Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 29 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Kinerja Dinilai Lamban: Andra Soni Ditekan untuk Segera Ganti Sekda

Redaksi TU
Redaksi TU
Sabtu, 3 Mei 2025 | 18:25 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah (Dok. Istimewa)
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah (Dok. Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, mendorong Andra Soni untuk mencari sosok Sekretaris Daerah (Sekda) alternatif dari luar lingkungan Pemprov Banten. 

Langkah ini dianggap penting untuk mempercepat implementasi program-program Andra-Dimyati yang hingga kini belum menunjukkan hasil signifikan. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jika tidak, program 100 hari kerja kepemimpinan Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusumah berisiko gagal.

Dedi menegaskan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya langkah strategis dalam merealisasikan janji-janji kampanye, termasuk janji mengenai sekolah gratis tingkat SLTA.

“Mana langkah strategisnya? Pemprov Banten seharusnya sudah menyusun peraturan-peraturannya, tetapi hingga kini belum ada pembaruan. Masyarakat Banten menunggu,” ujarnya, Sabtu, 3 Mei 2025.

Selain masalah pendidikan, ancaman gagalnya realisasi program janji kampanye juga terlihat di sektor kesehatan. Terdapat indikasi kebocoran keuangan negara dan masalah dalam perekrutan tenaga kerja di RSUD Labuan dan Cilograng. 

Bahkan mendapat catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yakni rekomendasi untuk memanfaatkan secara optimal aset tetap berupa gedung dan peralatan medis pada RSUD Labuan dan RSUD Cilograng untuk mendukung pelayanan kesehatan meskipun memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

“Jika hal-hal dasar saja tidak dapat diatasi, ini menunjukkan kurangnya kemampuan para bawahan Andra-Dimyati dalam mengelola organisasi masing-masing,” tegasnya.

Kurangnya arah kebijakan yang jelas dan terstruktur membuat Andra-Dimyati dinilai tidak memiliki konsep yang kuat untuk membangun masa depan Banten. Kinerja yang lamban dan kurangnya akselerasi di antara anak buah juga terlihat dalam merespons defisit APBD 2025 yang mencapai Rp2 triliun.

Dedi menyarankan agar Andra-Dimyati mengevaluasi ulang tim perencanaan dan pengendalian program serta anggaran, termasuk mencari sosok yang lebih kompeten untuk kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Ketiga sektor ini belum menunjukkan terobosan yang berarti dan sering memberikan masukan yang tidak tepat. Hal ini mengingatkan kita pada era gubernurnya Wahidin Halim, di mana kepala BPKAD yang masih menjabat pernah melakukan pemindahan RKUD ke BJB pada tahun 2020, kemudian dikembalikan lagi ke Bank Banten tahun 2021, lalu pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sekitar Rp4,1 triliun pada tahun 2021 dan sekarang masih tersisa sekitar Rp1 triliun. Belum ada inovasi dari Bapenda yang masih mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kendaraan bermotor,” jelasnya.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

Akibatnya, ketika Andra menjalankan kebijakan populis seperti penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), proyeksi PAD tahun 2025 dari pajak kendaraan bermotor harus dikoreksi hingga Rp50 miliar.

Dedi mempertanyakan bagaimana orang-orang ini bisa diangkat menjadi Sekda definitif, mengingat mereka belum menunjukkan terobosan dalam perencanaan. Selain itu, mereka juga disinyalir belum memiliki kemampuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan DPRD Provinsi Banten, padahal mereka adalah juru bicara dan perpanjangan tangan Gubernur.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten telah mengajukan tiga nama calon untuk mengisi posisi Sekda definitif yang saat ini masih dijabat oleh Penjabat (Pj). Tiga nama tersebut adalah Nana Supiana (Pj. Sekda Banten/Kepala BKD Banten), Deden Apriandhi (Sekretaris DPRD Banten/Plt. Kepala Bapenda Banten), dan Rina Dewiyanti (Kepala BPKAD Banten/Komisaris Bank Banten).

Dedi mengusulkan agar Andra Soni segera mencari sosok alternatif Sekda dari luar, mungkin dari Kementerian Dalam Negeri, untuk menghindari potensi gesekan di antara para calon Sekda di lingkungan Pemprov Banten. Seleksi calon Sekda dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti talent pool atau seleksi terbuka, untuk memberikan banyak pilihan dalam mencari kandidat yang tepat.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

Setelah pemilihan Sekda, Andra-Dimyati juga harus memberikan kepastian bagi para birokrat, karena kinerja birokrat di setiap dinas saat ini terlihat lesu akibat ketidakjelasan rotasi dan mutasi jabatan. Hal ini berdampak pada kinerja pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Banten.

“Mereka yang menjabat saat ini adalah struktur yang dibentuk oleh pemerintahan sebelumnya, sehingga perlu ada penyegaran agar visi dan misi Andra-Dimyati dapat dijalankan oleh struktur baru yang dibentuk oleh mereka,” jelasnya.

Jika persoalan ini dibiarkan berlarut-larut, Dedi meyakini bahwa kinerja 100 hari kepemimpinan Andra-Dimyati di Banten akan berisiko gagal.

“Andra-Dimyati harus mampu mengorkestrasi peran birokratnya dengan baik. Andra perlu bersikap tegas dan mengambil langkah yang tepat agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan program-program yang telah direncanakan,” tegasnya.

TAGGED:Andra Soniprovinsi banten
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Berita Terkait

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS / Dok. Biodeks Polda Banten (Juno)
Banten

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Lokasi PT Genesis Regeneration Smelting terkait kasus pengeroyokan terhadap sejumlah wartawan dan humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)./ Foto : Istimewa
Banten

Dua Security PT Genesis Ditangkap Usai Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLHK di Serang, Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Brimob

Sejumlah pria yang diduga kuat melakukan kekerasan terhadap wartawan di kawasan PT Genesis Regeneration Smelting, Serang | Foto: Tangkapan layar/Istimewa
Banten

Pengeroyokan Wartawan di Serang Diduga Libatkan Anggota Brimob, Ormas, dan Keamanan Perusahaan

Kekerasan saat peliputan inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di PT Genesis Regeneration Smelting, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis 21 Agustus 2025 | Dok. Istimewa
Banten

IJTI, AJI, dan LBH Pers Kutuk Kekerasan Terhadap Wartawan di Serang

Tangkapan Layar Saat Wartawan Dikeroyok Saat Liputan di PT Genesis Regeneration Smelting Serang / Dok. Tu ,(Juno)
Banten

8 Wartawan Dikeroyok Saat Liputan di PT Genesis Regeneration Smelting Serang, Satu Masuk Rumah Sakit

Tangkapan Layar Bupati Pandeglang Dewi Setiani Saat Meninjau TPA Bangkonol yang akan jadi tempat pembuangan sampah dari Tangsel. (Foto: Tangsel_Update/Jupri Nugroho)
Banten

Bupati Pandeglang Copot Dua Pejabat Usai Disentil Wagub Terkait TPA Bangkonol, Ini Kata Masyarakat

Para Tersangka Korupsi sampah DLHK Tangsel saat Proses penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti di Kejari Banten/Dok. TU (Foto : Kejati Banten/Juno)
Banten

Korupsi Rp21,6 Miliar di DLHK Tangsel, Empat Tersangka Segera Disidang di Pengadilan Tipikor

Truk Sampah Bertuliskan Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Terparkir di Bahu Jalan Serpong Raya | Dok. TU
Banten

Jejak Skandal di Balik Sampah: Kontroversi Uang, Lingkungan, dan Dugaan Korupsi dalam Kerja Sama Tangsel-Pandeglang

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Jumat, 29 Agustus 2025
Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Rabu, 27 Agustus 2025
Lurah Pakualam, Sukron Makmun saat mendatangi Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Warga Pakualam Patungan Bangun Jalan, Lurah: Gak Sabaran

Senin, 25 Agustus 2025
Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)

RIGHTS: Jamuan Durian Auditor Rusak Kredibilitas Hasil Audit

Rabu, 27 Agustus 2025
Kelima tersangka kasus pengeroyokan terhadap wartawan dan Humas Kementerian Lingkungan Hidup | Dok. Istimewa

Lima Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Wartawan di PT GRS Jawilan

Selasa, 26 Agustus 2025
Camat Serpong Utara, Lurah Paku Alam dan jajarannya, UPT 3 Disperkimta Kota Tangsel, RW 3, RT 01 dan RT 03, saat terjun ke Kampung Kadang Sapi Lor | Foto: Istimewa

Warga Kandang Sapi Lor Patungan Bangun Jalan, Pemkot Tangsel: Lokasi Masuk Wilayah Kota Tangerang

Senin, 25 Agustus 2025
Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Kamis, 28 Agustus 2025
TPA Cipeucang Mengunung Tangsel Cari Alternatif Ke Nambo dan Nangkonol Pandeglang yang di Tolak Warga / Foto : Dok TU (Juno)

Pemkot Tangsel Siapkan Alternatif, TPA Nambo Jadi Pilihan Usai Penolakan Warga Pandeglang Terhadap Sampah Tangsel

Sabtu, 23 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp