Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Oktober 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Soal Dugaan Salah Diagnosis di Puskesmas Cikuya, SMD Kab. Tangerang Desak Dinkes Turun Tangan

Rhomi
Kamis, 11 November 2021 | 19:59 WIB
SHARE

Tangerangupdate.com (11/11/2021) | Kabupaten Tangerang — Sarekat Mahasiswa Demokratik (SMD) Kabupaten Tangerang menilai kesalahan diagnosis yang diduga dilakukan oleh oknum Puskesmas Cikuya Solear kepada SN (14) sangat fatal.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum SMD Kabupaten Tangerang, Fajar Rahman saat dihubungi redaksi tangerangupdate.com. Kamis (11/11/2021).

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kesalahan fatal, bagaimana bisa Puskesmas yang diisi oleh orang yang berkompeten di bidangnya harus salah diagnosis?,” katanya mempertanyakan.

Maka dari itu, Fajar mengatakan, permasalahan ini sudah sepantasnya menjadi perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Sebab katanya, akibat kesalahan tersebut, korban harus mengalami keterlambatan penanganan medis.

“Dinas Kesehatan yang membawahi Puskesmas harus turun langsung untuk menyelesaikan masalah ini. Jika memang diperlukan copot kepala puskesmas beserta jajaran yang telah abai terhadap pelayanan kepada masyarakat” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengungkap, setelah dirinya mengirim surat laporan serta permintaan klarifikasi ke Puskesmas, pihak Puskesmas seketika mendatangi rumah korban di hari yang sama.

Fajar menilai, sikap Puskesmas yang mendatangi rumah korban tersebut menjadi pertanda bahwa hal tersebut memang benar sebuah kesalahan.

BACA JUGA:  Dugaan Mark-up Lahan RSUD Tigaraksa Berpotensi Picu Sengketa dengan Warga

“Memang sudah menjadi karakteristik bagaimana bobroknya sistem layanan publik terutama di sektor kesehatan seperti rumah sakit, kalau tidak viral terlebih dahulu maka mereka tidak akan turun langsung” tuturnya.

Dari namanya sudah jelas Pusat Kesehatan Masyarakat dimana secara fungsi jelas memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya, selain itu juga melaksanakan diagnosa sedini mungkin terhadap masyarakat sebagai penerima layanan.

“Jadi, jika secara fungsi tidak dapat menjalankannya dan diperparah dengan dugaan adanya salah diagnosis, sudah dipastikan memang ada yang salah dengan standar operasional yang ada,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang remaja berinisial SN (14) asal Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang diduga menjadi korban salah diagnosis yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Cikuya. Akibat hal itu, pasien harus mengalami keterlambatan penanganan medis.

Dari hasil diagnosis salah satu oknum pegawai Puskesmas, menyatakan bahwa pasien mengalami flek paru dan selanjutnya diarahkan untuk melakukan pemeriksaan BTA (cek dahak).

Lalu untuk mengetahui detail dari penyakit yang diderita, pasien mendatangi klinik yang lain di bilangan Tigaraksa dengan membawa hasil rontgen dan hasil pemeriksaan laboratorium. Untuk memastikan mengenai sakit yang diderita SN.

BACA JUGA:  BPK Temukan Indikasi Mark Up dan SHGB Kedaluwarsa di Proyek RSUD Tigaraksa, Nilai Kerugian Rp26,4 Miliar

Fajar melanjutkan, pihak klinik lantas menyarankan SN untuk melakukan pemeriksaan rontgen kembali di Rumah Sakit Hermina Bitung. Dari pemeriksaan di rumah sakit tersebut, diketahui bahwa pasien menderita gagal ginjal.

“Pada pemeriksaan rontgen ke-2, diketahui bahwa pasien mengalami gagal ginjal,” ungkapnya.

TAGGED:kabupaten tangerangkorban salah diagnosispuskesmas cikuyaSolear
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

IMG-20260816-WA0001
IMG-20260816-WA0000
IMG-20260817-WA0000
IMG-20260816-WA0002
IMG-20260816-WA0003
IMG-20260810-WA0002

Terpopuler

Prose pengupasan atau scraping Jalan Rawa Buntu oleh Bina Marga Tangsel/ Dok. TU

Perbaikan Jalan Rawa Buntu Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Foto: proses pendinginan kebakaran lahan di sekitar TPA Cipeucang | Dok. Tangerangupdate.com

Lahan Ilalang di Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Terbakar, Api Padam dalam Sejam

Berita Terkait

Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r
Kab Tangerang

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Foto: Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Dugaan Intimidasi Jemaat Ibadah di Rajeg

Foto: Mapolsek Cikupa | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Polsek Cikupa Diduga Kerahkan Buzzer Tutup Kasus Dugaan Cuekin Laporan Korban Matel

Foto: Mapolsek Cikuoa | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Terungkap, Korban Matel yang Diduga Dilepas Polsek Cikupa Ngaku Dicuekin saat Mau Lapor

Foto: terduga matel saat ditangkap oleh anggota Polresta Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sudah Ditangkap, Polisi Diduga Lepas Matel yang Tarik Motor Warga di Cikupa

Foto: istimewa
Kab Tangerang

BPKP Tinjau Penerapan Pengendalian Intern di Kantah Kabupaten Tangerang

Foto: alat pengukur debit air | Dok. Tangkapan layar/Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Pemilik Ruko di Gading Serpong Kaget Dapat Tagihan PAM Rp38 Juta, Pemakaian Tercatat 2 Juta Liter

Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

RSUD Kabupaten Tangerang, PWI dan Stakeholder Sepakati Penguatan Layanan Stroke hingga PONEK

Jangan Lewatkan

Sekertaris GP Ansor Tangsel saat Media Ghatering Ansor Fest / Dok. TU

GP Ansor Tangsel Gelar Ansor Fest 2026, Hadirkan Ruang Kreativitas Anak Muda

Kamis, 15 Oktober 2026
Foto: Lokasi TPST Abu & Co/Dok. TU

Akademisi UI Peringatkan Bahaya Sampah Covid yang Berada di TPST Abu & Co Temuan PPLH

Minggu, 18 Oktober 2026
Foto: Pengamat sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah | Dok. Pribadi/trubus_r

Kasus Dugaan Pengabaian Laporan Matel Cikupa, Guru Besar Trisakti Minta Propam Usut Polsek

Jumat, 16 Oktober 2026
Foto: istimewa

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Pemkab Utamakan Kegiatan Spiritual dan Sosial

Selasa, 13 Oktober 2026
Dok. Istimewa

Dugaan Praktik Percaloan di UPTD PKB Tangsel Mencuat, Oknum Ngaku Bisa Pangkas Antrean

Jumat, 16 Oktober 2026
Proyek Pedestarian di Jalan Serpong Raya Milik Pemprov Banten makan Korban / Dok. TU

Proyek Pedestarian Milik Pemprov Banten di Serpong Makan Korban

Selasa, 13 Oktober 2026
Foto : Istimewa

Bedolan Pamarayan Kembali Digelar, Bupati Serang Ingatkan Warga Utamakan Keselamatan

Sabtu, 17 Oktober 2026
Foto: Olah TKP gerai handphone yang dibobol maling di Tigaraksa | Dok. Istimewa

Gerai Handphone di Tigaraksa Dibobol Maling, 41 Handphone dan 3 TV Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp