Tangerangupdate.com – Volume sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami peningkatan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Meski terjadi lonjakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel memastikan kondisi tersebut masih terkendali dan belum menimbulkan penumpukan di lapangan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Kasyatulloh, mengatakan kenaikan jumlah sampah selama Ramadan masih dalam batas yang dapat diakomodir oleh sistem pengangkutan yang ada.
“Ada peningkatan, tapi belum terlalu signifikan. Masih bisa kami akomodir sehingga tidak ada tumpukan sampah,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan volume sampah dipicu oleh aktivitas masyarakat yang meningkat, terutama dari sektor rumah tangga, pasar tradisional, serta penjualan makanan dan minuman takjil.
Terkait pengelolaan akhir, sampah dari Tangsel hingga saat ini masih dikirim ke TPA Cilowong di Kota Serang untuk diproses lebih lanjut.
Namun, DLH memprediksi lonjakan signifikan akan terjadi pada malam takbiran menjelang Idul Fitri. Pada momen tersebut, biasanya terjadi peningkatan pembuangan sampah akibat kegiatan bersih-bersih rumah dan lingkungan.
Sebagai langkah preventif, DLH Tangsel akan menyebarkan bak-bak armroll di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi penumpukan agar sampah tidak berceceran.
“Untuk malam takbiran biasanya memang terjadi peningkatan. Kami siapkan bak armroll untuk mengakomodir tumpukan sampah. Setelah Idul Fitri akan kami bersihkan kembali,” jelasnya.
DLH Tangsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan bahan sekali pakai guna menekan volume sampah selama Ramadan dan Idul Fitri.
