Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 1 Mei 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Jelang Tutup Anggaran, LBH Multatuli Soroti Celah Korupsi Dana BOS di Kabupaten Tangerang

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:36 WIB
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli menyoroti celah korupsi dana BOS di Kabupaten Tangerang menjelang tutup tahun | Foto: Ilustrasi/Istimewa
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli menyoroti celah korupsi dana BOS di Kabupaten Tangerang menjelang tutup tahun | Foto: Ilustrasi/Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli, mewanti-wanti publik untuk meningkatkan pengawasan ketat terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Koordinator LBH Multatuli, Ahmad Priatna, menyebut bahwa dalih optimalisasi serapan anggaran sering kali menjadi celah bagi percepatan belanja tanpa kontrol yang rawan disusupi praktik penyimpangan dan permainan anggaran.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Priatna menegaskan, kondisi ini rawan terulang setiap akhir tahun, di mana tekanan untuk menghabiskan anggaran demi mencatatkan serapan tinggi dimanfaatkan sejumlah pihak di sekolah dan penyedia barang dan jasa untuk melakukan belanja cepat, pengadaan formalitas, hingga markup harga.

“Dalih optimalisasi serapan anggaran sering kali menjadi justifikasi bagi percepatan belanja yang minim kontrol, padahal di balik itu sering terselip praktik penyimpangan dan permainan anggaran,” katanya melalui keterangan pers, Kamis 30 Oktober 2025.

Kekhawatiran LBH Multatuli ini diperkuat dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2024, BPK menemukan adanya penyimpangan serius dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban dana BOS di tujuh sekolah negeri di Kabupaten Tangerang, yang terdiri dari lima SDN dan dua SMPN.

BACA JUGA:  Forum Masyarakat Peduli Pakuhaji Desak Pemkab Tangerang Segera Bangun Jalan Pakuhaji

​Audit BPK tersebut, mengungkap modus penyimpangan yang nyaris seragam dan terstruktur, seperti belanja fiktif dan manipulasi dokumen pertanggungjawaban melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

“Sekolah-sekolah tersebut menggunakan toko SIPLah hanya sebagai formalitas administratif, sementara transaksi riil dilakukan secara tunai,” terangnya.

Priatna menekankan bahwa temuan BPK tersebut mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Ia mengingatkan bahwa dana BOS sejatinya adalah instrumen negara untuk menjamin pemerataan akses dan mutu pendidikan. “Jangan biarkan temuan seperti dalam LHP BPK 2024 terulang di tahun berikutnya,” tegasnya.

LBH Multatuli mendesak seluruh pihak terkait untuk bertindak cepat. ​Pemkab dan Dinas Pendidikan kata Priatna, harus meningkatkan pengawasan secara proaktif menjelang akhir tahun anggaran.

Sementara, inspektorat dan aparat penegak hukum diharapkan untuk melakukan audit keuangan yang ketat dan pengawasan lapangan, bukan hanya mengandalkan pengawasan berbasis sistem digital seperti ARKAS dan SIPLah.

Menurutnya, digitalisasi tidak otomatis menutup peluang korupsi jika integritas manusianya lemah. Maka, selain memperbaiki sistem, penegakan sanksi dan pembinaan integritas pelaku pendidikan harus menjadi prioritas.

BACA JUGA:  Komjak Telaah Kinerja Kejari Kabupaten Tangerang Soal Kasus Lahan RSUD Tigaraksa

“Jika dana BOS terus diperlakukan seperti proyek kecil-kecilan, maka kita sedang menanam akar korupsi sejak dini di dunia pendidikan,” tutupnya.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Istimewa

‎33 Anak di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan pelajar di Ciputat/ Dok. Polsek Ciputat

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Palapa Ciputat, Dua Pelajar Alami Luka Ringan

Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Foto: Istimewa

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Foto: Ilustrasi/Freepik

Remaja di Ciputat Tewas Dianiaya, Polisi Sebut Gegara Dendam Tawuran

Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat memotong kabel utilitas di Jalan KH Syeikh Nawawi - Cikupa | Dok. Tangerangupdate.com

Gandeng Swasta, Pemkab Tangerang Bereskan Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan

Berita Terkait

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Bejat! Ayah Kandung di Sepatan Tangerang Diduga Perkosa Anak hingga Hamil 6 Bulan

Kab Tangerang

Modus Guru Ngaji Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri: Ritual Mengusir Jin

Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Guru Ngaji Diduga Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri Ditangkap Polisi

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Guru Ngaji di Sukadiri Tangerang Diduga Rudapaksa Tiga Santri, Pelaku Sempat Kabur

Foto: Pengadilan Agama Tigaraksa | Istimewa
Kab Tangerang

2.074 Kasus Perceraian Terjadi di Tangerang Awal 2026, Judi hingga KDRT Jadi Pemicu Utama

Foto: Ilustrasi konsep pengelolaan sampah dengan menggunakan metode controlled landfill yang akan diterapkan di TPS CitraRaya Tangerang
Kab Tangerang

TPS CitraRaya Siap Terapkan Controlled Landfill, Target Operasi Agustus 2026

Foto: pagar area TPS di Kawasan Citra Raya, dalam keadaan terkunci | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

DLHK Tangguhkan Operasional TPS 3R Citra Raya Akibat Praktik Dugaan Open Dumping

Foto: Istimewa
Kab Tangerang

Diduga Sesak Napas, Lansia Dilaporkan Meninggal Saat Bertamu di Kontrakan Panongan

Jangan Lewatkan

Dugaan Kali di Ciputat diduga dialihkan oleh Pengembang di Kawasan Bintaro / Dok. TU

Kali Ciputat Diduga Dialihkan, Warga Bisa Gugat Pengembang Jika Banjir

Selasa, 28 April 2026
Foto: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah | Dok. Istimewa

Guru Ngaji Diduga Rudapaksa Empat Santri di Sukadiri Ditangkap Polisi

Selasa, 28 April 2026
Foto: Ilustrasi/Freepik

Bejat! Ayah Kandung di Sepatan Tangerang Diduga Perkosa Anak hingga Hamil 6 Bulan

Rabu, 29 April 2026
Foto: Istimewa

‎33 Anak di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Menu Makan Bergizi Gratis

Kamis, 30 April 2026
Foto: Istimewa

Seorang Warga Dikeroyok Sekelompok Pria Diduga Mabuk di Ciputat

Kamis, 30 April 2026
Foto: Barang bukti hasil penangkapan maling sepeda motor berbekal senjata mainan di Tangerang | Dok. Istimewa

Polisi Tangkap Dua Maling Motor Berpistol Mainan di Tangerang, Dua Masih Buron

Kamis, 30 April 2026
Foto: Mubes ke-IV Forum Komunikasi Pelanggan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) | Dok. Istimewa

Forum Komunikasi Pelanggan TKR Pilih Sutikno, Siap Dorong Perbaikan Distribusi Air

Jumat, 24 April 2026
Foto: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat memotong kabel utilitas di Jalan KH Syeikh Nawawi - Cikupa | Dok. Tangerangupdate.com

Gandeng Swasta, Pemkab Tangerang Bereskan Kabel Semrawut di 15 Ruas Jalan

Rabu, 29 April 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp