Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • Kota Tangsel
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Jumat, 29 Agustus 2025
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Banten

Analisa Pengamat: APBD Banten 2025 Terancam Defisit Rp2 Triliun

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 10 Maret 2025 | 20:51 WIB
Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah. (Dok. Istimewa)
Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah. (Dok. Istimewa)
SHARE

Tangerangupdate.com – Program-program prioritas yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan Ahmad Dimyati Natakusumah, menghadapi tantangan serius.

Indikasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten tahun 2025 yang diperkirakan mencapai Rp2 triliun menjadi ancaman nyata.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Direktur Lembaga Kajian Visi Nusantara, Subandi Musbah, mengungkap bahwa ketidakseimbangan antara proyeksi pendapatan dan alokasi belanja menjadi pemicu utama defisit ini.

“Analisis data yang kami lakukan menunjukkan adanya peningkatan angka yang signifikan dalam proses penyusunan APBD 2025. Dari proyeksi awal sebesar Rp9,78 triliun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), angka tersebut melonjak menjadi Rp11,54 triliun pada tahap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) di Badan Anggaran DPRD Banten,” jelasnya pada Senin, 10 Maret 2025.

Subandi menyoroti perbedaan mencolok sebesar Rp1,75 triliun antara Kebijakan Umum APBD, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) dan Rencana APBD (R-APBD).

Di tengah upaya efisiensi yang didorong oleh pemerintah pusat, perbedaan ini menimbulkan pertanyaan besar.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang

“Perlu dilakukan penelusuran mendalam terkait alokasi tambahan Rp1,75 triliun ini, terutama mengingat adanya pengurangan dana transfer dari pusat sebesar Rp70 miliar dan penurunan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor yang diproyeksikan mencapai Rp1,27 triliun,” tegasnya.

Penurunan PAD Banten ini, menurutnya, dipengaruhi oleh Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900.1.13.1/6764/SJ yang melarang pemerintah daerah menaikkan tarif pajak yang dapat membebani masyarakat.

“Antisipasi terhadap potensi penurunan pendapatan ini seharusnya dilakukan sejak awal. Target pendapatan perlu disesuaikan, terutama dengan potensi kehilangan Rp1,27 triliun.

Pemerintah Provinsi dan DPRD Banten juga perlu segera melakukan koreksi dan evaluasi terhadap struktur anggaran belanja. Target yang tidak realistis hanya akan menyebabkan pemborosan sumber daya keuangan,” paparnya.

Subandi juga mengingatkan bahwa APBD Banten harus mengakomodasi program-program nasional yang didanai oleh APBD, di samping program-program prioritas Gubernur seperti sekolah gratis.

“Program-program seperti Makan Bergizi Gratis, dukungan swasembada pangan, serta pencegahan stunting dan kemiskinan ekstrem, yang merupakan bagian dari program Asta Cita Prabowo-Gibran, juga membebani keuangan daerah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Akses Menuju Tiga Sekolah Negeri di Pamulang Ditutup Warga, Protes Sistem PPDB yang Dinilai Diskriminatif

Meskipun perencanaan dan penganggaran diawasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP), Subandi menilai bahwa prinsip-prinsip tersebut belum sepenuhnya diterapkan.

Ia mengkhawatirkan dampak pembengkakan anggaran sebesar Rp1,75 triliun terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Banten, terutama jika alokasi tambahan tersebut tidak didukung oleh sumber pendanaan yang memadai.

“Jika struktur APBD 2025 tidak dievaluasi secara komprehensif, pemerintahan Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni dan Ahmad Dimyati Natakusumah akan menghadapi tantangan yang sangat berat. Tidak hanya program prioritas Gubernur yang terancam, tetapi juga harapan masyarakat Banten,” ungkapnya.

Subandi juga menyoroti bahwa APBD Banten belum sepenuhnya menyesuaikan target dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/640/SJ tanggal 11 Februari 2025.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat anggaran daerah harus difokuskan pada pencapaian target pembangunan prioritas, baik di tingkat daerah maupun nasional. Banten masih menghadapi jalan panjang untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” tegasnya.

“Lonjakan anggaran yang terjadi pada tahap pembahasan di badan anggaran DPRD Banten mengindikasikan adanya peran yang tidak semestinya. Seharusnya, DPRD berperan sebagai pengawas, bukan sebagai pemain,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Nalar Pandeglang Kritik Kerja Sama Pembuangan Sampah Tangsel Pandeglang
TAGGED:provinsi banten
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.48.48 PM
WhatsApp Image 2025-08-16 at 7.45.10 PM
iklan
WhatsApp Image 2025-08-16 at 8.15.38 PM

Terpopuler

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari | Dok. Istimewa

Anggaran Komunikasi Rp6 Miliar DPRD Lebak Disoal IKA SAKTI

Inspektur Kota Tangsel, Achmad Zubair | Dok. Istimewa

Dijamu Durian Musang King, Auditor di Tangsel Dinilai ICW Nir Etika

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Irhas Abdul Hadi | Dok. Istimewa

HMI Ciputat Kutuk Aksi Brimob Lindas Pendemo Hingga Tewas di Jakarta

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Pengamat kebijakan publik M. Mahrus Alvy Al Wahidy/ Foto : Istimewa

APBD Tangsel 2025 Membengkak Rp5 Triliun, Publik Kritik: Rakyat Hanya Jadi Penonton

Ribuan ikan di Situ Cangkring mati gegara limbah industri | Dok. Istimewa

DLH Kota Tangerang: Situ Cangkring Tercemar Limbah Industri

Berita Terkait

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS / Dok. Biodeks Polda Banten (Juno)
Banten

Polda Banten Periksa Dua Anggota Brimob Terkait Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Lokasi PT Genesis Regeneration Smelting terkait kasus pengeroyokan terhadap sejumlah wartawan dan humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)./ Foto : Istimewa
Banten

Dua Security PT Genesis Ditangkap Usai Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLHK di Serang, Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Brimob

Sejumlah pria yang diduga kuat melakukan kekerasan terhadap wartawan di kawasan PT Genesis Regeneration Smelting, Serang | Foto: Tangkapan layar/Istimewa
Banten

Pengeroyokan Wartawan di Serang Diduga Libatkan Anggota Brimob, Ormas, dan Keamanan Perusahaan

Kekerasan saat peliputan inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di PT Genesis Regeneration Smelting, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis 21 Agustus 2025 | Dok. Istimewa
Banten

IJTI, AJI, dan LBH Pers Kutuk Kekerasan Terhadap Wartawan di Serang

Tangkapan Layar Saat Wartawan Dikeroyok Saat Liputan di PT Genesis Regeneration Smelting Serang / Dok. Tu ,(Juno)
Banten

8 Wartawan Dikeroyok Saat Liputan di PT Genesis Regeneration Smelting Serang, Satu Masuk Rumah Sakit

Tangkapan Layar Bupati Pandeglang Dewi Setiani Saat Meninjau TPA Bangkonol yang akan jadi tempat pembuangan sampah dari Tangsel. (Foto: Tangsel_Update/Jupri Nugroho)
Banten

Bupati Pandeglang Copot Dua Pejabat Usai Disentil Wagub Terkait TPA Bangkonol, Ini Kata Masyarakat

Para Tersangka Korupsi sampah DLHK Tangsel saat Proses penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti di Kejari Banten/Dok. TU (Foto : Kejati Banten/Juno)
Banten

Korupsi Rp21,6 Miliar di DLHK Tangsel, Empat Tersangka Segera Disidang di Pengadilan Tipikor

Truk Sampah Bertuliskan Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Terparkir di Bahu Jalan Serpong Raya | Dok. TU
Banten

Jejak Skandal di Balik Sampah: Kontroversi Uang, Lingkungan, dan Dugaan Korupsi dalam Kerja Sama Tangsel-Pandeglang

Jangan Lewatkan

R ditangkap usai kepergok mencuri di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa

Hobi Curi Sepatu, Pemuda di Ciputat Ditangkap Polisi

Senin, 25 Agustus 2025
Ilustrasi Cicak, Tata Cara Mengusir Cicak Dirumah

Cara Mengusir Cicak dengan Bahan Alami, Mudah dan Aman

Minggu, 24 Agustus 2025
Peneliti RIGHTS, Septian Haditama (Dok. Istimewa)

RIGHTS: Jamuan Durian Auditor Rusak Kredibilitas Hasil Audit

Rabu, 27 Agustus 2025
Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Rochman menunjukkan jalan yang dibangun menggunakan dana patungan warga | Dok. Tangerangupdate.com

Aspirasi Tidak Didengar, Warga Serpong Utara Patungan Perbaiki Jalan

Sabtu, 23 Agustus 2025
Ketua RW 03, Kelurahan Pakualam, Rochman menunjukkan jalan hasil patungan warga Kampung Kandang Sapi Lor | Dok. Tangerangupdate.com

Lurah Panungganan Bantah Jalan Hasil Patungan Warga Serpong Utara Masuk Wilayah Kota Tangerang

Rabu, 27 Agustus 2025
Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) RI, Pujiyono Suwadi | foto: Instagram/komisikejaksaaanofficial

Komjak Dorong IKA SAKTI Laporkan Kejari Gegara Lamban Tangani Dugaan Korupsi RSUD Tigaraksa

Kamis, 28 Agustus 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Daftar Calon Ketua Umum PWI pada Sabtu, 23 Agustus 2025 | Dok. Istimewa

Hendry Ch Bangun Resmi Mendaftar sebagai Calon Ketua Umum PWI

Sabtu, 23 Agustus 2025
TPA Cipeucang Mengunung Tangsel Cari Alternatif Ke Nambo dan Nangkonol Pandeglang yang di Tolak Warga / Foto : Dok TU (Juno)

Pemkot Tangsel Siapkan Alternatif, TPA Nambo Jadi Pilihan Usai Penolakan Warga Pandeglang Terhadap Sampah Tangsel

Sabtu, 23 Agustus 2025
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp