Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Jelang Tutup Anggaran, LBH Multatuli Soroti Celah Korupsi Dana BOS di Kabupaten Tangerang

Redaksi TU
Redaksi TU
Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:36 WIB
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli menyoroti celah korupsi dana BOS di Kabupaten Tangerang menjelang tutup tahun | Foto: Ilustrasi/Istimewa
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli menyoroti celah korupsi dana BOS di Kabupaten Tangerang menjelang tutup tahun | Foto: Ilustrasi/Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Multatuli, mewanti-wanti publik untuk meningkatkan pengawasan ketat terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Koordinator LBH Multatuli, Ahmad Priatna, menyebut bahwa dalih optimalisasi serapan anggaran sering kali menjadi celah bagi percepatan belanja tanpa kontrol yang rawan disusupi praktik penyimpangan dan permainan anggaran.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Priatna menegaskan, kondisi ini rawan terulang setiap akhir tahun, di mana tekanan untuk menghabiskan anggaran demi mencatatkan serapan tinggi dimanfaatkan sejumlah pihak di sekolah dan penyedia barang dan jasa untuk melakukan belanja cepat, pengadaan formalitas, hingga markup harga.

“Dalih optimalisasi serapan anggaran sering kali menjadi justifikasi bagi percepatan belanja yang minim kontrol, padahal di balik itu sering terselip praktik penyimpangan dan permainan anggaran,” katanya melalui keterangan pers, Kamis 30 Oktober 2025.

Kekhawatiran LBH Multatuli ini diperkuat dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2024, BPK menemukan adanya penyimpangan serius dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban dana BOS di tujuh sekolah negeri di Kabupaten Tangerang, yang terdiri dari lima SDN dan dua SMPN.

BACA JUGA:  Forum Masyarakat Peduli Pakuhaji Desak Pemkab Tangerang Segera Bangun Jalan Pakuhaji

​Audit BPK tersebut, mengungkap modus penyimpangan yang nyaris seragam dan terstruktur, seperti belanja fiktif dan manipulasi dokumen pertanggungjawaban melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

“Sekolah-sekolah tersebut menggunakan toko SIPLah hanya sebagai formalitas administratif, sementara transaksi riil dilakukan secara tunai,” terangnya.

Priatna menekankan bahwa temuan BPK tersebut mengindikasikan adanya penyalahgunaan wewenang dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Ia mengingatkan bahwa dana BOS sejatinya adalah instrumen negara untuk menjamin pemerataan akses dan mutu pendidikan. “Jangan biarkan temuan seperti dalam LHP BPK 2024 terulang di tahun berikutnya,” tegasnya.

LBH Multatuli mendesak seluruh pihak terkait untuk bertindak cepat. ​Pemkab dan Dinas Pendidikan kata Priatna, harus meningkatkan pengawasan secara proaktif menjelang akhir tahun anggaran.

Sementara, inspektorat dan aparat penegak hukum diharapkan untuk melakukan audit keuangan yang ketat dan pengawasan lapangan, bukan hanya mengandalkan pengawasan berbasis sistem digital seperti ARKAS dan SIPLah.

Menurutnya, digitalisasi tidak otomatis menutup peluang korupsi jika integritas manusianya lemah. Maka, selain memperbaiki sistem, penegakan sanksi dan pembinaan integritas pelaku pendidikan harus menjadi prioritas.

BACA JUGA:  Komjak Telaah Kinerja Kejari Kabupaten Tangerang Soal Kasus Lahan RSUD Tigaraksa

“Jika dana BOS terus diperlakukan seperti proyek kecil-kecilan, maka kita sedang menanam akar korupsi sejak dini di dunia pendidikan,” tutupnya.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Berita Terkait

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa
Kab Tangerang

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Laporan dugaan penyelewengan pengelolaan keuangan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang diduga mandek di kepolisian | Foto: Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang/Istimewa
Kab Tangerang

Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Rp2,37 Miliar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Diduga Mandek di Kepolisian

Olah TKP penemuan mayat di rumah kontrakan Kampung Nalagati, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Tiga Hari Nggak Masuk Kerja, Satpam Ditemukan Meninggal di Panongan

Jangan Lewatkan

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp