Tangerangupdate.com – Alun-alun Pondok Aren yang sejatinya merupakan fasilitas umum gratis bagi warga kembali menjadi sorotan. Sejumlah warga menginformasikan adanya dugaan pungutan uang di area toilet umum Alun-alun Pondok Aren, meski kawasan tersebut dibangun untuk kepentingan publik tanpa pungutan biaya.
Warga menyebut, praktik tersebut muncul setelah sebelumnya Pemkot Tangerang Selatan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pungutan parkir di kawasan alun-alun yang kini sudah tidak ditemukan lagi.
“Alun-alun itu fasilitas umum, seharusnya gratis. Dulu sempat ada pungutan parkir, alhamdulillah sudah ditindaklanjuti. Tapi sekarang muncul lagi pungutan di toilet,” ujar seorang pelapor kepada wartawan, dikutip Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan keterangan warga, pungutan yang dimaksud berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000 setiap kali menggunakan toilet. Pelapor menyebut pungutan tersebut dilakukan dengan dalih membantu operasional kebersihan.
“Saya cuma ngebantu, kasihan yang enggak bawa uang, walaupun Rp1.000 atau Rp2.000,” ujar pelapor menirukan penjelasan petugas di lokasi.
Namun demikian, warga menilai dalih tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, mengingat Alun-alun Pondok Aren merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara dan diperuntukkan bagi seluruh lapisan warga.
Tak hanya soal toilet, dugaan pungutan juga disampaikan oleh sejumlah pedagang yang membuka lapak di sekitar kawasan alun-alun. Mereka mengaku diminta membayar sejumlah uang, namun hingga kini belum diketahui secara jelas pungutan tersebut disetorkan kepada pihak mana.
“Katanya bayar, tapi kami juga enggak tahu itu ke siapa dan untuk apa,” ungkap salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait tata kelola, pengawasan, serta transparansi pengelolaan fasilitas umum di wilayah Pondok Aren.
Warga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait segera turun tangan untuk memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Pondok Aren maupun instansi pengelola Alun-alun Pondok Aren terkait dugaan pungutan di toilet dan lapak pedagang tersebut.
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno

