Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 21 April 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Mahasiswa dan Warga Pandeglang Geruduk KLHK dan Istana, Desak Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT GSM

Redaksi TU
Redaksi TU
Jumat, 28 November 2025 | 20:51 WIB
Demonstrasi Gerakan Pandeglang Bersih di depan Istana Negara dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta | Dok. Istimewa
Demonstrasi Gerakan Pandeglang Bersih di depan Istana Negara dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Mahasiswa dan warga Pandeglang tergabung dalam Gerakan Pandeglang Bersih menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Istana Negara dan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta, pada Jumat, 28 Oktober.

Aksi ini menuntut pemerintah pusat segera mengusut tuntas dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Gari Setiawan Makmur (GSM), sebuah perusahaan penggemukan dan pemotongan sapi impor di Kecamatan Panimbang-Sobang, Kabupaten Pandeglang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

​Massa aksi, yang terdiri dari unsur mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Kecamatan Sobang–Panimbang, menyuarakan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai mengabaikan keluhan warga. Lokasi PT GSM yang berdekatan dengan permukiman padat penduduk dan fasilitas pendidikan menjadi sorotan utama dalam tuntutan mereka.

​Koordinator aksi, Entis Sumantri, menyatakan bahwa demonstrasi di ibu kota ini adalah puncak kekecewaan masyarakat setelah aspirasi mereka di daerah tak kunjung mendapatkan solusi. Sebelumnya, keluhan terkait pencemaran telah disampaikan kepada berbagai instansi di Kabupaten Pandeglang, termasuk DPRD, DLH, DPUPR, dan Satpol PP, namun ia menilai tidak ada langkah nyata yang diambil.

BACA JUGA:  IKA Sakti Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOS Kabupaten Pandeglang, BPK Temukan Kerugian Rp335,8 Juta

​”Masyarakat sudah lama merasakan dampak pencemaran lingkungan akibat ulah perusahaan yang tidak mengedepankan rasa kemanusiaan. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Entis.

​Ia menjelaskan, dugaan pelanggaran lingkungan ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pihaknya menduga PT GSM beroperasi tanpa mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku dan bahkan dicurigai beroperasi secara ilegal serta tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

​”Kami menduga perusahaan ini ilegal dan tidak memenuhi kepatuhan perizinan. KLHK harus segera turun tangan melakukan audit lingkungan,” tambahnya.

​Dalam rangkaian tuntutannya, Gerakan Pandeglang Bersih mendesak Presiden Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Provinsi Banten.

Mereka menuduh adanya dugaan pembiaran dan bahkan gratifikasi yang membuat perusahaan tetap beroperasi meskipun meresahkan warga.

​”Presiden harus periksa Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah daerah, karena kami menduga ada gratifikasi dan pembiaran terhadap perusahaan yang telah meresahkan masyarakat serta mengancam kesehatan warga, termasuk lingkungan pendidikan seperti SDN, SMP, dan SMK yang sangat dekat dengan lokasi,” ungkapnya.

BACA JUGA:  IKA Sakti Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOS Kabupaten Pandeglang, BPK Temukan Kerugian Rp335,8 Juta

​Selain itu, massa juga menuntut, ​KLHK segera membentuk tim investigasi dan mengaudit lingkungan PT GSM. ​Aparat penegak hukum tidak menjadi “backing” perusahaan dan segera menuntaskan dugaan pelanggaran ini.

“​Pemerintah Pusat menjamin hak hidup sehat dan lingkungan yang layak bagi warga Sobang-Panimbang,” tegasnya.

​Massa aksi lainnya, Ahmad S, menegaskan bahwa perjuangan mereka untuk menuntut keadilan tidak akan berhenti. Kedatangan mereka ke Jakarta adalah langkah terakhir setelah jalur komunikasi di daerah dianggap buntu.

“Ini bukan akhir perjuangan. Kami datang ke Jakarta untuk menuntut keadilan atas hak hidup sehat dan lingkungan yang layak. Kami akan terus bersuara hingga persoalan ini tuntas,” ujarnya.

​Gerakan Pandeglang Bersih menyatakan akan terus menggelar aksi demonstrasi lanjutan, yang mereka sebut “Aksi Jumat Bersih”, di ibu kota hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh Presiden dan KLHK.

TAGGED:Istanapandeglang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: perwakilan Sinarmas Land saat meninggalkan gedung Kejaksaan Negeri Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Buntut Kebakaran Gudang Pestisida, Kejari Tangsel Mulai Periksa Sinarmas Land

Foto: proses olah TKP penemuan mayat pemuda di Ciputat | Dok. Istimewa

Diduga Masalah Asmara, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Ciputat

Foto: Istimewa

Diduga Sesak Napas, Lansia Dilaporkan Meninggal Saat Bertamu di Kontrakan Panongan

Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Cepat Rusak, Pengamat Singgung Dugaan Korupsi

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri depan) | Dok. Istimewa

Apel Pagi, Wakil Bupati Tangerang Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Titik Lokasi yang Dikeluhkan Warga Karena Adanya Penyempitan Jalan / Dok. TU

Warga Keluhkan Penyempitan Jalan Rawabuntu Tangsel di Depan SPBU AKR

Berita Terkait

Tersangka Maskuri Terduga Pencabulan Bersama Tim Kejari Banten / Foto : Istimewa
Banten

Buron Setahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak di Tangsel Ditangkap di Tegal

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang Provinsi Banten Saat Sidang Pada Terdakwa/ Foto : Ist
Banten

Tukang Ojek Hingga Karyawan Swasta di Tangsel Jadi Korban Pencatutan KUR Fiktif Bank BTN, Kerugian Negara Rp13 Miliar

Foto: Ilustrasi/freepik.com
Banten

Bapenda Banten Kasih Jatah Petugas Pemungut Pajak Rp37 Miliar Setahun

Foto: Istimewa
Banten

KNPI Pandeglang Akan Gelar Aksi di BGN Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Foto: Istimewa
Banten

DPW JPMI Banten Gelar Aksi, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Destinasi Wisata

Foto: Istimewa
Banten

DPD KNPI Pandeglang Soroti Pelayanan KUR dalam Dialog dengan BRI Cabang Labuan

Foto: Istimewa
Banten

Program Makan Bergizi Gratis di Pandeglang Diduga Jadi Ladang ‘Cuan’ Pejabat

Foto: Istimewa
Banten

Kadis Pariwisata Provinsi Banten Mangkir Audiensi Soal Realisasi Anggaran Puluhan Miliar

Jangan Lewatkan

Foto: kondisi Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang mulai rusak | Dok. Tangerangupdate.com

Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Cepat Rusak, Pengamat Singgung Dugaan Korupsi

Senin, 20 April 2026
Titik Lokasi yang Dikeluhkan Warga Karena Adanya Penyempitan Jalan / Dok. TU

Warga Keluhkan Penyempitan Jalan Rawabuntu Tangsel di Depan SPBU AKR

Senin, 20 April 2026
Foto: polisi tengah meminta keterangan saksi di tempat penemuan jasad pedagang angkringan di Citra Raya | Dok. Istimewa

Diduga Sakit, Pedagang Angkringan Ditemukan Meninggal di Citra Raya

Selasa, 14 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah (kiri depan) | Dok. Istimewa

Apel Pagi, Wakil Bupati Tangerang Ingatkan Pentingnya Kedisiplinan Pegawai

Senin, 20 April 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Baru 3 Bulan Diresmikan, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Senilai Rp2,1 Miliar Mulai Rusak

Rabu, 15 April 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah) | Dok. Istimewa

Polisi Buru Satu Pelaku Utama Kasus Tewasnya Pelajar di Muara Kaliadem

Sabtu, 18 April 2026
Foto: perwakilan Sinarmas Land saat meninggalkan gedung Kejaksaan Negeri Tangsel | Dok. Tangerangupdate.com

Buntut Kebakaran Gudang Pestisida, Kejari Tangsel Mulai Periksa Sinarmas Land

Selasa, 21 April 2026
Foto: Istimewa

Diduga Sesak Napas, Lansia Dilaporkan Meninggal Saat Bertamu di Kontrakan Panongan

Senin, 20 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp