Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Pejabat DLH Tangsel Kompak Bungkam soal Progres PSEL Cipeucang dan Kerja Sama Sampah ke Pandeglang

Juno
Rabu, 6 Agustus 2025 | 21:30 WIB
Plt. Kepala Dinas Menolak di Wawancara Saat Berada di Gedung DPRD Tangsel (Dok. TU/Juno)
Plt. Kepala Dinas Menolak di Wawancara Saat Berada di Gedung DPRD Tangsel (Dok. TU/Juno)
SHARE

Tangerangupdate.com – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah, saat dikonfirmasi soal progres proyek strategis Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Cipeucang bungkam dan menghindar.

Momen itu terjadi di Gedung DPRD Kota Tangsel pada Rabu, 6 Agustus 2025. Alih-alih menjelaskan perkembangan proyek PSEL yang tengah berjalan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Bani justru memilih bungkam dan menolak memberikan pernyataan kepada wartawan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Jangan dulu, jangan dulu, nanti aja,” kata Bani sambil menutupi kamera wartawan dengan tangan kirinya. Ia kemudian mengisap vape elektrik dan menghembuskan asapnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Sikap tak kooperatif ini menimbulkan tanda tanya publik terkait transparansi pengelolaan proyek PSEL Cipeucang, yang hingga kini minim sosialisasi dan informasi terbuka, padahal proyek ini menyedot anggaran besar dari kas daerah.

Hal serupa juga ditunjukkan oleh Sekretaris DLH Tangsel, Indri Sari Yuniadri. Pada Selasa, 5 Agustus, ia menghindari wawancara dengan alasan menghadiri rapat di pusat pemerintahan. Ia meminta agar wawancara dijadwalkan ulang keesokan harinya, Rabu 6 Agustus 2025 pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA:  Diperiksa Inspektorat, Kepsek SDN Ciledug Barat Tersandung Kasus Dugaan Pungutan Seragam Rp1,1 Juta

Namun, saat wartawan kembali mendatangi kantor DLH Tangsel sesuai janji, Indri tidak berada di lokasi dan tidak membalas pesan hingga sore hari. Barulah pada pukul 15.47 WIB, ia mengirim pesan singkat dan mengaku lupa karena mendampingi Kepala Dinas menghadiri rapat di DPRD.

Ia mengaku lupa dan menjelaskan bahwa dirinya sedang mendampingi Kadis dalam agenda Pansus RPJMD dan Rakor Komisi III DPRD. Ia juga menyarankan agar wawancara dilakukan langsung ke Kadis atau Kabid terkait.

Sementara itu, pantauan langsung di lokasi TPA Cipeucang yang akan dibangun PSEL menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Sampah tampak menggunung tinggi, bahkan mulai menutupi gedung lama kantor UPTD. Ekskavator terlihat berjibaku meratakan sampah agar tidak longsor.

Sejumlah truk pengangkut sampah mengular hingga ke Jalan Raya Puspiptek karena antrean membuang sampah tersendat.

Situasi ini memperkuat desakan publik agar Pemerintah Kota Tangsel membuka informasi seluas-luasnya tentang progres PSEL Cipeucang dan menjamin keterlibatan masyarakat dalam pengawasan proyek tersebut secara transparan.

Selain itu juga persoalan lain adalah adanya penolakan terkait proyek kerja sama pengelolaan sampah antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang kian memicu polemik.

BACA JUGA:  Buruh PT Pratama Abadi Industri Diduga Dipaksa Mundur Tanpa Pesangon Setelah Kerja 18 Tahun

Di tengah gencarnya narasi efisiensi dan sinergi daerah, kritik tajam muncul dari berbagai kalangan di Pandeglang yang menilai kerja sama ini timpang dan menyimpan potensi masalah besar, mulai dari pencemaran lingkungan hingga bayang-bayang korupsi.

Pengamat tata kelola pemerintahan dari RIGHTS (ResearchPublic Policy & Human Rights), Rizal Lujaman, menilai sikap sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel mencerminkan krisis transparansi dan minimnya tanggung jawab publik.

“Pejabat publik seperti kepala dinas maupun sekretaris dinas tidak bisa bersikap seolah-olah tidak terikat kewajiban untuk menjelaskan program ke publik. Diam, menolak wawancara, atau bahkan berdalih lupa setelah membuat janji, adalah bentuk pengabaian terhadap prinsip pelayanan publik,” kata Rizal saat dimintai tanggapan, Rabu (6/8/2025).

Rizal menyebut tindakan Plh Kadis DLH, Bani Khosyatullah yang memilih bungkam sambil mengisap vape saat ditanya soal progres PSEL sebagai contoh nyata pejabat yang abai terhadap fungsi komunikasinya kepada masyarakat.

“Itu bukan hanya soal etika, tapi memperlihatkan arogansi jabatan dan ketidaksiapan mental pejabat publik. Lebih parah lagi jika itu dilakukan saat program yang sedang dijalankan bersifat strategis dan menyangkut keselamatan lingkungan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Satpol PP Segel Showroom BYD di Ciputat

Rizal menekankan bahwa pemerintah daerah harus segera memperbaiki budaya birokrasi yang tertutup, dan memastikan seluruh pejabat memahami pentingnya keterbukaan informasi sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

Editor & Reporter
Editor: Jupry Nugroho
Reporter: Juno
TAGGED:dlh tangerang selatansampahtangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Kegiatan jajaran Kecamatan Pondok Aren diduga saat berwisata ke Bandung bertepatan dengan Kehutanan rapat koordinasi penanganan sampah di Tangsel | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Camat dan Lurah Pondok Aren Absen Rapat Koordinasi Penanganan Sampah Tangsel, Pilih Berwisata ke Bandung

Toilet alun-alun Pondok Aren diduga berbayar, masyarakat keluhkan fasilitas publik / Foto : Istimewa
Kota Tangsel

Muncul Dugaan Pungutan di Toilet Alun-alun Pondok Aren, Warga Pertanyakan Pengelolaan Fasilitas Umum

Jangan Lewatkan

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Selasa, 13 Januari 2026
Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Selasa, 13 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Minggu, 18 Januari 2026
MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Rabu, 14 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp