Tangerangupdate.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Influenza A (H3N2) subclade K, yang belakangan dikenal sebagai super flu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Tangsel.
“Sampai sekarang di Kota Tangerang Selatan kami belum menerima laporan adanya kasus super flu,” ujar Allin, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Dinkes Tangsel telah melakukan langkah antisipasi sejak awal 2025. Salah satunya melalui skrining penyakit influenza di Puskesmas Serpong 1, yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai fasilitas pelayanan Influenza Like Illness (ILI).
“Kami secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap kasus-kasus yang terduga influenza. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan, dan hasilnya kami terima langsung dari Kemenkes,” jelasnya.
Gejala Super Flu Mirip Flu Biasa
Terkait gejala, dr. Allin menjelaskan bahwa super flu memiliki gejala yang hampir sama dengan flu biasa, seperti demam, pilek, batuk, dan sakit tenggorokan.
“Berdasarkan keterangan WHO dan Kementerian Kesehatan, gejala super flu tidak separah Covid-19 dan terutama tidak menyebabkan kematian,” katanya.
Pemkot Tangsel Siapkan Antisipasi Ledakan Kasus
Walaupun belum ditemukan kasus, Pemerintah Kota Tangerang Selatan tetap melakukan langkah preventif guna mencegah kemungkinan lonjakan kasus seperti yang pernah terjadi pada masa pandemi Covid-19.
Upaya tersebut meliputi penyiapan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, peningkatan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan influenza tipe A.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah utama pencegahan.
“Tidak hanya edukasi dan sosialisasi, fasilitas pelayanan kesehatan juga kami siapkan untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan kasus,” pungkas Allin.
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno

