Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kab Tangerang
  • Kota Tangsel
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Senin, 10 Agustus 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Demo Dugaan Korupsi Lahan RSUD Tigaraksa: IKA SAKTI Desak Pansus dan Pertanggungjawaban Bupati

Rhomi
Senin, 13 Oktober 2025 | 18:54 WIB
IKA SAKTI Tangerang menyampaikan akan terus mengawal kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa hingga tuntas | Foto: Koordinator IKA SAKTI, Doni Nuryana saat jumpa pers dengan wartawan di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang /Dok. Tangerangupdate.com
IKA SAKTI Tangerang menyampaikan akan terus mengawal kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa hingga tuntas | Foto: Koordinator IKA SAKTI, Doni Nuryana saat jumpa pers dengan wartawan di depan gedung DPRD Kabupaten Tangerang /Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Ikatan Alumni Sekolah Anti Korupsi (IKA SAKTI) Tangerang menggelar aksi demonstrasi ganda di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tangerang pada Senin, 13 Oktober 2025. Aksi digelar untuk mendesak pengusutan tuntas dugaan korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa.

​Aksi dimulai sekitar pukul 13.15 WIB di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang. Dalam orasinya, massa IKA SAKTI menyuarakan desakan agar Kejari bersikap lebih serius, profesional, dan transparan dalam menangani kasus yang telah lama bergulir ini.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Mereka juga menuntut Kejari untuk membuka kembali penyelidikan yang sempat dihentikan serta mereformasi institusi Kejaksaan yang dinilai tidak profesional.

Setelah itu, massa bergerak ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab). Di lokasi kedua ini, tuntutan utama berfokus pada ranah legislatif, yakni mendesak DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki secara mendalam dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa yang merugikan keuangan daerah.

Usai berorasi, perwakilan massa IKA SAKTI diterima untuk berdialog oleh sejumlah pejabat teras Kabupaten Tangerang. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Moch Maesyal Rasyid, Ketua DPRD Muhamad Amud, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Sekretaris Daerah (Sekda) Soma Atmaja, dan jajaran dinas lainnya.

BACA JUGA:  Menilik Kondisi RSUD Tigaraksa yang Dilaporkan ke Kejagung: Kaca Berdebu, Tiang Sutet, dan Minim Aktivitas

​Koordinator IKA SAKTI Tangerang, Doni Nuryana, menegaskan kembali dua tuntutan, yakni, pembentukan Pansus oleh DPRD dan komitmen mundur dari jabatan oleh Bupati jika terbukti bertanggung jawab dalam kasus korupsi tersebut.

​”Kami mendesak DPRD agar segera membentuk Pansus dan menjalankan fungsinya untuk mengawal tuntas persoalan RSUD Tigaraksa,” tegas Doni. “Dan jika keterlibatan atau ada bukti jika terlibat (bertanggung jawab atas dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa) apakah bapak (Bupati) akan mundur?” tegas Doni kepada Bupati Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, merespons pertanyaan Doni dengan mengakui perannya sebagai Sekretaris Daerah sekaligus Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat perumusan penganggaran pengadaan lahan RSUD Tigaraksa.

“Jadi memang saya waktu itu adalah Sekretaris Daerah (Sekda) yang merumuskan penganggaran setiap OPD manapun. Saya selaku tim TAPD Kabupaten Tangerang. Termasuk tentang pengadaan itu (lahan RSUD Tigaraksa)” kata Bupati Tangerang.

Namun, dialog dengan para pemimpin daerah itu dinilai IKA SAKTI tidak membuahkan hasil konkret. Doni Nuryana secara kritis menyebut pertemuan tersebut sebagai sekadar formalitas untuk menggugurkan kewajiban penyerapan aspirasi.

BACA JUGA:  Remaja 15 Tahun Pengemudi Suv Tabrak Tiga Motor di BSD, Satu Ojol Tewas

“Mereka tidak memberikan jawaban pasti atas tuntutan yang kami sampaikan. Dialog ini terkesan hanya basa-basi,” jelas Doni, mengindikasikan adanya kebuntuan politik.

Sikap para pejabat pasca dialog semakin memperkuat kritik IKA SAKTI. Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, memilih bungkam dan menolak memberikan pernyataan kepada wartawan terkait hasil dialog yang tidak mencapai titik terang tersebut.

​Sikap serupa ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud. Ketika didesak mengenai kesiapan pembentukan Pansus, Amud tidak memberikan jawaban yang pasti dan terkesan menghindar dari pertanyaan wartawan.

“Kalau Pansus ada mekanisme. Kalau itu gak boleh keputusan sendiri, harus keputusan bersama,” pungkasnya singkat seraya bergegas pergi.

​Ketidakjelasan dan sikap menghindar dari dua pimpinan tertinggi daerah ini disorot tajam sebagai indikasi lemahnya komitmen dan akuntabilitas Pemkab dan DPRD dalam menyikapi serius dugaan korupsi yang merugikan fasilitas publik.

Atas dasar itu, Doni menyampaikan akan menggelar demonstrasi susulan jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti. “Dua atau tiga pekan ke depan, jika tuntutan kami tidak ada tindaklanjut, maka kami akan kembali mengelar aksi yang lebih besar dari hari ini,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kejagung Proses Laporan IKA SAKTI soal dugaan Korupsi Lahan RSUD Tigaraksa

​Secara keseluruhan, lima tuntutan utama IKA SAKTI dalam aksi tersebut adalah:
1. ​Mendesak DPRD Kabupaten Tangerang membentuk Pansus terkait pengadaan lahan RSUD Tigaraksa.
2. ​Mendesak Pemakzulan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan mengadili kroni-kroninya karena diduga kuat bertanggung jawab atas dugaan Korupsi Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa.
3. ​Membuka kembali penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa.
4. ​Melakukan reformasi Kejari Kabupaten Tangerang karena diduga tidak profesional mengusut kasus ini.
5. ​Mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih dan bebas dari korupsi.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

Krisis Ekologi adalah Krisis Kepemimpinan: Perspektif Ekoteosentris HMI

Foto: Elsa Mayori | Dok. Pribadi

NDP HMI Dan Paradoks Industrialisasi: Meneguhkan Tauhid Sosial Untuk Kedaulatan Ekologi Indonesia

Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Berita Terkait

Foto: Kegiatan Si Caka (Simpatik Cegah Laka) di KM 32 Jalan Raya Serang Balaraja | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polresta Tangerang Gelar Giat “Si Caka” di Titik Rawan Jalan Raya Serang

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Foto: korban dirawat di rumah sakit usai mengalami dugaan penyiksaan di Panongan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Diduga Disiksa 5,5 Jam, Pria di Panongan Dipaksa Masturbasi Dalam Kondisi Babak Belur

Foto: ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Gita Swarantika | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja Gemilang, DPRD Desak Direksi Buktikan Tak Ada Kredit Fiktif

Foto: Direktur Utama (Dirut) BPR Kerta Raharja Gemilang, Ai Suherlan | Dok. Tangerangupdate.com
Kab Tangerang

Panggil BPR Kerta Raharja, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar RDP Dugaan Kredit Fiktif Tertutup

Foto: Ilustrasi/Freepik
Kab Tangerang

Sepanjang 2026, Polsek Cisoka Bongkar Jaringan Sabu, Tembakau Sintetis, dan Obat Keras

Foto: petugas damkar tengah berupaya memadamkan api kebakaran lahan di Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

BPBD Kabupaten Tangerang Catat 20 Kebakaran dalam Sehari, Didominasi Kebakaran Lahan

Foto: istimewa
Kab Tangerang

OJK Dukung Pengusutan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Gemilang, Singgung Skema Jaminan Cessie

Jangan Lewatkan

Catatan: artikel ini bersifat informatif dan tidak boleh ditiru. Jika Anda merasakan gejala depresi yang mendorong pikiran untuk melakukan bunuh diri segera konsultasikan masalah Anda ke psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental, serta tokoh agama terpercaya. Foto: Ilustrasi/Freepik

Diduga Bunuh Diri, Pria 31 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Cabai Sindang Jaya

Selasa, 4 Agustus 2026
Dok. Tangerangupdate.com

PP IMALA Desak Transparansi Hibah Rp1,7 Miliar untuk Dua Forum Mahasiswa Lebak

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: Risman, Kuasa hukum korban dugaan penyiksaan dan pemaksaan melakukan onani saat mendatangi Mapolresta Tangerang | Dok. Tangerangupdate.com

Jalani Pemeriksaan Penyidik, Korban Dugaan Penyiksaan dan Pemaksaan Onani Datangi Polresta Tangerang

Senin, 3 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono (tiga dari kanan) dalam konferensi pers mengenai refocusing penerima MBG di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). | Dok. Antara

BGN Kebut Program MBG, Wilayah 3T Tuntas Lebih Cepat

Kamis, 6 Agustus 2026
Catatan Kritis Kader HMI untuk Arah Baru Industrialisasi Indonesia | Dok. Pribadi

Transformasi Hijau-Digital Belum Cukup: Perempuan Harus Masuk Ruang Pengambilan Keputusan

Jumat, 7 Agustus 2026
Sebanyak 188 personel TNI-Polri disiagakan di Matraman usai bentrokan, tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka. | Dok. ANTARA

Bentrokan di Matraman Jakpus, Polisi Turunkan 188 Personel

Selasa, 4 Agustus 2026
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja | Dok. Tangerangupdate.com

Sekda Persilakan Dugaan Kredit Fiktif BPR Kerta Raharja Diusut Tuntas

Kamis, 6 Agustus 2026
Foto: istimewa

Dua Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Patroli Satlantas di Cikupa

Kamis, 6 Agustus 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp