Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 19 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Ketika Kota Dengan Predikat “Paling Informatif” Gagap

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 24 September 2025 | 10:10 WIB
Ilustrasi Gambar ini dibuat dengan kecerdasan buatan / Dok. TU
Ilustrasi Gambar ini dibuat dengan kecerdasan buatan / Dok. TU
SHARE

Tangerangupdate.com – Tangerang Selatan, pada 2024, dengan nilai hampir sempurna yakni 98,85, kota yang dipimpin Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan ini dinobatkan sebagai Badan Publik Paling Informatif se-Banten oleh Komisi Informasi Provinsi Banten. Prestasi ini adalah sebuah mahkota yang berkilau, bukti komitmen terhadap amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Namun, kemilau mahkota itu seketika suram ketika dihadapkan pada ujian sesungguhnya ketika merespon kritik substantif terhadap anggaran daerah yang disuarakan langsung oleh pemilik sah kebijakan publik, yaitu masyarakat Tangsel sendiri yang dalam hal ini diwakili oleh Leony Vitria atau lebih dikenal sebagai mantan penyanyi cilik. Alih-alih menampilkan performa entitas yang “paling informatif,” respons Pemkot justru memperlihatkan kegagapan yang mencolok, sikap defensif, narasi yang tidak koheren dan data yang disajikan secara tambal sulam, jauh dari kesan pengelola informasi yang matang dan terpercaya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ironi ini mengingatkan pada sebuah alegori tentang seorang raja bijak nan gagap. Sang raja dikelilingi oleh penasihat yang piawai merangkai kata, dan istananya megah dengan laporan-laporan indah. Setiap kali rakyat bertanya tentang keadaan negeri, para penasihatnya segera menyuguhkan lembaran-lembaran laporan yang detail. Namun, ketika sang raja sendiri yang diminta menjawab pertanyaan langsung dari rakyatnya yang paling biasa, kata-katanya terputus-putus, tidak lugas dan penuh keraguan. Rakyat pun mulai mempertanyakan, apakah laporan yang indah itu mencerminkan kebenaran atau hanya topeng untuk menutupi ketidaksiapan sang pemimpin menghadapi suara hati warganya?

BACA JUGA:  Kepala SDN Ciledug Barat Dinonaktifkan Imbas Kasus Dugaan Pungli Seragam Sekolah

Alegori itu adalah cermin yang tepat untuk Pemkot Tangsel saat ini. Penghargaan “paling informatif” bagaikan mahkota emas dan laporan-laporan indah sang raja. Ia terlihat perkasa dari jauh tetapi getar dan goyah saat dihadapkan pada desakan pertanyaan yang lahir dari ruang hidup warga, bukan dari ruang rapat dewan. Fakta bahwa kritik ini datang dari masyarakat bukan dari institusi resmi pengawas seharusnya justru menjadi alarm terkuat. Ini membuktikan bahwa yang diuji bukan hanya hubungan formal dengan DPRD, melainkan hubungan kepercayaan dasar antara pemerintah dan warganya.

Publik tidak butuh sekadar tumpukan data yang dipajang di portal informasi yang mungkin saja hanya memenuhi checklist administratif penilaian yang ditagih oleh masyarakat dan dalam hal ini oleh seorang warga seperti Leony, adalah transparansi yang hidup dan responsif, yaitu kemampuan pemerintah untuk menjelaskan dengan jelas, argumentatif, dan siap diverifikasi atas setiap kebijakan yang menghabiskan uang rakyat, langsung kepada rakyat itu sendiri.

Dari Keterbukaan Pasif Menuju Akuntabilitas Aktif pada Warga

BACA JUGA:  Leony Vitria Bongkar Anggaran Fantastis Pemkot Tangsel: Konsumsi Rp77 Miliar, Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

Esensi keterbukaan informasi publik bukanlah terletak pada kemampuan menyimpan dan menampilkan arsip, melainkan pada kesiapan menjelaskan dan mempertanggungjawabkannya kepada siapa pun yang bertanya, terutama kepada warga biasa. Sebuah portal informasi yang lengkap adalah modal awal, tetapi itu baru bersifat pasif. Nilai sejati sebuah pemerintahan yang informatif teruji ketika ia beralih ke mode aktif, yaitu saat ia mampu berdialog secara setara dengan warganya, merespons kecemasan publik yang disampaikan melalui saluran non-formal dan dengan rendah hati mengakui jika terdapat data atau kebijakan yang perlu dikoreksi.

“Kegagapan dalam merespons kritik dari masyarakat mengindikasikan bahwa mungkin saja “keterbukaan” yang dijaga Pemkot Tangsel adalah keterbukaan yang terkungkung dalam kerangka formalistik-performatif”

Keterbukaan untuk memenuhi penilaian komisi informasi, bukan keterbukaan untuk membangun dialog jujur dengan warganya. Jika seorang warga yang kritis saja tidak mendapatkan jawaban yang memadai, lalu untuk siapakah gelar “paling informatif” ini sebenarnya diberikan?

Kini, konsistensi menjadi taruhan. Apakah Pemkot Tangsel akan membuktikan bahwa predikat “paling informatif” bukan sekadar gelar prestisius di atas kertas, melainkan jiwa dari setiap interaksinya dengan masyarakat? Bahwa mereka siap dikritik oleh siapapun, siap menjawab dengan kepala dingin dan data yang utuh, dan siap dikoreksi oleh suara dari luar tembok balai kota atau justru akan dikenang seperti raja dalam legenda, yang gagap menjawab pertanyaan rakyatnya sendiri? Jawabannya tidak terletak pada piagam penghargaan, tetapi pada bagaimana seorang pejabat menjawab pertanyaan seorang Leony di ruang publik.

BACA JUGA:  BPBD: 13 Rumah Rusak, 84 Warga Mengungsi Akibat Ledakan di Pondok Cabe

Disclaimer: Artikel ini merupakan produk meja redaksi Tangerangupdate.com. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya merupakan sebuah opini dan tidak menunjukkan keberpihakan kepada siapapun.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Kegiatan jajaran Kecamatan Pondok Aren diduga saat berwisata ke Bandung bertepatan dengan Kehutanan rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Camat dan Lurah Pondok Aren Absen Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Tangsel, Pilih Berwisata ke Bandung

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Jangan Lewatkan

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kamis, 15 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Selasa, 13 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp