Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Koperasi Merah Putih di Tangsel: Janji Miliaran Rupiah Belum Terwujud, Pengurus Mulai Resah

Andi Maulana
Senin, 8 September 2025 | 15:10 WIB
Ilustrasi Koperasi Merah Putih /Sumber : Dok TU (AI)
Ilustrasi Koperasi Merah Putih /Sumber : Dok TU (AI)
SHARE

Tangerangupdate.com – Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang digagas pemerintah pusat dengan target hadir di setiap desa dan kelurahan, belum menunjukkan hasil signifikan di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Padahal, koperasi ini digadang sebagai instrumen penting untuk mendorong ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat kemandirian daerah.

Di lapangan, realisasi program justru berjalan lambat. Janji bantuan modal miliaran rupiah belum terealisasi, membuat pengurus dan masyarakat mulai kehilangan kepercayaan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Janji Modal Rp3–5 Miliar Tak Kunjung Cair

Ketua KMP Kelurahan Serua Indah, Bahtiar Iskandar, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut sejak awal masyarakat dibuat antusias dengan janji adanya bantuan modal sebesar Rp3–5 miliar, bahkan isu adanya gaji Rp5 juta untuk pengurus.

“Kalau kita lihat dari awal, masyarakat antusias karena katanya akan ada bantuan Rp3 hingga Rp5 miliar, bahkan disebut-sebut ada gaji Rp5 juta bagi pengurus. Tapi faktanya, sampai hari ini belum ada bantuan yang turun,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Bahtiar menambahkan, semangat pengurus mulai menurun karena modal yang tersedia hanya dari iuran anggota. “Awalnya Rp100 ribu dan simpanan Rp25 ribu, sekarang diwajibkan Rp125 ribu. Kalau hanya itu modalnya, koperasi ini sulit berkembang,” keluhnya.

BACA JUGA:  PWI Tangsel Kecam Keras Aksi Preman terhadap Wartawan di Serang

KMP Sawah Andalkan Pertanian dan Perikanan

Berbeda dengan Serua Indah, KMP Kelurahan Sawah mencoba memanfaatkan potensi lokal. Ketua KMP, Heri, menyebut koperasinya diarahkan ke sektor pertanian dan budidaya ikan.

“Di sini kami arahkan ke pertanian dan budidaya ikan yang sudah dijalankan sejak lama. Tapi soal modal, dari pusat juga belum turun. Bahkan sekretariat dan banner pelatihan kami biayai sendiri,” kata Heri.

Ia menolak rencana penggunaan dana desa atau kelurahan untuk menutup setoran ke bank. “Itu jelas bisa merusak anggaran pembangunan wilayah, dan kami kurang setuju jika skema itu dipaksakan,” tegasnya.

Pengamat: Skema Bisnis dan SDM Masih Kabur

Pengamat Kebijakan Ekonomi, Ajib Hamdani, menilai program KMP perlu ditinjau ulang dari tiga aspek: skema bisnis, pembiayaan, dan tata kelola.

“Literasi perkoperasian di masyarakat masih rendah. Banyak yang hanya mengenal koperasi sebatas simpan pinjam. Kalau koperasi ini sejak awal mengandalkan dana publik, apalagi APBN atau APBD, itu justru menyalahi prinsip koperasi,” ujarnya. Sabtu (06/09).

BACA JUGA:  Janji Atasi Banjir, Pemkot Tangsel Habiskan Rp10 Miliar untuk Bangun GOR di Paku Jaya, Ini Tanggapan Masyarakat

Menurut Ajib, koperasi seharusnya tumbuh dari anggota melalui simpanan pokok, wajib, dan sukarela. Jika sejak awal dibiayai dana pinjaman berbunga rendah, risikonya besar dan bisa mengubah koperasi menjadi sekadar “perusahaan negara versi kecil.”

Pemerintah Alokasikan Rp16 Triliun

Meski realisasi di daerah seret, pemerintah pusat sudah mengalokasikan Rp16 triliun untuk mendukung pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dana ini bersumber dari saldo anggaran lebih (SAL) APBN 2025 sesuai PMK Nomor 63 Tahun 2025.

Dana tersebut ditempatkan di bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI) untuk menyalurkan kredit kepada koperasi. Namun, hingga kini pengurus KMP di Tangsel belum merasakan manfaat langsung dari kebijakan tersebut.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Andi Maulana
TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Kegiatan jajaran Kecamatan Pondok Aren diduga saat berwisata ke Bandung bertepatan dengan Kehutanan rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Camat dan Lurah Pondok Aren Absen Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Tangsel, Pilih Berwisata ke Bandung

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Jangan Lewatkan

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kamis, 15 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp