Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab TangerangTangerang Raya

Ini Sederet Persoalan Kampung Gaga Tangerang Dari Banjir Tiga Bulan, Hingga Luput Dari Perhatian Pemerintah

Juno
Rabu, 16 Februari 2022 | 16:21 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (16/02/2022) | Kabupaten Tangerang — Banjir yang sudah hampir tiga bulan dirasakan oleh warga Kampung Gaga di Desa Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, mulai membuat warga merasa resah, mulai dari penyakit yang menyerang warga juga membutuhkan tindakan cepat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang

Menurut salah satu Warga Kampung Gaga berinisial MS (67), yang dibutuhkan warga hari ini bukan hanya di kunjungi dan bantuan sembako yang hanya cukup dua hari saja, namun harus ada solusi yang cepat dari Pemkab Tangerang agar banjir yang sudah hampir tiga bulan cepat surut.

“Masyarakat di sini bukan cuma mau diliat, pas begitu diliat, satu dua hari langsung laksanakan gimana caranya, kalau misalkan sembako, paling cuma cukup sehari dua hari, yang penting ini butuh air kering” ucap MS dengan mata berkaca-kaca.

MS mengakui bahwa banjir tersebut bukan berasal dari air hujan saja namun juga drainase sudah tidak ada, diduga akibat tertutup pembangunan proyek yang persis disamping kampung tersebut. Dirinya mendengar bahwa nanti akan dibuatkan saluran drainase namun setelah semua proyek selesai.

“emang saluran di sini udah ga ada karna tertutup semua sama proyek. Memang nanti bakal dibikin saluran, tapi nanti katanya pas proyek udah selesai” ujar MS.

MS mengaku bahwa masyarakat tidak melarang adanya proyek, namun harus memperhatikan sekitar dengan dibuatkan saluran air, MS tidak membantah bahwa jauh sebelumnya kampung Gaga memang banjir namun tidak sampai dua hari sudah surut.

“Kalo ada proyek kan ga dilarang sama masyarakat, yang penting ada saluran. Bukan main urug urug aja, akhirnya jadi beban masyarakat. Memang dari dulu di sini banjir, tapi bukan bulanan, paling sehari-dua hari langsung surut” tungkasnya.

Ditempat terpisah Sekretaris Camat Teluk Naga Tatang Suryana mengaku sejak adanya banjir, pihaknya sudah mengambil langkah penanggulangan, dengan menyedot air kemudian dibuang ke aliran sungai,

“Kalau yang awal mah itu kan sudah ditanggulangi dengan menyedot air, Kampung Gaga itu kan ada dua, yang kanan sama yang kiri, yang sebelah kiri itu sudah diupayakan penyedotan dan dibuang ke kali, namun yang sebelah kanan itu tidak surut surut” kata Tatang, Rabu (16/02).

Ketika ditanya mengapa hal tersbut dapat terjadi, Tatang menjawab bahwa tidak ada pembuangan, diduga akibat pembangunan proyek, sudah berupaya kordinasi dengan pihak pengembang dengan membuat sodetan, akan tetapi bukannya membuat surut justru semakin memperparah.

“Karna kan ga ada pembuangan ke sana, karna terbendung pekerjaan pembangunan (Proyek- Red), kita mulai berupaya melakukan sodetan ternyata bukanya air yang ke sana, namun air yang di sana malah ke sini. Soalnya di situ kondisinya cekungan. Kalau penanganan kita dari awal juga udah ditangani”

Dirinya juga mengatakan menurut hasil survei yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Bina Marga bahwa kampung Gaga berada di posisi terendah. Hal itu sudah dikordinasikan baik kecamatan sampai Desa sudah berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang sejak awal banjir, namun baru ditinjau Kamis kemarin.

“Dari bulan desember kita sudah tangani semaksimal kita, kalau Pemkab ya tetep laporan tapi baru merespon hari kamis kemarin melakukan survei” tutupnya.

BACA JUGA:  Curi Uang Setoran Rp27 Juta di Tigaraksa, Karyawan Minimarket Dicokok Polisi
TAGGED:BanjirBanjir Kampung Gagakabtangerangkabupaten tangerangKabupatentangerangKampung GagaTanjung pasirteluknaga
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Jangan Lewatkan

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Selasa, 13 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp