Tangerangupdate.com – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menghindari sikap anti kritik dan responsif terhadap masukan masyarakat, terutama terkait pelayanan publik.
Penekanan tersebut disampaikan Maesyal saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin 5 Januari 2026.
“Kita sudah disumpah untuk mengutamakan kepentingan umum, salah satunya pelayanan kepada masyarakat. Amanah itu berat, tetapi itulah kewajiban kita sebagai ASN,” ujar Maesyal, dikutip Selasa 6 Januari 2026.
Maesyal menegaskan kembali bahwa posisi ASN adalah sebagai pelayan masyarakat yang mengemban amanah besar.
Amanah ini, kata dia, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan peraturan perundang-undangan, dan sesuai norma yang berlaku.
Menanggapi dinamika dan sorotan publik, khususnya yang marak disampaikan melalui media sosial, Maesyal, secara khusus meminta jajarannya agar tidak bersikap defensif.
Ia meminta seluruh pegawai tidak terpengaruh isu negatif, namun juga tidak boleh anti terhadap kritik yang disampaikan masyarakat.
“Jangan terpengaruh. Jalankan saja tugas untuk kepentingan masyarakat. Jika ada masukan atau kritik, jelaskan dengan baik dan responsif,” terangnya.
Menurut Maesyal, sikap responsif terhadap kritik merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan.
Ia mencontohkan, layanan administrasi kependudukan, seperti pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang kini telah dilimpahkan ke kecamatan.
Hal ini menuntut ASN di tingkat kecamatan untuk mampu memberikan penjelasan yang benar dan akurat kepada masyarakat. “Itu bagian dari upaya kita memperbaiki pelayanan,” tandasnya.


