Tangerangupdate.com – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengunjungi rumah warga tak layak huni di Kampung Cituis RT 02/02, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rabu 1 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan pelaksanaan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berjalan tepat sasaran.
Dalam kunjungan itu, Bupati meninjau langsung kondisi rumah milik Subhan (55). Rumah tersebut terlihat memprihatinkan, dengan lantai ubin yang retak serta sebagian area masih berupa tanah.
Saat musim hujan dan terjadi banjir, air kerap masuk ke dalam rumah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari penghuni.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program bedah rumah berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman. Program ini juga menjadi bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Saat berdialog dengan pemilik rumah, Bupati menegaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari struktur bangunan hingga fasilitas dasar.
“Ini boleh dirapikan. Pondasinya dinaikkan supaya air tidak masuk. Nanti ada kamar mandi, WC, dan dibuatkan kamar,” ujar Bupati saat memberikan arahan di lokasi.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan material bangunan yang lebih baik, termasuk pemasangan keramik, penyediaan ventilasi, serta jendela untuk mendukung sirkulasi udara yang sehat. Selain itu, fasilitas dasar seperti air bersih dan kamar mandi layak juga akan disediakan.
“Mohon bantuannya Pak Lurah untuk dirapikan. Semua bisa pakai keramik, ada WC, kamar, ventilasi, dan jendela. Air bersihnya harus ada, kamarnya ada, nanti pakai kipas angin juga,” tambahnya.
Bupati menargetkan proses perbaikan dapat segera dimulai dalam waktu dekat agar rumah tersebut bisa segera dihuni dengan kondisi yang lebih layak.
“Sekarang beli materialnya, pasangnya besok. Dirapikan dulu, nanti ranjangnya (tempat tidur) juga diganti,” tegasnya.
Sementara itu, Subhan mengaku telah tinggal di rumah tersebut sejak tahun 1986. Selama itu, ia bersama keluarganya hidup dalam kondisi serba terbatas.
“Sudah puluhan tahun saya tinggal di sini, tidur seadanya. Saya asli warga sini. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membedah rumah. Semoga selalu diberi keberkahan dan kesehatan,” ungkapnya haru.

