Tangerang Update
Masuk
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
  • Kota Tangsel
  • Kab Tangerang
  • kabupaten tangerang
  • tangerang selatan
  • tangsel
  • Nasional
Selasa, 20 Januari 2026
Tangerang UpdateTangerang Update
Search
  • Home
  • Tangerang Raya
    • Kota Tangsel
    • Kota Tangerang
    • Kab Tangerang
  • Banten
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
  • Metropolitan
  • Olahraga
  • Ragam
  • Daerah
  • Opini
Punya Akun? Masuk
Follow US
© 2025 Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Kab Tangerang

Potret Kemiskinan Kabupaten Tangerang: Anak 7 Tahun, Tak Sekolah, Terpaksa Jadi Manusia Silver

Rhomi
Rabu, 9 Juli 2025 | 18:25 WIB
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
Gemilang dan sang ibu sedang berpose di tempat mengais rezeki | Dok. Tangerangupdate.com
SHARE

Tangerangupdate.com – Di tengah hiruk pikuk jalanan Kabupaten Tangerang, di mana deru kendaraan tak henti bersahutan, terselip sebuah kisah pilu yang mengiris hati. 

Namanya Gemilang, tentu bukan nama sebenarnya, seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Alih-alih asyik bermain dan mulai belajar di bangku sekolah, setiap hari ia harus berbalut cat perak dan ‘mangkal’ di persimpangan jalan, mengais rezeki sebagai manusia silver.

“Ayahnya kerja, ngojek di Bitung,” tuturnya polos, mengenalkan dirinya kepada Tangerangupdate.com, Rabu 9 Juli 2025. 

Sejak matahari mulai memancarkan cahayanya, ia bersama ibunya sudah siap di persimpangan jalan yang ramai seperti Citra Raya. 

Senyum kecilnya tak lagi memancarkan keceriaan layaknya anak seusianya. Sebaliknya, guratan lelah dan kesedihan terpancar jelas di wajah mungilnya. 

Tubuh terlihat kontras dengan lapisan cat perak yang membalutnya dari ujung kepala hingga kaki. 

Dengan senyum tipis, ia duduk di trotoar, berharap belas kasihan dari para pengendara atau pejalan kaki yang melintas. Sebuah kardus kecil setia dalam genggamannya, menanti recehan.

BACA JUGA:  Mayat Wanita Tangan Terborgol Gegerkan Warga Cisauk Tangerang

Baginya, niatnya hanya membantu keuangan keluarga dan mengumpulkan uang demi biaya sekolah. “Uangnya dikumpulin buat aku sekolah. Mau sekolah dekat rumah aja. Belum daftar,” katanya dengan suara penuh harapan.

Di sampingnya, Yuli, sang ibu, menjelaskan bahwa ayah Gemilang bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Bitung, Cikupa.

Namun, penghasilan sang ayah, sebagai tukang ojek pangkalan, tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi inilah yang membuatnya terpaksa ikut membantu ibunya mengais rezeki di jalanan. Dari pagi hingga siang, mereka biasanya mendapat sekitar Rp100 ribu, meskipun tak jarang kurang dari itu.

“Sehari (biasanya) dapat Rp100 ribu, kadang kurang,” aku Yuli.

Panas terik matahari dan debu jalan sudah menjadi sahabat karib di jalanan. Yuli mengungkapkan, ia terpaksa mengajak anaknya sejak usia dini lantaran tidak ada yang menjaganya di rumah.

Gemilang hanyalah satu dari sekian banyak potret kemiskinan yang masih menghantui negeri ini, tak terkecuali di Kabupaten Tangerang. 

Banyak anak-anak seperti Gemilang yang terpaksa kehilangan masa kanak-kanak mereka, berjuang keras demi bertahan hidup.

BACA JUGA:  PWI Kabupaten Tangerang Gelar Orientasi untuk Calon Anggota Baru

Di tahun 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sebanyak 266.430 warga Kabupaten Tangerang, atau 6,55% dari total penduduk, hidup dalam kondisi miskin.

Angka ini menempatkan Kabupaten Tangerang sebagai wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi di Provinsi Banten, dan berada di peringkat ketiga berdasarkan persentase kemiskinan di provinsi yang sama.

Mengacu pada data BPS tahun 2024 yang dirilis Februari 2025, kategori penduduk miskin ditetapkan bagi individu dengan penghasilan per kapita di bawah Rp632.941 per bulan.

Data BPS juga menunjukkan bahwa jumlah garis kemiskinan ini berbanding lurus dengan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang. Tercatat, 102.510 dari 1.691.876 angkatan kerja atau 6,09 persen merupakan pengangguran.

Tingginya angka pengangguran ini tentu saja berkontribusi pada peningkatan jumlah penduduk miskin, semakin memperburuk keadaan bagi keluarga seperti Gemilang.

TAGGED:kabupaten tangerang
Bagikan:
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link

– Advertisement –

Terpopuler

Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Bripda AN diperiksa atas Propam Polresta Tangerang atas dugaan penganiayaan perempuan | Dok. Istimewa

Viral di TikTok! Polisi di Kabupaten Tangerang Diduga Aniaya Perempuan, Propam Lakukan Pemeriksaan

Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Sekitar 50 ribu warga di 24 kecamatan Kabupaten Tangerang terdampak banjir | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Banjir Meluas, Kabupaten Tangerang Tetapkan Status Darurat Bencana

Kondisi u-ditch di Desa Karet, Kecamatan Sepatan, yang amblas diduga tidak kuat menahan beban kendaraan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Pembangunan Drainase U-Ditch di Desa Karet Diduga Bermasalah

Pemuda yang mengkritik proyek U-Ditch yang amblas, mengaku ditekan Kepala Desa Karet untuk meralat kritiknya | Foto: Kantor Desa Karet/Istimewa
Kab Tangerang

Pemuda Desa Karet Diduga Ditekan Kades Agar Minta Maaf Setelah Kritik Proyek Drainase

Pemuda Desa Karet, Kecamatan Sepatan, mengaku mendapat intimidasi setelah mengkritisi proyek pembangunan drainase di wilayahnya | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Usai Kritik Proyek Drainase, Pemuda Desa Karet Ngaku Diintimidasi Orang Desa

Laporan dugaan penyelewengan pengelolaan keuangan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang diduga mandek di kepolisian | Foto: Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang/Istimewa
Kab Tangerang

Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Rp2,37 Miliar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Diduga Mandek di Kepolisian

Olah TKP penemuan mayat di rumah kontrakan Kampung Nalagati, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Tiga Hari Nggak Masuk Kerja, Satpam Ditemukan Meninggal di Panongan

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid (kanan) saat memimpin Apel Perdana Awal Tahun 2026 yang diikuti oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan seluruh ASN di Lapangan Raden Aria Yudhanegara | Dok. Istimewa
Kab Tangerang

Bupati Tangerang Minta ASN Tak Anti Kritik dan Responsif Layani Masyarakat

Jangan Lewatkan

Peresmian Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang | Dok. Istimewa

Sempat Dikritik, Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang Kini Diresmikan sebagai Zona Literasi Digital

Kamis, 15 Januari 2026
Pelaku diduga merupakan guru dari puluhan anak korban | Foto: Ilustrasi/Freepik

Puluhan Siswa SD Negeri di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru

Minggu, 18 Januari 2026
Maling dilaporkan menggasak empat unit laptop dan uang tunai sebesar Rp150 ribu | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

SD Negeri Pondok Betung 04 Dibobol Maling, Laptop dan Uang Tunai Raib

Senin, 19 Januari 2026
Yayat Priatna, guru terduga pelaku pencabulan 23 murid SD Negeri Rawabuntu 01 dinonaktifkan | Foto: Tangerangupdate.com

Disdikbud Tangsel Nonaktifkan Guru Predator Seksual Diduga Cabuli 23 Murid SD di Serpong

Senin, 19 Januari 2026
Sedikitnya 23 murid di SD Negeri Rawabuntu 01, Tangsel diduga dicabuli guru | Dok. Tangerangupdate.com

Guru SD Negeri di Serpong Diduga Cabuli 23 Murid

Senin, 19 Januari 2026
Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM | Dok. Tangerangupdate.com

Prof Muhammad Amin Suma Luncurkan Tiga Buku, Tawarkan Metode Tafsir Al-Qur’an dengan Pendekatan Khas Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026
Kantor Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren | Dok. Istimewa

Marak Pembobolan Kantor Kelurahan di Pondok Aren, Pondok Jaya Jadi Korban Terbaru

Minggu, 18 Januari 2026
Belasan remaja mendatangi rumah diduga untuk menagih utang kepada nasabah di kawasan Semanan, Jakarta Barat | Foto: Tangkapan layar/Tangerangupdate.com

Rentenir dari Tangsel Diduga Manfaatkan Belasan Remaja untuk Tagih Utang ke Rumah Warga di Jakbar

Jumat, 16 Januari 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Tangerang Update
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Redaksi
© Tangerang Update. Designed with ❤️ by dezainin.com.
Facebook X-twitter Youtube Whatsapp