Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 21 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Opini

Tekan Angka DBD Melalui Pembatasan Timbulan Sampah Rumah Tangga di Tangerang Selatan

Redaksi TU
Redaksi TU
Rabu, 14 Juni 2023 | 12:26 WIB
SHARE

Opini | Produksi sampah di Tangerang Selatan mengalami kenaikan yang signifikan tiap tahunnya, sampah rumah tangga menjadi sumber sampah tertinggi di Tangerang Selatan sebesar 904,90 ton per tahun. Tempat pembuangan sampah akhir yang berlokasi di Cipeucang, Serpong dianggap sudah tidak bisa menampung sampah dari Tangerang Selatan yang tiap hari menghasilkan sampah 800 hingga 1000 ton per hari, karena lahan untuk menampung sampah semakin kritis.

Pada saat ini, TPA Cipeucang hanya bisa menggunakan satu zona pembuangan atau landfill dari tiga zona pembuangan yang ada. Zona pembuangan atau landfill yang dapat digunakan sebagai lahan untuk menampung sampah pada saat ini yaitu zona tiga dengan luas 0,8 hektar, batas tinggi timbunan hanya 15 meter, berkapasitas 123.000 meter kubik. Setiap harinya ada sekitar 400 ton sampah yang dibuang ke TPA Cipeucang. Ketinggian timbunan sampah di zona tiga sudah mencapai batas tinggi maksimal, sehingga tata letak sampah diatur agar ada space yang tersedia.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Efek samping yang ditimbulkan akibat dari tumpukan sampah yaitu dapat memicu adanya penyakit, salah satunya DBD. Faktor lingkungan memiliki pengaruh terhadap kejadian DBD, lingkungan yang kotor dan banyaknya tumpukan sampah akan menjadi tempat tinggal dan berkembang biak yang ideal bagi nyamuk demam berdarah dengan kondisi curah hujan yang rendah.

BACA JUGA:  Disinyalir Rugi 8,2 Milyar, Pengamat Minta Investasi Pemkot Tangsel di Bjb di Audit

Kondisi lingkungan yang buruk, seperti saluran pembuangan air limbah yang tersumbat, banyaknya genangan air di jalan, serta timbulan sampah yang menumpuk menjadi sarana perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Faktor iklim mempengaruhi kejadian DBD, terutama curah hujan. Curah hujan yang rendah dalam kurun waktu yang lama dapat menambah tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan penelitian Ariati, J., & Musadad, D. A. (2013) bahwa terdapat hubungan antara curah hujan dengan kejadian DBD.

Selama ini, persoalan timbunan sampah diatur oleh Pemerintah sebagai pemangku kebijakan pada peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 50 tahun 2017. Namun, peraturan tersebut belum bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Pada Pasal 4 ayat 1 huruf a tentang pembatasan timbulan sampah menjelaskan bahwa “Pengurangan sampah meliputi kegiatan pembatasan timbulan sampah”.

Namun, pada pasal ini tidak menjelaskan pembatasan timbulan sampah yang harus dimaksimalkan. Sedangkan pada Peraturan Gubernur Banten Nomor 23 tahun 2022 pasal 5 ayat 1 huruf a menjelaskan bahwa “pengurangan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga sebesar 30% (tiga puluh persen) dari angka timbulan sampah sejenis sampah rumah tangga sebelum adanya kebijakan dan strategi nasional pengurangan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di tahun 2025”.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan revisi terkait peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 50 tahun 2017 pasal 4 ayat 1 huruf a dengan menambahkan ketentuan berapa persen pembatasan timbulan sampah yang berdasarkan pada peraturan Gubernur Banten Nomor 23 tahun 2022 pasal 5 ayat 1 huruf a.

Oleh : Hanissa (Mahasiswi Peminatan Promosi Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta)

TAGGED:Opinitangerang selatantangsel
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga melakukan pencabulan terhadap 23 murid saat digiring di Polres Tangsel | Dok. Istimewa

Disdikbud Tangsel Buka Peluang Beri Pendampingan Hukum untuk Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid

Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Penyaluran bantuan untuk korban banjir Sumatera oleh HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat | Dok. Istimewa

HMI KOMFAKTEK Cabang Ciputat Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatra ke BAZNAS Tangsel

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Berita Terkait

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik
Kota Tangsel

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com
Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

MAG (18) diamankan di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Bawa Celurit Saat Konvoi, Remaja di Serpong Diamankan Polisi di Serpong

Inspektorat Tangsel akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran disiplin Camat Pondok Aren dan sejumlah lurah di bawahnya | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Inspektorat Selidiki Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Pegawai Dishub Tangsel membuat lobang biopori sebagai upaya pengolahan sampah mandiri / Foto : Juno
Kota Tangsel

Dishub Tangsel Dorong Disiplin Pengelolaan Sampah di Simpul Transportasi Publik

Foto: Entis Sumantri, Aktivis HMI & Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Periode 2025–2028 | Dok. Pribadi
Opini

Banjir Tahunan Pandeglang: Antara Alam, Ulah Manusia, dan Kegagalan Mitigasi Pemerintah

Pengamat kebijakan publik sebut Camat Pondok Aren dan jajaran lurah di bawahnya yang berwisata ke Bandung, lari dari tanggung atas krisis sampah yang telah terjadi selama berbulan-bulan | Dok. Istimewa
Kota Tangsel

Absen Rapat Darurat Sampah Demi Wisata ke Bandung di Hari Kerja, Pengamat Desak Camat-Lurah Pondok Aren Dicopot

Jangan Lewatkan

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegur Camat Pondok Aren dan lurah di bawahnya usai memilih berwisata ke Bandung dibanding rapat koordinasi penanganan krisis sampah | Dok. Tangerangupdate.com

Wakil Wali Kota Tegur Camat-Lurah Pondok Aren Bolos Rapat Penanganan Sampah Demi Berwisata ke Bandung

Jumat, 16 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Yayat Priatna (memakai topi), guru predator seksual diduga Cabuli 23 murid ditangkap di kediamannya tanpa perlawanan | Dok. Istimewa

Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD Negeri di Serpong Ditangkap

Selasa, 20 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp