Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota TangerangMetropolitanTangerang Raya

Lantaran Pasar Induk Tanah Tinggi Masih Dibuka, Pedagang Pasar Jatiuwung Gelar Aksi Buang Dagangan

Juno
Selasa, 4 Januari 2022 | 07:58 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (04/01/2021) | Kota Tangerang — Sejumlah pedagang Pasar Induk Jatiuwung, Kota Tangerang, membuang sejumlah barang dagangan lantaran tidak laku dan busuk, pedagang mengklaim hal tersebut akibat sampai hari ini Pasar Induk Tanah Tinggi tetap beroperasi.

karena sebelumnya Pemerintah Kota Tangerang menyatakan bahwa izin pemanfaatan lahan di pasar Tanah Tinggi telah habis. Sehingga para pedagang ini pindah ke Pasar Induk Jatiuwung.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa (04/01) Abdul Majid salah satu pedagang di pasar induk Jatiuwung mengungkapkan usahanya tidak berkembang, karena Pasar Induk Tanah Tinggi yang berada di Kecamatan Tangerang masih dihuni para pedagang.

“Kenapa saya mau pindah dari pasar Tanah Tinggi ke sini (Jatiuwung), karena di sana katanya izinnya enggak diperpanjang. Akhirnya saya pindah ke Jatiuwung, tapi sampai jalan 5 bulan ini, ternyata Pasar Tanah Tinggi masih diizinkan,” ungkapnya,

Dirinya menceritakan bahwa Pemerintah Kota Tangerang merelokasi pedagang termasuk dirinya pada pertengahan 2021, karena izin perpanjangan lahan di Pasar Tanah Tinggi tidak akan diperpanjang atau ditutup.

“Jual-beli sayur-mayur di Pasar Induk Jatiuwung menjadi sepi. Karena pedagang juga masih maunya beli di sana. Enggak ke Pasar Induk Jatiuwung. Kami bukannya rugi lagi, malah enggak dapat apa-apa,” ungkap pria yang sudah 20 tahun berdagang sayur ini.

Tidak hanya Abdul saja namun ada Ade, pedagang Cabai Kriting dan merah ini mengaku kesal dengan masih diizinkannya operasional Pasar Induk Tanah Tinggi, Ade mengaku kesal.

“Kalau tahu buntung ngapain saya berjualan. Ibaratnya saya datang cabai 10 ton, tapi yang laku cuma satu ton. Bukan rugi, tapi nyusahin,” jelas dia.

Seharusnya menurut Ade hanya ada satu pasar induk di setiap daerah, agar aktivitas usaha pedagang kecil tidak bisa bertumbuh. Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang, segera bertindak tegas untuk menyelamatkan usaha pedagang di pasar rakyat tersebut.

“Emang Tangerang semana, pasar induk sampai dua. Harusnya cuma satu, kalau ini dibiarkan sama saja membunuh para pedagang,”Harus segera bertindak. Dagangan kami bukan habis dibeli masyarakat, tapi busuk dibawa ke bak sampah. Karena tidak laku,” kesalnya.

Menurut Delfi, salah satu warga Pasar Kemis yang sering datang membeli sayuran untuk lapak sayurannya, menambahkan bahwa memang Pasar Induk Jatiuwung tidak seramai Pasar Induk Tanah Tinggi, ditambah memang tiak sebanyak di Pasar Induk Tanah Tinggi.

“Kalau boleh dibilang sih mending ke Tanah Tinggi, jumlahnya lebih banyak juga Disana kan. Àpalagi kaya saya gini bakal di jual lagi sayurannya” tutupnya.

BACA JUGA:  Waduh, Banyak Siswa dari Sekolah Swasta Elit Masuk Jalur Afirmasi SPMB SMP Tangsel, Lewat Mana ya?
TAGGED:Aksikota tangerangkotatangerangPasar indukProtes
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Berita Terkait

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jangan Lewatkan

Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kamis, 15 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp