Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Kamis, 23 Juli 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tangsel Heran DED Kawasan Kumuh Serua ‘Melenceng’ dari Kebutuhan Lapangan

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 19 November 2025 | 20:06 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan turut mengomentari perubahan DED Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua | Dok. Tangerangupdate.com
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan turut mengomentari perubahan DED Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – ​Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, mengaku heran Detail Engineering Design (DED) Proyek Penanganan Kawasan Kumuh di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, ‘melenceng’ kebutuhan riil di lapangan. Akibatnya, proyek tersebut harus dialihkan meskipun perencanaannya sudah disahkan.

Pernyataan ini disampaikan Pilar Saga Ichsan kepada awak media setelah mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Tangsel pada Rabu, 19 November 2025.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pilar Saga menekankan bahwa perencanaan proyek seharusnya didasarkan pada survei dan pengukuran yang matang di awal, sehingga tidak terjadi ketidaksesuaian saat eksekusi di lapangan.

“Tapi secara teknis sih harusnya semuanya sesuai dengan desain karena kan membuat perencanaan itu pasti sudah disurvei, diukur dari awal. Harusnya sesuai dengan perencanaan,” kata Pilar kepada Tangerangupdate.com.

Pilar menjelaskan bahwa ketidaksesuaian desain dan kebutuhan riil di lapangan, ditambah kendala sosial, memaksa Pemerintah Kota Tangsel menunda atau mengalihkan proyek tersebut.

​Ia menyebutkan, salah satu permasalahan yang terjadi adalah masalah pembebasan atau izin penggunaan lahan.

BACA JUGA:  Walikota Tangsel Sebut Kompensasi Rp 250 Ribu Untuk Warga Cipeucang Sudah Kesepakatan

Meski demikian, Pilar Saga berjanji akan melakukan pengecekan langsung bersama dinas terkait untuk memastikan detail masalah dan sumber ketidaksesuaian DED.

“Sebenarnya secara aturan boleh, kalau ada sedikit (perubahan) untuk kebutuhan warga, tapi ternyata pemilik lahannya (lokasi pengerjaan proyek) belum mau, ya itu yang kita tunda dulu. Nanti coba saya cek ke lokasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel, Anung Indra Kumara, membantah jika pihaknya dinilai mengabaikan peran warga.

​Ia menegaskan bahwa perubahan DED tidak menyalahi aturan selama masih dalam koridor ketentuan. Terkait pelibatan KSM, Anung menjelaskan bahwa tupoksi KSM ada pada tahap pelaksanaan, bukan perencanaan.

Menurutnya, fungsi KSM adalah mendampingi pelaksana pekerjaan agar hasil pembangunan sesuai dengan harapan warga saat proyek berjalan.

​”Jadi bagaimana mungkin melibatkan KSM dalam masa perencanaan? Wong dia (KSM) dibentuk saat pelaksanaan,” kata Anung beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Reza mengungkap bahwa denah proyek atau Detail Engineering Design (DED) yang sudah jadi tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga harus dialihkan setelah perencanaan disahkan.

BACA JUGA:  Jaksa Gadungan Ditangkap di Pamulang, Pernah Dipecat 2009 dan Tipu Korban Rp310 Juta

“Kebetulan ketua KSM-nya saya. Emang benar kalau yang di denah sama yang di lapangan beda. Bisa dibilang perencanaannya kurang tepat, makanya kita alihkan,” katanya kepada Tangerangupdate.com, Kamis 13 November 2025.

​Menurut Reza, ketidaksesuaian rencana awal membuat warga mengajukan perubahan fokus proyek. Awalnya, proyek mencakup pembangunan Gazebo, Gapura, dan Vertical Garden.

Namun, mereka memutuskan mengalihkan alokasi anggaran dari item-item tersebut untuk memprioritaskan kebutuhan infrastruktur dasar seperti paving block dan drainase.

“Di gambar (DED) cuma sepotong-potong. Dari perencanaannya kurang (gak sesuai). Makanya kita minta (dibangun paving block) semua aja,” terangnya.

Menurut Reza, pengalihan fokus ini dilakukan karena DED yang sudah jadi dinilai tidak efektif dan hanya sepotong-sepotong.

Reza juga membenarkan bahwa KSM dan perwakilan warga memang diundang untuk rapat di kelurahan terkait proyek ini.

Namun, ia menegaskan bahwa undangan tersebut dilakukan setelah DED selesai dibuat dan tidak pada tahap perumusan ide awal.

“Kalau saya cuma dikasih pas (DED) jadi aja. Pas perencanaan gambar engga (dilibatkan), makanya kita ukur ulang. (pengerjaan) jadi bagus itu karena permintaan, gak kebayang kalau ga sesuai gambar,” pungkasnya

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:tangerang selatan
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: istimewa

Kabupaten Tangerang Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut

Foto: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud | Dok. Tangerangupdate.com

DPRD Bakal Panggil Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Terkait Dugaan Kredit Fiktif

Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Foto: Musyawarah Nasional (Munas) IV FORPAMNAS di The Rich Jogja Hotel | Dok. Tangerangupdate.com

Sunardi Dito Prawiro Nahkodai FORPAMNAS Periode 2026–2030, Sutikno Jadi Sekjen

Foto: istimewa

Komplotan Curanmor Pemburu Motor Mahasiswa di Tangsel Dibekuk Polisi

Foto: kantor BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) | Dok. Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Kredit Fiktif Bergulir, Dugaan Nepotisme di Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Ikut Disorot

Berita Terkait

Foto: warga mencuci di bantaran Sungai Cisadane imbas kekeringan | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Kekeringan, Warga Tangsel Mulai Nyuci di Sungai Cisadane

Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Kemarau Datang, Warga di Kelurahan Keranggan Kembali Krisis Air Bersih, Jaringan Pipa Masih Sebatas Rencana

Foto: barang bukti hasil sitaan ungkap peredaran uang palsu | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Polisi Ungkap Peredaran Uang Palsu di Serpong, Lembaran yang Belum Dipotong Disita

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan, Herman Susilo / Dok. TU
Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Klaim Sewa Kendaraan Dinas Hemat Rp8 Miliar, Tak Lagi Tanggung Biaya Servis hingga Pajak

Foto : ilustrasi / Freepik
Kota Tangsel

Dugaan Mark-up Pengadaan Keran Wastafel Dinkes Tangsel Dilaporkan ke Kejari, Aktivis Minta Selidiki Temuan BPK

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat di Wawancarai di Gedung Pemkot Tangsel/ Foto: Fery
Kota Tangsel

Benyamin Davnie Akui Pemkot Tangsel Gelontorkan Hampir Rp20 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas, Klaim Lebih Efisien

Bantuan air bersih untuk warga Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Efek Kemarau Mulai Terasa, Warga Kranggan – Setu Antre Bantuan Air

Suasana meja pelayanan di Bapenda Tangsel, Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong / Foto : Wivy
Kota Tangsel

Sinkronkan Data PBB dengan PBG, Bapenda Tangsel Kejar Peningkatan PAD

Jangan Lewatkan

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya (tengah) memberi keterangan pers terkait polemik kelangkaan BBM subsidi di berbagai daerah, di ruang rapat Komisi XII DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026). | Dok. Istimewa

Antrean BBM Mengular, DPR Soroti Efek Peralihan Konsumen

Jumat, 17 Juli 2026
Foto: tumpukan uang Rp14,2 miliar hasil rampasan kasus pinjol ilegal | Dok. Tangerangupdate.com

Kejari Tangsel Rampas Rp14,2 Miliar dari Kasus Pinjol Ilegal

Senin, 20 Juli 2026
Foto: warga mencuci di bantaran Sungai Cisadane imbas kekeringan | Dok. Tangerangupdate.com

Kekeringan, Warga Tangsel Mulai Nyuci di Sungai Cisadane

Kamis, 16 Juli 2026
Foto: aktivis Tangerang, Gilang Purnama usai memberikan keterangan laporan atas dugaan kredit fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang | Dok. Tangerangupdate.com

Panggil Pelapor, Kejaksaan Mulai Dalami Laporan Dugaan Kredit Fiktif di BPR Kerta Raharja Gemilang

Kamis, 16 Juli 2026
Anggota Presidium KPP RI sekaligus Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin. | Dok. DPR RI

KPP RI Siapkan Jurus Baru Perkuat Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Kamis, 16 Juli 2026
Foto: istimewa

Komplotan Curanmor Pemburu Motor Mahasiswa di Tangsel Dibekuk Polisi

Minggu, 19 Juli 2026
Foto: kantor BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda) | Dok. Tangerangupdate.com

Kasus Dugaan Kredit Fiktif Bergulir, Dugaan Nepotisme di Direksi BPR Kerta Raharja Gemilang Ikut Disorot

Jumat, 17 Juli 2026
Gedung LPTQ yang terletak di Kecamatan Pamulang/ Foto : Danang

Dapat Hibah Hingga 11 Milyar LPTQ Puasa Juara MTQ Provinsi Banten Terakhir 2021

Jumat, 17 Juli 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp