Tangerangupdate.com | Ditengah menjamurnya tempat makan atau lokasi berkumpul dengan konsep moderan berikut dengan menunya bercita rasa luar negeri.
Ada beberapa tempat makan yang konsisten dengan menu bercita rasa Nusantara, dengan sajian yang beragam tentunya tidak asing di lidah.
Salah satunya yaitu Warung Sunda Bumi Sadayana. Warung makan berkonsep dan bercita rasa Sunda ini berdiri pada tahun 2021 yang digagas oleh dua orang yaitu Bayu Pramana (38) dan Nur sholich (51).
Menurut salah satu owner Warung Sunda Bumi Sadayana, Bayu Pramana pertama kali dirinya membangun warung Sunda Bumi Sadayana yaitu di Jalan Siliwangi, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).
“Resto kami pertama ada di Pondok Benda Pamulang yang saat ini selain menjadi resto juga menjadi lokasi training untuk para calon karyawan mitra kami,” Ucap Bayu.
Bayu menceritakan saat ini dirinya memiliki dua cabang yang berada di Pamulang dan Serpong, dengan 20 orang lebih karyawan di setiap cabangnya.
Jebolan Fakultas Hukum disalah satu Universitas swasta ternama di Jakarta ini, berencana akan membangun tiga cabang Warung Sunda Bumi Sadayana di Kota Tangerang dan Depok dalam waktu dekat.
“Rencana kita ada bangun cabang di Cipondoh, Bintaro dan Depok, untuk Cipondoh setelah lebaran Idul Fitri ini,” ungkapnya
Saat ditemui di cabang kedua yang berada di Jalan Viktor, Kecamatan Serpong ia menjelaskan setidaknya ada sekitar 50 yang dapat dinikmati di Warung Sunda Bumi Sadayan, dengan tiga menu andalan.
“Kita ada 50 menu lebih yang bisa di pilih, yang sering dipesan itu ada sayur asem, Kepala kakap Nanas dan ayam Kalasan,” jelas Bayu
Namun ada yang menarik dari restoran ini yaitu pengunjung dapat mengambil beberapa menu secara gratis dan dapat menambah sepuasnya.
Seperti sayur asem, sambal, lalapan hingga pisang untuk cuci mulut secara gratis, namun tidak untuk dibawa pulang.
Selain itu juga harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau untuk setiap menunya, diantara 15 ribuan hingga 50 ribuan.
Dengan mengusung konsep syariah, menurut Bayu bahwa karyawan di Warung Sunda Bumi Sadayana bukan hanya sebagai karyawan tapi sebagai mitra.
“Karena berkonsep syariah, saya ingin para karyawan menjadi mitra kita bukan hanya bekerja saja, jadi usaha ini dibangun bersama,” tandasnya.