Tangerangupdate.com – Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang pemuda yang jasadnya ditemukan di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu 27 Desember 2025.
Berdasarkan informasi yang didapat Tangerangupdate.com, pelaku diduga merupakan rekan korban yang kerap menitipkan barang dagangan di konter tempat korban bekerja.
Penangkapan terduga pelaku ini telah dikonfirmasi oleh Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana.”Sudah (ditangkap),” kata AKP I Made Artana secara singkat kepada Tangerangupdate.com, Selasa, 30 Desember 2025.
Informasi penangkapan tersebut juga diperkuat oleh Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa. Meski demikian, ia belum memberikan detail lengkap terkait penangkapan tersebut.
“Infonya sudah tertangkap. Kita lagi menunggu data lengkap dari Reskrim,” terangnya saat dihubungi.
Sebelumnya, seorang pemuda inisial AA (19) ditemukan meninggal dunia di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu 27 Desember 2025. Korban diduga merupakan korban begal.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban diduga akibat tindak kekerasan.
“Korban sendiri merupakan warga Kampung Baru, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor,” terang Indra melalui keterangan tertulis.
Dari hasil olah TKP sementara oleh Unit Inafis, ditemukan bercak darah di permukaan badan jalan. Pada tubuh korban ditemukan dua luka terbuka di bagian belakang kepala dan di dada sebelah kanan, diduga akibat sabetan senjata tajam.
Informasi lain yang didapat dari saksi, korban terakhir terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio serta membawa uang tunai sekitar Rp3 juta dan dua unit telepon genggam. Di TKP, barang-barang dan uang yang disebutkan dibawa korban tidak ditemukan.
“Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum luar dan dalam atau otopsi, guna memastikan penyebab pasti kematian,” jelas Indra Waspada.


