Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Datangi Batita Yang Diduga Di Tolak Puskesmas, Kapus Jurang Manggu Timur : Mohon Maaf, Semoga Tidak Ada Kejadian Serupa Lagi

Juno
Minggu, 24 April 2022 | 05:19 WIB
img 20220420 120323
img 20220420 120323
SHARE

Tangerangupdate.com (23/04/2022) | Tangerang Selatan — Pasien balita dibawah lima tahun (Batita) berinisial A, yang diduga ditolak oleh Puskesmas Jurang Manggu Timur Kecamatan Pondok Aren akhirnya di kunjungi oleh Kepala Puskesmas Jurang Manggu Timur beserta staffnya.

Menurut keterangan Rahma, salah satu kerabat dari batita A, menceritakan bahwa pada Kamis (21/04), kepala Puskesmas Jurang Manggu Timur Dokter Alwan beserta dua orang staffnya datang ke kediaman batita A untuk melihat kondisi batita tersebut dan meminta maaf.

“tadi yang datang Binwil (Bina Wilayah – Red) bidan Lisna, dokter Alwan Kapus sama bidang mutu saya lupa namanya, minta maaf klarifikasi kalau itu kesalahan dokter Alwan” ucapnya kepad Kantor Berita Tangerangupdate.com di kediamannya.

Namun menurut Rahma, dirinya menyayangkan mengapa bukan petugas yang jaga pada malam kejadian pada saat dugaan penolakan yang datang, namun justru kepala puskesmas hanya bersama staff yang lainnya.

“Keluarga pengennya ya, dokter yang jaga pada malem itu, bukan dokter Alwan yang meminta maaf, kalau orangnya itu yang jaga Dateng aja apa nengokin dirumah apa dirumah sakit kemaren biar kita keluarga engga disangka boong” ungkap Rahma.

Lalu lanjut Rahma, dari pihak keluarga sudah memaafkan, karena sudah terjadi namun keluarganya menekankan bahwa, agar tidak ada lagi kejadian yang serupa yang menimpa orang lain yang, dirinya meminta agar para petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“keluarga udah maafin, jangan sampe ke ulang kejadian kaya begini lagi ke warga lain, pengennya petugasnya yang ramah, jangan sampe nolak pasien beri penjelasan yang enak, jangan bikin pasien panik jadi tambah panik” tuturnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Jurang Manggu Timur Dokter Alwan saat ditemui diruangannya menyampaikan bahwa sudah menemui batita A dirumahnya untuk meminta maaf secara langsung kepada pihak keluarga.

“Sudah menemui dan sudah meminta maaf tadi dengan Binwil dan SDA agar dapat melihat langsung persoalan di masyarakat, agar ada perbaikan dalam layanan” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa malam setelah kejadian dirinya sudah menghubungi keluarga untuk meminta maaf, secara tertulis dan alwan mengaku bahwa keluarga memaklumi.

“Jadi masalah diagnosa itu kan masalah teknis sekali, kalau mungkin sikap mungkin iya, subuhnya itu kita sudah minta maaf kepada keluarga pasien, sebetulnya ga ada masalah dan keluarga pasien sudah memaklumi. Subuhnya itu saya sudah langsung loh, bukan staf lagi” jelasnya.

Ditambahkannya, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi mengenai SOP (Standar Operasional Prosedur), juga mengkoreksi respon mutu, banyak sekali yang diperbaiki, karena menurut alwan sudah menjadi tugasnya.

“Intinya kami salah dalam mengkomunikasikan dan saya sudah memohon maaf. Itu tadi, karena sifatnya internal secara teknis kami pasti membenahi sop, kami mengoreksi ini ada namanya respon mutu, banyak sekali yang diperbaiki. Karna ini adalah tugas saya dalam memperbaiki hal hal yang dikoreksi” imbuhnya.

Diakhir alwan berharap tidak ada lagi kejadian serupa dikemudian hari dan berjanji akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat di wilayah pelayanannya.

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit
TAGGED:BalitaBatitakesehatanPuskesmaspuskesmas jurang mangu timurtangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Kegiatan jajaran Kecamatan Pondok Aren diduga saat berwisata ke Bandung bertepatan dengan Kehutanan rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Camat dan Lurah Pondok Aren Absen Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Tangsel, Pilih Berwisata ke Bandung

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Jangan Lewatkan

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kamis, 15 Januari 2026
Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Selasa, 13 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Selasa, 13 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp