Tangerangupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menunda penandatanganan kerjasama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Angke dan Sungai Cisadane antara Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dengan PT Palyja Tirta Tangsel.
Penundaan tersebut diumumkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjhajo, dalam kegiatan seremoni penandatanganan kerjasama (PKS) di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Senin (15/9/2025).
Bambang menjelaskan, alasan penundaan lebih kepada persoalan administrasi yang belum lengkap. Pihaknya tidak ingin ada celah yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Setelah kita lakukan pengecekan administrasi, masih ada beberapa yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. Jadi ini bukan masalah substansi, tapi kita tidak ingin ada titik lemah dalam proses kerjasama. Makanya kita minta agar ditunda sebentar,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, sejumlah dokumen pendukung dalam kerjasama pengembangan SPAM Kali Angke berkapasitas 24 liter per detik (lps) dan SPAM Sungai Cisadane berkapasitas 750 lps itu masih perlu dilengkapi. Kerjasama ini direncanakan akan berlangsung selama 30 tahun.
Alasan Teknis Penundaan
Direktur Utama Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman, menegaskan penundaan tersebut lebih disebabkan kesibukan Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, yang belum sempat menelaah dokumen secara menyeluruh.
“Penundaan itu karena kesibukan Pak Wali, sehingga belum membaca lengkap. Jadi ditunda beberapa hari agar beliau bisa menelaah secara paripurna, supaya tidak ada masalah administrasi,” jelas Hendra.
Ia memastikan tidak ada persoalan teknis dalam kerjasama ini. Menurutnya, seluruh tahapan teknis sudah selesai, tinggal menunggu penyelesaian dokumen administrasi.
SIPA Belum Terbit
Hendra juga mengungkapkan, proyek SPAM senilai Rp72 miliar tersebut belum mengantongi Surat Izin Penguasaan Air Tanah (SIPA).
“SIPA belum ada. Salah satu syaratnya, harus ada PKS, pembelian tanah, dokumen UKL-UPL, dan desain teknis. Desain sudah ada, sekarang kita sedang selesaikan PKS dan dokumen lingkungan,” paparnya.
Pemkot Tangsel dan Perseroda PITS menegaskan penundaan ini hanya bersifat sementara, dan kerjasama pengembangan SPAM Kali Angke serta Cisadane tetap akan dilanjutkan demi penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno

