Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 29 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Pengamat: Banjir Tangerang Selatan Akibat Kesalahan Tata Kota dan Minimnya Ruang Resapan

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 11 Juli 2025 | 09:00 WIB
Pengamat tata kota, Institut Teknologi Indonesia (ITI), Medtry | Dok. Tangerangupdate.com
Pengamat tata kota, Institut Teknologi Indonesia (ITI), Medtry | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerang Selatan – Hujan deras yang melanda Kota Tangerang Selatan beberapa waktu lalu kembali mengakibatkan banjir di sejumlah titik. 

Genangan air tak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan kemacetan parah di berbagai ruas jalan utama.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut pengamat tata kota dari Institut Teknologi Indonesia (ITI), Medtry, banjir berulang ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan infrastruktur kota.

“Memang untuk pulau Jawa atau beberapa wilayah sekarang ini kan itu yang seharusnya daerah resapan banyak berubah fungsi jadi perumahan atau daerah terbangun,” jelasnya kepada Tangerangupdate.com, Kamis 10 Juli 2025. 

Ia menyoroti bahwa pembangunan pesat di Tangsel tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas drainase yang memadai. 

Menurutnya, banyak saluran air dangkal, sempit, bahkan tersumbat sampah, sehingga tidak mampu menampung volume air saat hujan deras.

Lebih lanjut, Medtry menyatakan bahwa banyak masyarakat dan pengembang melanggar aturan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) yang diatur dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). 

“Kita lihat sekarang kavling kecil yang terbangun, akibatnya hujan yang tadinya meresap sehingga hujan besar saja jadi banjir,” katanya.

BACA JUGA:  Empat Tersangka Kasus Korupsi Sampah Tangsel Diserahkan ke JPU

Kondisi ini diperparah oleh minimnya daya tampung seperti waduk dan kolam retensi yang belum cukup untuk menampung curah hujan tinggi. Pendangkalan sungai akibat sedimentasi dan sampah juga membuat daya tampung aliran air makin berkurang.

Sebagai solusi, Medtry menyarankan agar pemerintah melakukan pendataan ulang terhadap wilayah rawan banjir, menegakkan aturan tata ruang secara tegas, serta melakukan relokasi untuk kawasan yang tak layak huni akibat banjir berulang.

“Untuk daerah yang mungkin rawan, itu mestinya harus direlokasi. Kalau memang banjir terus, dia berada di daerah rawan banjir seperti itu solusinya, dibuat daerah resapan air. Atau dia dibuat rumah panggung kalau mau,” ujarnya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran tata ruang agar tidak menimbulkan bencana yang sama berulang kali.

” Alam itu udah begitu pasti air meresap ke tanah, dia mencari daerah rendah. Misalkan dulunya rawa, kita timbun jadi rumah, airnya mau ke mana?” tandasnya.

TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Rochman menunjukkan jalan hasil patungan warga Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Lurah Panungganan Bantah Jalan Hasil Patungan Warga Serpong Utara Masuk Wilayah Kota Tangerang

Berita Terkait

Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)
Kota Tangsel

RIGHTS: Jamuan Durian Auditor Rusak Kredibilitas Hasil Audit

Sekretaris Inspektorat Sri Juli Rahayu terakhir melaporkan LHKPN pada 27 Januari 2022 (Dok. Tangerangupdate.com)
Kota Tangsel

Usai Audit Proyek, Tim Inspektorat Tangsel Pesta Durian Musang King

SMK Al-Hidayah Ciputat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membenarkan penahanan ijazah kepada 26 murid lulusan mereka | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

SMK Al-Hidayah Ciputat Tahan 26 Ijasah Murid Gegara Belum Lunasi Tunggakan

Pergerakan Mahasiswa Nasional Kota Tangerang Selatan menggelar aksi di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel / Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Mahasiswa Gelar Aksi Di Depan Kantor Dinkes Tangsel, Desak Atasi Lonjakan Kasus ISPA

Gedung Serba Guna (GSG) Paku Jaya yang di Bangun dengan anggaran 10 Milyar /Dok. TU (Juno)
Kota Tangsel

Janji Atasi Banjir, Pemkot Tangsel Habiskan Rp10 Miliar untuk Bangun GOR di Paku Jaya, Ini Tanggapan Masyarakat

Gedung Serba Guna (GSG) Paku Jaya yang di Bangun dengan anggaran 10 Milyar /Dok. TU (Juno)
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Penataan Paku Jaya Permai, Termasuk Bangun GOR dan Drainase

Lurah Pakualam, Sukron Makmun saat mendatangi Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Warga Pakualam Patungan Bangun Jalan, Lurah: Gak Sabaran

R ditangkap usai kepergok mencuri di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Hobi Curi Sepatu, Pemuda di Ciputat Ditangkap Polisi

Jangan Lewatkan

Kelima tersangka kasus pengeroyokan terhadap wartawan dan Humas Kementerian Lingkungan Hidup | Dok. Istimewa

Lima Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Wartawan di PT GRS Jawilan

Selasa, 26 Agustus 2025
Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS / Dok. Biodeks Polda Banten (Juno)

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Sabtu, 23 Agustus 2025
Tangkapan Layar SMPN 23 Tangerang yang Diduga Guru Lakukan Pelecehan ke Siswa /Dok. TU/ Foto: Juno

Kasus Dugaan Pelecehan Eks Wakepsek SMP di Tangerang, 2 Korban Terbaru Merupakan Ayah dan Anak

Sabtu, 23 Agustus 2025
Gedung Pemkot Tangsel | TU

GP Ansor Laporkan Dugaan Penyimpangan Rp8 Miliar pada Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

Minggu, 24 Agustus 2025
Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Kamis, 28 Agustus 2025
Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Kamis, 28 Agustus 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI pada Sabtu, 23 Agustus 2025 | Dok. Istimewa

Hendry Ch Bangun Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketua Umum PWI

Sabtu, 23 Agustus 2025
Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Rabu, 27 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp