Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 4 Februari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

IKA SAKTI Ragukan KPK Soal LHKPN Jam Rolex Wali Kota Tangsel

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 27 September 2025 | 10:49 WIB
IKA SAKTI Tangerang ragu soal jam Rolex milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang disebut telah dilaporkan dalam LHKPN oleh Jubir KPK | Foto: Tangerangupdate/sumber istimewa
IKA SAKTI Tangerang ragu soal jam Rolex milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang disebut telah dilaporkan dalam LHKPN oleh Jubir KPK | Foto: Tangerangupdate/sumber istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA SAKTI) Tangerang meragukan keabsahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 milik Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie.

Keraguan ini muncul setelah adanya klaim dari Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut jam tangan merek Rolex milik Benyamin telah tercantum dalam laporan tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

​Menurut IKA SAKTI, terdapat kejanggalan mencolok antara klaim Juru Bicara KPK dan data resmi yang dipublikasikan dalam dokumen LHKPN Benyamin Davnie.

“Pernyataan Jubir KPK (Budi Prasetyo) justru memunculkan keraguan serius bila dibandingkan dengan data yang tercatat dalam dokumen resmi LHKPN yang dipublikasikan KPK,” kata perwakilan IKA SAKTI Tangerang, Rijal Lujaman, Sabtu 27 September 2025.

Pusat keraguan IKA SAKTI tertuju pada nilai kategori Harta Bergerak Lainnya yang dilaporkan Benyamin Davnie pada LHKPN tahun 2024. Dalam dokumen resmi yang diakses publik, Wali Kota Tangsel hanya mencantumkan total Rp170 juta untuk kategori tersebut.

​Padahal, sesuai klasifikasi KPK, kategori Harta Bergerak Lainnya memiliki cakupan luas yang mencakup aset bernilai tinggi, seperti perhiasan, logam mulia, batu mulia, barang seni, antik, koleksi, hingga jam tangan mewah.

BACA JUGA:  Leony Vitria Bongkar Anggaran Fantastis Pemkot Tangsel: Konsumsi Rp77 Miliar, Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

​IKA SAKTI menilai total nilai Rp170 juta tersebut sangat tidak masuk akal jika sudah mencakup jam tangan sekelas Rolex. Di pasaran, harga jam tangan mewah tersebut bisa dimulai dari ratusan juta hingga mencapai miliaran rupiah, tergantung pada model dan serinya.

“Jika jam tangan mewah tersebut benar dimasukkan ke dalam kategori Harta Bergerak Lainnya, maka nilainya seharusnya mendongkrak angka pelaporan jauh di atas Rp170 juta,” tambahnya.

Menurut IKA SAKTI, kesenjangan mencolok antara klaim Juru Bicara KPK dan angka dalam laporan resmi Benyamin Davnie menimbulkan dugaan kuat adanya rekayasa atau manipulasi dalam pelaporan harta kekayaan pejabat.

​IKA SAKTI menduga LHKPN, yang seharusnya menjadi instrumen utama transparansi dan kontrol publik, telah dimanipulasi agar tampak wajar di atas kertas, tanpa mencerminkan kekayaan riil pejabat yang sesungguhnya.

​Kondisi ini, lanjutnya, mengindikasikan dua masalah serius. Pertama, adanya kelemahan signifikan pada mekanisme verifikasi substantif yang dilakukan KPK terhadap laporan kekayaan pejabat publik. Kedua, potensi adanya praktik pembiasan informasi yang berpotensi menyesatkan publik.

BACA JUGA:  Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

IKA SAKTI menyebut, tanpa koreksi dan klarifikasi mendetail, kasus ini dapat memperkuat persepsi publik bahwa LHKPN hanya formalitas administratif semata, bukan instrumen pemberantasan korupsi yang efektif.

“Transparansi yang setengah hati justru mengikis kepercayaan masyarakat kepada pejabat publik sekaligus kepada KPK sebagai lembaga antikorupsi,” pungkasnya.

Pernyataan IKA SAKTI kemudian dikuatkan oleh kolektor dan penggiat media sosial jam tangan, Lucky Chandra. Ia menduga jam Rolex milik Wali Kota Tangsel tidak termasuk dalam ikhtisar Harta Bergerak Lainnya pada LHKPN milik Benyamin.

“Bisa jadi belum pembaharuan. (Karena) rasanya tidak mungkin (harganya anjlok) kecuali bukan (Rolex) original,” katanya saat dihubungi.

​Hingga berita ini diturunkan, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dan keraguan yang disampaikan oleh IKA SAKTI Tangerang ini. Upaya konfirmasi terus dilakukan oleh tim redaksi.

Editor & Reporter
Reporter: Rhomi
TAGGED:Jam Rolex Wali Kotatangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Gedung Mall Pelayanan Publik Kota Tangerang Selatan/ Dok. TU

DPMPTSP Tangsel Batalkan Izin Reklame Raksasa di Jalan Promoter

Foto: Gedung Smart Building, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang | Tangerangupdate.com

Anggaran Perawatan Videotron Kominfo Tangerang Capai Rp640 Juta

Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto | Tangerangupdate.com

DPRD Kritik Kominfo Kabupaten Tangerang Soal Videotron Rp6,9 Miliar: Perencanaannya Salah!

TNI bantu Mengangkut dan Membersihkan Sampah Dalam Rangka Tanggapan Darurat Sampah Tangsel /Dok.TU

Darurat Sampah Tangsel, 1.200 Personel TNI–Polri dan Pemkot Turun Bersihkan Lingkungan

Maria Teresa Saat Menyerahkan Bantuan Angkut Sampah kepada Warga Bukit Nusa Indah / Dok. TU

Dukung Pengelolaan Sampah dari Hulu, Maria Teresa Salurkan Bantuan ke Warga Bukit Nusa Indah Tangsel

Berita Terkait

Rangka Besi Kokoh Tempat Bertengger Reklame di Jalan Promoter Serpong / Dokt.tu
Kota Tangsel

DPMPTSP Tangsel Diduga Langgar Perwal Penyelenggaraan Reklame

Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Saat Meninjau Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok. TU
Kota Tangsel

Serap Aspirasi Warga Bukit Nusa Indah, Maria Teresa Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri

Billboard Ukuran Besar Terpasang di Jalan Promoter Menuju Kawasan Perkantoran Lengkong / Dok. TU (Wivy)
Kota Tangsel

Billboard Ukuran Besar Muncul di Jalan Promoter, Kepala DPMPTSP Tidak Merespon Ditanya PBG

Kecamatan Serpong menargetkan membuat 3000 lubang biopori, tersebar di setiap lingkungan warga | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Tangkal Banjir dan Sampah, Kecamatan Serpong Masifkan Pembuatan Lubang Biopori

R. Billy Sukarsana Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Asesmen Psikologis Guru hingga Pengetatan Pengawasan, Dindik Tangsel Perkuat Mitigasi Kekerasan di Sekolah

Didin Sihabudin Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel/ Foto : Dok. TU
Kota Tangsel

Pemulihan Korban dan Ekosistem Sekolah Jadi Prioritas Dindik Tangsel Pasca Kasus Guru Cabuli Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual cabuli 25 murid SD terancam hukuman 12 tahun penjara | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Predator Seksual Cabuli 25 Murid SD Negeri di Serpong Terancam 12 Tahun Penjara

Sekretaris GP Ansor Tangsel dan Ketua LBH Ansor Tangsel Saat mendatangi Kejari Guna Mempertanyakan Laporan yang tidak ada kabar / Foto : Wivy Hikmatullah
Kota Tangsel

Enam Bulan Tak Ada Kabar, GP Ansor Pertanyakan Penanganan Laporan Penyertaan Modal Pemkot Tangsel di Bank BJB

Jangan Lewatkan

Billboard Ukuran Besar Terpasang di Jalan Promoter Menuju Kawasan Perkantoran Lengkong / Dok. TU (Wivy)

Billboard Ukuran Besar Muncul di Jalan Promoter, Kepala DPMPTSP Tidak Merespon Ditanya PBG

Kamis, 29 Januari 2026
Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Cimanceuri-Mauk | Dok. Istimewa

Diduga Mabuk, Dua Sejoli Tercebur ke Sungai Cimanceuri-Mauk, Satu Orang Hilang

Rabu, 28 Januari 2026
Wakil Ketua DPRD Tangsel Maria Teresa Saat Meninjau Perumahan Bukit Nusa Indah / Dok. TU

Serap Aspirasi Warga Bukit Nusa Indah, Maria Teresa Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri

Kamis, 29 Januari 2026
Foto: Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto | Tangerangupdate.com

DPRD Kritik Kominfo Kabupaten Tangerang Soal Videotron Rp6,9 Miliar: Perencanaannya Salah!

Jumat, 30 Januari 2026
Flyer seruan aksi Aliansi Mahasiswa Tangerang yang batal digelar | Dok. Istimewa

Mendadak Dipanggil Kejaksaan, AMT Tunda Aksi Demo Skandal Lahan RSUD Tigaraksa

Kamis, 29 Januari 2026
Potret rumah rusak beratap plastik milik warga Mauk (kanan) | Dok. Tangerangupdate.com

Ironi di Mauk: Rumah Rusak Beratap Plastik di Tengah Polemik Proyek Videotron Kominfo Rp6,9 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026
Foto: H. Ahmad Imron (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten/Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah | Dok. Pribadi

Khidmah sebagai Jalan: Gus Salam dan KH Said Aqil Siroj Menjaga Arah NU

Selasa, 3 Februari 2026
Saluran induk sepanjang dua kilometer yang dibangun Perumahan Daru Metropolis | Dok. Istimewa

Perumahan Daru Metropolis Investasi Saluran Induk 2 KM

Kamis, 29 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp