

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:25 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (11/08/2021) | Kabupaten Tangerang – – – Aktivis, pengamat, dan para akademisi dibuat geram dengan sikap salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Tangerang mengenai tidak adanya dugaan mafia tanah di Pantura Kabupaten Tangerang.

Pengamat Kebijakan Publik Adib Miftahul mengatakan, seharusnya Jayusman selaku Anggota DPRD khususnya di Dapil (Kosambi, Teluk Naga, Sepatan Timur dan Pakuhaji) langsung terjun ke masyarakat yang diduga menjadi korban mafia tanah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya sarankan perlu segera anggota dewan terhormat ini ke psikiater atau dokter kejiwaan. Mungkin Jayusman mengalami perubahan suasana hati, pikiran, halusinasi dan emosi yang sering kali terjadi secara tiba-tiba,” ketus Adib saat diwawancarai oleh awak media, Rabu (11/08/2021).

Ini penting, Sambung Adib, agar kinerjanya untuk rakyat maksimal dengan melihat realitas. Kalau Jayusman mengatakan bahwa mafia tanah tidak ada, lalu beberapa kasus dipengadilan dan yang belum, dengan dugaan pemalsuan berkas-berkas tanah secara sistematis dan masif, itu namanya apa? sampai pada demo dan jadi berita nasional.

“Makanya ini semakin memperlihatkan dia tak pernah turun di dapilnya (Kosambi, Teluk Naga, Sepatan Timur dan Pakuhaji). Padahal di dapilnya inilah dugaan mafia tanah hingga ratusan hektar. Pak Jayusman harus bangun dari tidur dan lihat realita. Jangan ngomong sambil tidur. Segera temuin konstituennya yang jadi korban, biar bapak melek,” tegas Adib.

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Menguat, IKA SAKTI Desak Kejagung Tinjau Ulang Kasus RSUD Tigaraksa

Ia kira ini bukan soal ada atau tidaknya mafia tanah. Adib melanjutkan, dirinya lebih menyoroti profesionalisme BPN, sebab stigma itu muncul karena BPN tidak bekerja sesuai koridor undang-undang. Bagaimana ceritanya bisa muncul NIB ganda dan ada pihak individu yang menguasai NIB lebih dari 20 hektar?.

“Saat ini narasi yang dibentuk seolah ingin membenturkan investor dengan masyarakat, padahal keduanya adalah korban ketidak profesionalan BPN. Kalau BPN menegakkan aturan keadilan kepemilikan tanah, maka saya yakin tidak akan ada sengketa lahan apalagi sampai penyerobotan hingga ada individu yang bisa menguasai lahan hingga ratusan hektar,” tukas Adib.

Sementara ditempat berbeda, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Jayusman mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengatakan bahwa tidak ada isu mafia tanah di Kabupaten Tangerang bagian Pesisir Utara.

“Memang ada wartawan yang minta tanggapan saya terkait mafia tanah, saya tidak pernah mengatakan tidak ada mafia tanah, yang saya katakan saya tidak berani berkomentar mafia tanah, karena tunggu keputusan pengadilan aja,” katanya.

BACA JUGA:  Tragis, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Bekas Galian Tanah Legok

Menurut Jayusman, itu hanya dipelintir oleh wartawannya saja, bahkan dirinya mengatakan bila memang masih ada masyarakat yang NIB nya tumpang tindih, dirinya siap mendampingi ke BPN.

“Itu mah kata-kata wartawannya saja, saya sudah hubungi wartawannya karena saya tidak bicara seperti itu, saya merasa keberatan diberitakan swperti itu. Bahkan saya bilang kalo ada warga yang belum selesai permasalahan tanahnya saya siap mendampingi, karena mereka raykat saya juga,” tandasnya.

TAGGED:bpndprd kabupaten tangerangkabupaten tangerangkosambimafia tanah
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: kericuhan Muscab PKB Kabupaten Tangerang di Tigaraksa | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Kader Minta Perubahan, Musyawarah Cabang PKB Kabupaten Tangerang Ricuh

Foto: lokasi parkir TKP hilangnya motor anggota LBH Ansor Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Motor Anggota LBH Ansor Tangsel Hilang, Korban Bakal Tuntut Pengelola Kawasan

Foto: Irtiakhul Afifah, Mahasiswi Universitas Pamulang | Dok. Pribadi

Dilema Kelas Menengah: Menjadi Tulang Punggung atau Sapi Perah Pajak?

Foto: Ilustrasi/freepik.com

Mayat Berseragam SMA Ditemukan Tewas Tersangkut Kayu di Muara Kali Adem Tangerang

Foto: rekaman CCTV saat terduga pelaku menyatroni rumah kosong di Cluster Graha Rahmania, Jalan Masjid As Sobirin, Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, 22 Maret 2026, lalu | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Gasak Perhiasan Rp100 Juta, Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Pinang Ditangkap Polisi

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Berita Terkait

Foto: olah TKP penemuan mayat seorang karyawan swasta di Panongan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Karyawan Swasta Ditemukan Tewas di Kontrakan di Panongan

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

LKPD 2025 Mulai Diaudit BPK, Wabup Minta OPD Responsif Demi Jaga Reputasi Kabupaten Tangerang

Foto: kondisi truk yang terguling usai sepeda jalan di tepi drainase Kawasan Industri Olek, Balaraja, amblas gegera banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sepadan Jalan Ambles Akibat Banjir, Truk Terguling di Kawasan Industri Olek Tangerang

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Wabup Tangerang Ingatkan Seluruh Pegawai Terus Tingkatkan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan

Foto: Seorang pembeli tengah membeli plastik di toko plastik Pasar Gudang, Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Harga Plastik Melonjak hingga 55 Persen di Tangerang, Pedagang Tertekan

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Republik 21 hingga Dhyo Haw Usung Misi Reuni di Hunter Festival 2026

Foto: proses evakuasi korban kecelakaan di Pergudangan PT Harindra Sukses Bersama, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pekerja di Jayanti Tewas Terlindas Kontainer Saat Beristirahat di Bawah Kendaraan

Foto: sejumlah petugas kepolisian berjaga di TKP penemuan kotak mencurigakan di Pasar Kemis | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dipasang Garis Polisi, Kotak Mencurigakan di Pasar Kemis Ternyata Berisi Bangkai Kucing

Jangan Lewatkan

Foto: kericuhan Muscab PKB Kabupaten Tangerang di Tigaraksa | Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Kader Minta Perubahan, Musyawarah Cabang PKB Kabupaten Tangerang Ricuh

Jumat, 10 April 2026
Foto: kondisi truk yang terguling usai sepeda jalan di tepi drainase Kawasan Industri Olek, Balaraja, amblas gegera banjir | Dok. Istimewa

Sepadan Jalan Ambles Akibat Banjir, Truk Terguling di Kawasan Industri Olek Tangerang

Rabu, 8 April 2026
Foto: Ilustrasi/freepik.com

Mayat Berseragam SMA Ditemukan Tewas Tersangkut Kayu di Muara Kali Adem Tangerang

Jumat, 10 April 2026
Foto: MS, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditetapkan sebagai tersangka mengaku ke DPRD Tangsel, didampingi oleh pengacaranya, Furba Indah (kanan) | Dok. Tangerangupdate.com

Jadi Tersangka, Korban KDRT di Tangsel Lapor ke DPRD

Rabu, 8 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri) | Dok. Istimewa

Wabup Tangerang Ingatkan Seluruh Pegawai Terus Tingkatkan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026
Foto: Seorang pembeli tengah membeli plastik di toko plastik Pasar Gudang, Tigaraksa | Dok. Tangerangupdate.com

Harga Plastik Melonjak hingga 55 Persen di Tangerang, Pedagang Tertekan

Senin, 6 April 2026
Foto: olah TKP penemuan mayat seorang karyawan swasta di Panongan | Dok. Istimewa

Karyawan Swasta Ditemukan Tewas di Kontrakan di Panongan

Kamis, 9 April 2026
Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

Selasa, 7 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp