Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Rabu, 7 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Redaksi TU
Redaksi TU
Senin, 5 Januari 2026 | 18:18 WIB
Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa
Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa
SHARE

Tangerangupdate.com – Rifal, pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, mengaku mendapat tekanan dan intimidasi setelah menyuarakan dugaan permasalahan pada pembangunan drainase U-Ditch yang dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Rifal mengaku bahwa dugaan intimidasi tersebut ia dapat melalui aplikasi pesan singkat. Pesan dikirim diduga oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya menerima pesan yang mengarah kepada pengancaman,” terangnya, Senin 5 Januari 2026. “Ngerti kaga lu t*l*l standarisasinya. Gua cari lu mau kabur ke Tangsel, ke Garut, atau ke mana juga,” katanya menirukan pesan singkat tersebut. “Lu mah sepele Pal,” ujarnya menirukan pesan yang lain.

Ripal mengaku menyesalkan perbuatan dugaan intimidasi tersebut. Ia bahkan menilai bahwa komunikasi itu tidak mencerminkan iktikad baik dalam menyelesaikan persoalan pembangunan infrastruktur yang sebelumnya telah disorot masyarakat.

“Kami hanya menyampaikan fakta di lapangan terkait kondisi drainase yang amblas. Kritik itu disampaikan secara terbuka dan bertujuan mendorong evaluasi. Namun justru dibalas dengan pesan bernada intimidatif,” sesal Rifal.

BACA JUGA:  Santri 15 Tahun Tenggelam di Sungai Cidurian, Pencarian Masih Berlangsung

Menurut Rifal, kritik yang disampaikan tidak pernah ditujukan untuk menyerang secara personal maupun menjatuhkan pihak tertentu. Ia menegaskan bahwa sorotan tersebut murni demi keselamatan warga, mengingat drainase U-Ditch berada di jalur aktif yang dilalui kendaraan setiap hari.

“Kami tidak mempersoalkan siapa yang membiayai, apakah CSR atau bukan. Yang kami soroti adalah kualitas dan keamanan hasil pembangunan. Jika memang sesuai spesifikasi, seharusnya tidak perlu ada respons bernada tekanan,” ujarnya.

Ia menilai, munculnya pesan bernada ancaman justru memperkuat bahwa proyek tersebut harus dievaluasi secara terbuka. Menurutnya, ruang kritik publik tidak boleh dibungkam dengan cara apa pun.

“Kritik masyarakat adalah bagian dari kontrol sosial. Menyikapi kritik dengan intimidasi bukan solusi, justru memperkeruh persoalan,” tambahnya.

Terpisah, Ketua LPM Desa Karet, Ramly Irawan membantah dugaan intimidasi yang diduga dilakukan olehnya. Menurutnya pesan yang ia sampaikan hanya ajakan kepada pemuda Desa Karet tersebut untuk bertemu langsung.

“Mengancam bagaimana? Saya mau ajak beliau ketemu, saya tidak ada kata mengancam. Saya hanya mengatai dia otak kosong dan lain-lain. Dan tidak ada mengancam,” katanya saat dihubungi.

BACA JUGA:  Hindari Kerusuhan, Warga Sukadiri Tenggelam Lalu Tewas di Kali Item Jatiwaringin
TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20251218-WA0006

Terpopuler

Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Kepala Kejari Tangsel, Apreza Darul Putra (kanan) setelah rapat ekspose permohonan pendapat hukum (legal opinion) terkait proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Gandeng Kejari Bahas Proyek PSEL

Seorang Warga Bukit Nusa Indah Sedang Membuat Komposter dari Tong Bekas / Foto : Juno

Di Tengah Krisis Sampah Tangsel, Warga Perumahan Bukit Nusa Indah Ciputat Bergerak, Buat Komposter dari Tong Air

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan jika informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman pihaknya | Dok. Istimewa

Polisi Selidiki Kematian Pria di Sungai TPA Jatiwaringin, Diduga Hindari Kerusuhan

Berita Terkait

Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan penjaga konter handphone yang ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Jambe, Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembunuh Pemuda di Jambe Ternyata Dikenal Warga Sebagai Ustadz

Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari proses pencarian pasca dilaporkan tenggelam di sungai kawasan TPA Jatiwaringin, Sukadiri | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Hindari Kerusuhan, Warga Sukadiri Tenggelam Lalu Tewas di Kali Item Jatiwaringin

Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan penjaga konter handphone yang ditemukan di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Jambe, Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Tersangka Pembunuhan Pemuda di Pinggir Jalan Jambe Terancam Hukuman Mati

Kab Tangerang

Bupati Tangerang Beri Tiga Penghargaan kepada Kapolres Tangsel Saat Malam Tahun Baru

Kondisi jagung program ketahanan pangan nasional di Kecamatan Tigaraksa yang terancam gagal panen | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Lahan Jagung Program Ketahanan Pangan Nasional di Tigaraksa Terancam Gagal Panen

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkap motif pembunuhan terhadap pemuda yang mayatnya ditemukan di semak-semak Jambe karena sakit hati | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Bukan Begal, Motif Pembunuhan Pemuda di Pinggir Jalan Jambe Karena Sakit Hati

Lokasi penemuan mayat seorang pemuda di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, berhasil ditangkap | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembunuh Pemuda di Jambe Ditangkap, Pelaku Diduga Rekan Korban

Jangan Lewatkan

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Senin, 5 Januari 2026
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Selasa, 6 Januari 2026
Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Rabu, 7 Januari 2026
Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan penjaga konter handphone yang ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Jambe, Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Pembunuh Pemuda di Jambe Ternyata Dikenal Warga Sebagai Ustadz

Sabtu, 3 Januari 2026
Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Minggu, 4 Januari 2026

Bupati Tangerang Beri Tiga Penghargaan kepada Kapolres Tangsel Saat Malam Tahun Baru

Kamis, 1 Januari 2026
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan (kiri) dan Kepala Kejari Tangsel, Apreza Darul Putra (kanan) setelah rapat ekspose permohonan pendapat hukum (legal opinion) terkait proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) | Dok. Istimewa

Pemkot Tangsel Gandeng Kejari Bahas Proyek PSEL

Senin, 5 Januari 2026
Warga Cluster Alegria Park, Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menunjukkan volume air PAM yang sangat kecil dan tidak normal | Foto: Tangkapan/Tangerangupdate.com

Warga BSD Ngeluh, Dua Bulan Air Pam Kecil Meski Lancar Bayar IPL

Kamis, 1 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp