Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Minggu, 8 November 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kota Tangsel

Kepsek Ini Benarkan Banyak Siswa Dari Sekolah Mahal Akali SPMB SMP Jalur Afirmasi di Tangsel, Dindik Bisa Apa?

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 16 Juli 2025 | 22:50 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Tangerang Selatan tahun ajaran 2025/2026 kembali menjadi sorotan publik. Dugaan penyalahgunaan jalur afirmasi mencuat setelah sejumlah siswa dari sekolah dasar swasta berbiaya tinggi dinyatakan lolos melalui jalur khusus untuk warga tidak mampu.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar mengenai keabsahan data peserta, lemahnya sistem verifikasi, hingga tidak optimalnya teknologi digital dalam memilah siswa berdasarkan kondisi sosial ekonomi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Plt Kepala Sekolah: Banyak Dokumen Diragukan, Verifikasi Hanya Administratif

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 4 Tangerang Selatan, Kunardi, mengakui bahwa proses verifikasi dokumen dalam jalur afirmasi masih menyisakan banyak celah.

“Yang kami bisa lakukan hanya memeriksa berkas. Kami tidak memiliki kewenangan maupun kapasitas untuk memverifikasi langsung kondisi ekonomi keluarga siswa,” kata Kunardi saat ditemui pada Selasa (14/7/2025).

Ia menyebut sejumlah dokumen yang diajukan siswa diduga tidak valid, bahkan ada yang hasil suntingan digital. Beberapa surat keterangan tidak mampu (SKTM) tidak bisa diverifikasi, dan barcode pada dokumen seperti KIP, PKH, atau DTKS tidak terbaca oleh sistem.

Tanpa Survei Lapangan, Klarifikasi Hanya Jika Ada Laporan

BACA JUGA:  Gelontorkan Rp40 Miliar untuk Buang Sampah ke Pandeglang, Pemkot Tangsel Dapat Sorotan

Kunardi mengungkapkan bahwa sekolah baru melakukan klarifikasi jika ada laporan dari masyarakat atau ditemukan kejanggalan signifikan.

“Verifikasi faktual tidak kami lakukan. Kami hanya bertindak kalau ada laporan. Sistemnya memang masih sangat terbatas,” ujarnya.

Sistem Digital Tak Mampu Deteksi Tingkat Kemiskinan

Lebih lanjut, Kunardi menyampaikan kritik terhadap sistem digital PPDB Kota Tangsel yang dinilai tidak mampu memprioritaskan siswa berdasarkan desil kemiskinan.

“Semestinya desil 1 hingga 5 diutamakan, tapi kenyataannya sistem tidak bisa menyaring secara akurat. Banyak yang tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Kesalahan Teknis Hambat Perpindahan Jalur

Persoalan lain yang dikeluhkan adalah teknis administratif dalam sistem online. Kunardi menyebut, tidak sedikit siswa yang sebetulnya berhak di jalur afirmasi atau zonasi, tetapi gagal mendaftar ulang akibat kendala teknis seperti akun terkunci atau data ganda.

“Ada yang gagal di satu jalur, tapi saat ingin pindah ke jalur lain terkendala sistem. Ini sangat disayangkan,” katanya.

Kuota Terbatas, Siswa Akan Dialihkan

SMP Negeri 4 hanya menyediakan kuota untuk 10 rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi maksimal 42 siswa, sesuai aturan Dapodik. Jika sudah penuh, pendaftaran otomatis ditutup.

Namun pihak sekolah menjamin seluruh siswa yang belum tertampung akan diarahkan ke sekolah negeri lain seperti SMPN 9, 17, atau 18 yang masih memiliki daya tampung.

BACA JUGA:  Lewat Festival Pencak Silat C'MORE Championship 2025, Pilar: Kita Kenalkan Jati Diri Bangsa

“Tidak ada yang ditolak mentah-mentah. Kami pastikan semua siswa tetap mendapat tempat,” tegas Kunardi.


Siswa dari SD Mahal Lolos Afirmasi, Publik Bertanya

Publik dibuat heran setelah nama-nama siswa dari SD swasta terkenal seperti SD Islam Al Azhar BSD, SD Cikal Harapan, dan SD Global Islamic School 2 muncul dalam daftar penerima afirmasi di SMPN 4 dan SMPN 11 Tangsel.

Padahal, biaya pendidikan di sekolah-sekolah tersebut bisa mencapai jutaan rupiah per bulan, jauh dari gambaran warga tidak mampu yang menjadi sasaran jalur afirmasi.

Seorang warga Pamulang menyayangkan kondisi ini. “Seharusnya afirmasi itu untuk siswa dari SD negeri atau dari wilayah-wilayah kurang mampu. Tapi ini malah anak-anak dari sekolah elit yang lolos,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan Yanti, warga Ciputat. Ia mengaku anaknya gagal lolos jalur afirmasi, padahal berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah.

“Yang mampu malah masuk. Kita yang benar-benar susah malah nggak lolos. Ini sistemnya yang salah atau ada permainan?” keluhnya.

Ia juga menyesalkan sikap diam pejabat daerah. “Wali kota dan wakilnya ke mana? Kalau memang ada diskresi, harusnya segera dipakai untuk memperbaiki kebijakan ini.”

BACA JUGA:  Akses ke SMAN 3 Tangsel Masih Ditutup, Warga Bertahan Tuntut Zonasi Berpihak

Rights Desak Pemeriksaan Jalur Afirmasi oleh Inspektorat

Organisasi Rights (Research, Public Policy & Human Rights) turut menyoroti persoalan ini. Zidna Aenun Azis, peneliti di lembaga tersebut, menilai bahwa indikasi penyalahgunaan jalur afirmasi adalah bentuk ketimpangan struktural.

“Jika benar ada rekayasa dokumen untuk meloloskan siswa tidak berhak, maka ini mencerminkan kegagalan negara dalam melindungi hak pendidikan bagi kelompok miskin,” ujar Zidna, Rabu (16/7/2025).

Ia juga mendesak Inspektorat dan Dewan Pendidikan segera turun tangan melakukan audit penerimaan jalur afirmasi.

“Harus dilihat ulang siapa yang lolos dan dengan dokumen apa. Jangan sampai siswa disabilitas dan benar-benar miskin justru tergeser,” pungkasnya.


Catatan Penting Jalur Afirmasi PPDB Tangsel 2025:

Minimal 15% kuota sekolah negeri diperuntukkan bagi jalur afirmasi.

Dikhususkan untuk siswa dari keluarga tidak mampu, disabilitas, atau terdampak bencana.

Wajib menyertakan bukti seperti KIP, PKH, DTKS, atau dokumen resmi lainnya.

Peserta tidak boleh dialihkan ke jalur umum.

Verifikasi faktual lapangan belum dilakukan secara menyeluruh.

TAGGED:tangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Foto Ilustrasi/Istimewa

Cisadane Dulu Jadi Pusat Kehidupan, Kini Terancam Kehilangan Fungsi Ekologis dan Sosial

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Pengawasan Cisadane Dinilai Lemah, Masyarakat Desak Audit Tata Ruang dan Penindakan Pelanggaran

Foto Ilustrasi/Istimewa

Ekspansi Industri dan Data Center Ancam Cisadane, Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Diskusi Malika For Urban Studies membahas Sungai Cisadane dengan narasumber Asnil Bambani, Mang Iging dan Founder Malika M.Iqbal / Dok. TU

Sungai Cisadane Tertekan Pembangunan, dari Ancaman Limbah hingga Krisis Air

Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Foto: Istimewa

Ansor Fest Experience 2026 Hadirkan Bazar UMKM hingga Ansor Night Festival di Tangsel

Berita Terkait

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

KONI Banten dan Panitia Terus Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026

Foto: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat meninjau venue Porprov VII Banten | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Tinjau Sejumlah Venue Porprov VII Banten 2026, Pilar Pastikan Fasilitas Memenuhi Standar Kelayakan

Ibu Supriyanti Pemilik Rumah yang Tertimpa Tiang Listrik di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Warga Sudah Peringatkan Tiang Trafo Rawan Roboh, Proyek Pemkot Tangsel Tetap Berjalan

Petugas PLN sedang merapihkan trafo yang meledak akibat roboh menimpa rumah warga di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Proyek Long Storage Rp800 Juta di Tangsel Penyebab Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga

Sejumlah petugas PLN sedang mengecek tiang yang menimpa rumah ibu Supriyanti di Pondok Aren / Foto : Jupri Nugroho
Kota Tangsel

Tiang Trafo Roboh Timpa Rumah Warga, Pemkot Tangsel Soroti PLN, Bagaimana Pengawasan Proyek?

Pekerja sedang mengerjakan bronjong yang longsor, Diduga Makan Sempadan Sungai / Dok. TU
Kota Tangsel

Tak Berizin, Proyek Turap Milik Swasta Kali Jeletreng di Protes Warga Makan Sempadan Jalan

Foto: istimewa
Kota Tangsel

Porprov VII Banten 2026 Pertandingkan 60 Cabor, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Sempadan Kali Jaletereng yang Diduga Termakan Proyek pembangunan Turap / Dok. TU
Kota Tangsel

Makan Sempadan Sungai, Pembangunan Turap di Kali Jeletreng Setu Diprotes Warga

Jangan Lewatkan

Foto Ilustrasi/Istimewa

Cisadane Dulu Jadi Pusat Kehidupan, Kini Terancam Kehilangan Fungsi Ekologis dan Sosial

Minggu, 8 November 2026
Foto: Pintu Air 10, bangunan bendungan bersejarah yang melintang di atas Sungai Cisadane, Kota Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Pengawasan Lemah, Sungai Cisadane Kian Tertekan Aktivitas Industri dan Perkotaan

Sabtu, 7 November 2026
Foto: Ilustrasi/Istimewa

Pengawasan Cisadane Dinilai Lemah, Masyarakat Desak Audit Tata Ruang dan Penindakan Pelanggaran

Minggu, 8 November 2026
Foto Ilustrasi/Istimewa

Ekspansi Industri dan Data Center Ancam Cisadane, Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Minggu, 8 November 2026
Sejumlah pihak akan segera dipanggil menganai laporan monopoli dan kecurangan dalam pengadaan makanan dan minuman (mamin) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026 | Foto: Tangerangupdate.com

Kejari Kabupaten Tangerang Telaah Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar

Kamis, 5 November 2026
Foto: Dokumentasi Tangerangupdate.com

Hak Jawab PT RAI soal Polemik Akses Jalan dan Keamanan Vila Rizki Insaani

Rabu, 4 November 2026
Diskusi Malika For Urban Studies membahas Sungai Cisadane dengan narasumber Asnil Bambani, Mang Iging dan Founder Malika M.Iqbal / Dok. TU

Sungai Cisadane Tertekan Pembangunan, dari Ancaman Limbah hingga Krisis Air

Sabtu, 7 November 2026
Anggota Komisi III DPR RI, Jazilul Fawaid. | Dok. DPR RI

Gus Jazil Minta Kampus Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba di Kalangan Mahasiswa

Selasa, 3 November 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp