Tangerangupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama 1.200 personel gabungan TNI, Polri, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih lingkungan secara serentak, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi darurat sampah yang terjadi di Tangsel dalam beberapa bulan terakhir.
Aksi pembersihan diawali dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sunburst, BSD City, Kelurahan Cilenggang, sekitar pukul 08.00 WIB. Ribuan personel tampak mengenakan seragam biru dongker dan menerima pengarahan terkait pembagian tugas serta titik-titik pembersihan sampah.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemkot Tangsel turut mengerahkan 27 unit armada pengangkut sampah guna mempercepat proses pengangkutan dari lokasi pembersihan menuju Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faisal Rizal, menegaskan bahwa aksi ini tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
Ia menyebutkan, kegiatan bersih lingkungan sejatinya telah dilakukan secara bertahap oleh personel gabungan sejak tiga pekan terakhir.
“Aksi bersih sampah ini sebenarnya sudah berjalan selama tiga minggu. Sampah-sampah yang berada di ruas jalan kita kumpulkan dan masukkan ke TPS yang saat ini kita datangi,” kata Faisal.
Menurutnya, sampah yang telah terkumpul di TPS selanjutnya akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Sampah yang sebelumnya berserakan di pinggir jalan kini sudah kita angkut ke TPS. Setelah itu akan dialihkan ke TPA, sehingga kondisi jalan saat ini sudah jauh lebih bersih,” ujarnya.
Selain terlibat dalam pembersihan, TNI juga akan melakukan pengawalan dalam proses pengiriman sampah dari Tangsel menuju TPA Cilowong, Kota Serang. Langkah tersebut diambil untuk memastikan distribusi sampah berjalan aman dan lancar.
Faisal mengakui, sebelumnya sempat terjadi penolakan dari sebagian warga di sekitar TPA Cilowong akibat minimnya sosialisasi terkait kerja sama pengelolaan sampah antara Pemkot Tangsel dan Pemkot Serang.
“Memang sempat ada kendala karena adanya resistensi masyarakat. Padahal kerja sama antar pemerintah daerah sudah ada, hanya saja sosialisasinya belum maksimal,” jelasnya.
Namun demikian, ia menyatakan persoalan tersebut kini mulai teratasi berkat koordinasi lintas instansi.
“Dengan komunikasi yang baik antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, solusi sudah ditemukan. Saat ini sampah dari TPS sudah bisa dikirim ke TPA Cilowong,” tambahnya.
Ia berharap, keterlibatan berbagai pihak dalam aksi ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang dan mengelola sampah.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tutup Faisal.
Editor: Zidna Aenun Azis
Reporter: Juno

